Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 27 (Season 2) : Semuanya Serba Salah


__ADS_3

Ilyas turun dari lantai dua sambil menyeret badan Andi dengan menarik rambutnya.


“Kita bawa dia dan menyadarkannya di hadapan Database-sama” kata Ilyas.


“akan ku bantu” balas Nuge.


Mereka akhirnya membawanya menuju sekolah. Baru saja Satpam ingin membunyikan lonceng untuk jam sekolah tutup, tapi tidak jadi karena melihat Ilyas dan Nuge membawa Andi yang babak belur. Rika dan Database-sama yang keluar dari gedung juga terkejut bahkan murid lain yang baru mau pulang juga menyaksikannya.


Saat Andi sadar, Nuge mendorongnya dari motor hingga terjatuh dan kesakitan. Ilyas dan Nuge turun dari motor dan menarik rambut Andi. Begitupun Nuge yang menarik bajunya kehadapan Database-Sama.


“sekarang minta maaf pada mereka berdua sekarang” kata Ilyas memerintahkan Andi.


Kepala sekolah dan guru lain pun datang.


“ooiii murid rendahan, apa lagi yang kau lakukan ?” kata salah satu guru.


“MINTA MAAF SEKARAANG !!!” bentak Ilyas dan menginjak tangan Andi dengan keras.


Andi menjerit kesakitan karena Ilyas tidak berhenti menyiksa Andi


“Ilyas aku mohon tenanglah, jangan mengamuk seperti itu” kata ibu Nur mencoba menghentikan Ilyas.


“ibu jangan ikut campur bu !!!, anak ini telah menyakiti kedua temanku lebih dari ini. Cepat minta maaf !!!” bentak Nuge yang juga kesal.


“maafkan aku Khaled, maaf ukh…” kata Andi merayap sambil batuk mengeluarkan darah.


Khaled hanya diam dan tidak mengatakan apa-apa.


“kau tahu perbuatanmu ini bisa membuatmu di skors kan ?” Tanya kepala sekolah.


“aku tahu pak. Tapi itu tidak apa-apa, daripada temanku terluka” kata Ilyas sambil menundukkan kepala.


Lalu Khaled memberikan Flashdisk ke kepala sekolah.


“aku punya bukti pak. Dan dengan ini, Andi akan di penjarakan sebagai Saksi pembunuhan berencana. Dia menyuntikkan serum Ilegal ke semua murid dan membuat menyerang kami. Badanku menjadi saksinya, banyak sidik jari kelas 3E di seragam ini. Dan di Flashdisk ini ada rekaman saat aku melindungi temanku lewat Cctv perpustakaan Gedung E, dan mereka menghancurkan perpustakaan” kata Khaled membela diri.


Kepala sekolah melihat Andi dan menunjukkan wajah kecewa


“ayahmu pasti marah saat mengetahui kebenarannya” kata kepala sekolah.


“baiklah, akan ku berikan hukuman skors untuk Andi dan membuatnya tidak naik kelas di semester akhir nanti” kata kepala sekolah.


“tapi pak…” kata Andi yang syok mendengar perkataan kepala sekolah.


"Kalau mau mengeluh, mengeluhlah pada ayahmu. Aku akan bicara langsung padanya" Kata kepala sekolah yang membuat Andi diam.


“dan kalian kami kenakan Skors hingga ujian Semester datang. Tapi kalian bisa mengikuti ujian semester” kata kepala sekolah.

__ADS_1


“baiklah pak” serentak Nuge dan Ilyas.


“setidaknya itu adalah permintaan terakhir bu Haspita sebelum pergi” kata kepala sekolah.


Tiba-tiba Nuge dan Ilyas terkejut mendengarkan perkataan kepala Sekolah.


“apa maksud bapak ?” Tanya Nuge yang terkejut mendengarkan hal itu.


Ibu Nur mendekati mereka berdua


“ibu Nur mengundurkan diri sebagai alasan karena telah gagal sebagai guru. Saat ia berharap murid-muridnya sebelum lulus damai, tapi mereka malah menyerang juniornya yang tidak bersalah” kata Ibu Nur dan memberikan surat pada Nuge.


Nuge membaca surat yang dari bu Haspita. Setelah membaca, Nuge membuang suratnya dan pergi menggunakan motor


“Ooii, Nuge !!!” teriak Ilyas mengejar Nuge dan menaiki motornya.


Rika membaca surat dari bu Haspita yang tertulis


“hy, surat ini untuk orang yang aku cintai Nuge. Aku minta maaf karena tiba-tiba langsung meninggalkanmu. Tapi, aku harap dengan kepergianku kau semakin tabah menerima kenyataan. Aku begitu malu karena tidak mampu menjadi guru yang selama ini aku impikan. Tapi tenang, di suatu tempat aku akan tetap menjadi guru dan membimbing murid-muridku. Aku harap aku bisa mendapatkan murid sepertimu dan teman-teman di sekitarmu. Nuge, sekalipun aku jauh perasaanku tidak akan hilang bahwa aku pernah mencintai pemuda sepertimu. Aku berharap juga sampaikan kepada anggota perpustakaan, tanpaku tetaplah jadi murid yang baik yang ku banggakan. Aku mengharapkan prestasi dari kalian kedepannya. Selamat tinggal murid muridku, selamat tinggal Nugeku sayang” kata yang tertulis di surat itu membuat Rika menangis memeluk suratnya.


Nuge mengejarnya hingga ke stasiun kereta api terdekat karena perasaannya mengatakan bu Haspita ada di sana. Namun semuanya terlambat karena ia melihat bu Haspita yang sudah ada dalam kereta yang mulai berjalan. Semua kenangan masa pacaran mereka seketika terlintas di bayangan Nuge


“Jangan… Jangan tinggalkan aku.... !!!. Haspita... !!!” teriak Nuge menghampiri kereta yang akhirnya meninggalkan stasiun itu.


Ilyas berlari mendekati Nuge yang sekarang menangisi kepergian bu Haspita yang entah kemana. Ilyas hanya mampu ikut meneteskan air mata dan memegang pundak sahabatnya itu.


“kau yang kuat... Aibo...” kata Ilyas menahan dirinya agar tidak menangis.


Di sisi lain, saat malam hari akhirnya Andi di hajar oleh ayahnya di rumah dan berkata


“aku memberikan kamu Gym itu agar kau menjadi manager yang baik, tapi melakukan itupun kau tidak becus” kata Ayah Andi setelah menghajar putranya.


“kau berbeda dari kakakmu, seandainya dia di sini” lanjut Ayahnya yang membuat Andi tersinggung.


“kalau begitu, kenapa Ayah ceraikan ibu !!!?. Seandainya Ayah tidak menceraikannya, Kakak pasti masih ada di sini !!!. Dia tidak perlu bunuh diri, dan aku tidak perlu membebani diriku seperti ini !!!!, dari awal ini memang salahmu Ayah !!!” bentak Andi yang akhirnya kena tamparan dari Ayahnya.


Andi hanya diam dan Ayahnya meninggalkan tempat Andi di sana sendirian. di sisi lain Ketika Ilyas kembali ke rumahnya, ia langsung berhadapan dengan ayahnya.


“jadi, kali ini kau kena skorsing karena apa ?” Tanya Ayah Ilyas kepada Ayahnya.


Ilyas menunduk di depan Ayahnya dan berkata


“aku mengamuk setelah ruangan Clubku di berantakan, temanku di keroyok, dan teman perempuanku Syok sendiri saat kejadian itu dia melihat temanku melindunginya sendirian” kata Ilyas pada Ayahnya.


“aku sudah mendengarnya langsung detailnya dari kepala sekolah. kau sudah melakukan hal benar walaupun kau menggunakan kekerasan. Tapi, kau menghancurkan Gym seseorang apakah itu kebenaran ?, itu adalah sumber keuangan mereka” kata Ayah Ilyas yang mulai kesal.


“aku hanya membalasnya Ayah. Aku hancurkan Gymnya karena mereka menghancurkan Perpustakaan yang merupakan sumber ilmu pengetahuanku” balas Ilyas.

__ADS_1


“sekolah bisa memprbaiki hal itu, tapi Gym itu mereka yang memperbaikinya sendiri kau tau itu” kata Ayah Ilyas yang berbicara dengan putranya.


“begitupun dengan perpustakaan itu ayah, kita juga memakainya dengan Dana walaupun memakai dana sekolah” balas Ilyas membantah.


“apa kau sudah berani membantahku Ilyas ?” Tanya Ayahnya yang membuatnya diam.


Ayah Ilyas mengudut cerutunya lagi dan pergi


“aku tidak peduli kau di skors atau kau mau mengamuk dan sebagainya. Tapi cobalah jangan merusak nama baikku, Andi pemilik PT. Jaya Nusantara !!!”  bentak Ayah Ilyas dan pergi.


Namun, Ilyas sedikit mengejek Ayahnya karena kesal.


“ngomong-ngomong nama orang yang ku habisi itu namanya Andi juga lho Ayah” kata Ilyas sambil tersenyum.


Ayah Ilyas yang melihat itu, melotot ke putranya dan pergi begitu saja


“Aku tidak peduli, sana bersihkan lukamu” kata Ayah Ilyas dan pergi meninggalkan putranya.


Lain daripada Nuge. Saat baru sampai, dia hanya diam walau sudah di dekati oleh ibunya


“nak, aku dengar kau kena masalah. Ada apa lagi nak ?. wajahmu sampai babak belur begini, sampai di skorsing sebenarnya ada apa ?” Tanya ibunya khawatir.


“nggak ada apa-apa kok bu, aku mau istirahat dulu. Capek” kata Nuge yang langsung melewati ibunya dan menuju kamarnya ganti pakaian dan langsung mandi.


setelah mandi kamarnya begitu gelap. Nuge tidak menyangka hari ini benar-benar sangat berat baginya. Seketika, kakaknya pulang dan masuk ke dalam ruangan adiknya.


“Ooii Nuge, aku dengar kau belum makan. Jangan buat ibu makin khawatir dong” kata Nurhan memanggil adiknya.


Namun saat melihat adiknya yang di kasur mengeluarkan air mata, dia malah ketawa


“Bwahahahaa..... laki kok nangis ?” tawa Nurhan mengejek adiknya.


“berisik, kakak tidak akan mengerti perasaanku “balas Nuge kesal melempar bantal ke Kakaknya.


“kalau gitu duduk sini ceritakan sama kakak. Ada apa sih ?” Tanya Nurhan penasaran.


Namun Nuge hanya menggelengkan kepalanya. Karena Kesal, Nurhan menarik adiknya duduk dan memaksanya


“sekarang ceritakan. Aku ingin tau siapa yang membuat muka adikku yang jelek jadi tambah jelek” kata Nurhan lalu di lempar menggunakan buku Jump.


“sebenarnya, hari ini sangat berat bagiku kak Nurhan !!!!” Bentak Nuge kesal.


"Kakak tidak akan mengerti kalau kau tidak bicara, makanya katakan" balas Nurhan yang terlihat marah.


Mendengar ha itu Nuge terdian dan menundukkan kepalanya.


...****...

__ADS_1


Instagram : hackbae2022


Facebook : HackBae


__ADS_2