
Kalau Asoka semakin memburuk, Hancurkan saja” kata Nurhan membuat Ilyas dan Nuge terkejut.
“tapi Kakak ….” Kata Nuge yang masih membujuk Kakaknya.
Dan Nurhan hanya menempelkan tangannya di Kaca pembatas mereka
“ketahuilah dik, dari awal kelahiranmu aku sangat sayang padamu. Aku senang aku mempunyai orang yang harus aku lindungi. Maka dari itu... jangan kecewakan Kakak. Untuk sementara.... kau jadi penggantiku. jagalah ibu...” pesan Nurhan untuk adiknya.
Hari itu Nuge menangis melihat keadaan Kakaknya. Dia mencoba menghapus air matanya tetapi tak kunjung kering
“Kakak… maaf… hiks… maaf selama ini… aku menjadi adik yang nakal hiks…. Maaf telah menjadi adik yang tidak patuh” kata Nuge yang menangis.
Nurhan pun tak bisa menahan air matanya dan akhirnya kembali ke dalam selnya.
Saat mereka berdua keluar, Nuge berhenti melangkah dan melebarkan jari-jari tangannya ke arah mati.
"Aku berjanji...... aku akan menjadi semakin kuat. Mulai hari ini" kata Nuge dengan tegas.
...****...
Di hari libur yang panjang, Ilyas selalu mengunjungi rumah Nuge untuk menghiburnya. Kadang ia datang bersama Layla, bersama dengan Rika dan Indah dalam keadaan bertengkar, datang dengan Natasya lalu di susul oleh Rika dan Indah yang katanya kebetulan lewat, bersama dengan Khaled dan Melly.
"Gimana caranya mau latihan kalau kalian datang mulu ?" gumam Nuge dalam hatinya.
Namun hal yang mengejutkan saat hari libur adalah, hari yang di takuti oleh Indah akhirnya datang.
Beberapa hari telah berlalu. Sebelum-sebelumnya ia terkejut karena ia terlambat datang bulan. Beberapa hari berlalu ia selalu merasa resah walau tidak ada yang menganggunya. Sampai pada akhirnya Orangtuanya sangat khawatir karena tidak jarang ia mual masuk ke dalam Wc, ibunya mencoba membelikan Test Pack pada Putrinya.
“Ibu, kejadian itu sudah lama berlalu. Mana mungkin aku hamil kan ?” kata Indah meyakinkan ibunya.
“periksa aja dulu Nak. Setidaknya kami legah kalau Test Pack itu membuktikan bahwa kau tidak hamil” kata Ayahnya meyakinkan Indah.
Sebenarnya dia ragu tapi, demi mengetahui kebenarannya danembuat oramgtuanya tenang, Indah memeriksanya sendiri. Awalnya dia tidak percaya dan panik namun...
“Kenapa ?. seharusnya aku tidak hamil. Kejadiannya sudah cukup lama Kenapa !!!? KENAPA !!!? KENAPAAAA...... !!!!?” teriak Indah tidak percaya.
Dan pada akhirnya, dia menangis di dalam Wc rumahnya. Khawatir dengan keadaan putrinya, dia masuk dan mencoba menenangkan Indah. Ibunya melihat hasil tes itu dan menandakan, Indah sedang hamil.
Setelah menenangkan Indah dan membuatnya tertidur, Ayah dan Ibunya memulai perdebatan untuk putrinya. Mereka memperdebatkan apa dia harus menggugurkan anak itu atau tidak ?.
“sudah cukup membuat kita malu di warga ibu, bahwa anak kita sudah di perkosa bagaimana ceritanya lagi kalau anaknya mau di rawat ?. mau di kata apa anak itu ?. anak haram ?” kata Ayahnya.
“tapi Ayah, kalau kita menggugurkan kandungannya, bagaimana dengan Dosa yang akan kita tanggung setelahnya ?” tanya ibunya.
__ADS_1
“ibu tidak perlu ikut-ikutan, aku yang akan menanggung dosa itu. Demi kebahagiaan anakku, dan masa depan cerah anakku” balas Ayahnya.
Namun hal itu di dengarkan oleh Indah yang keluar dari kamarnya.
“aku akan merawatnya ibu” kata Indah berjalan ke Orangtuanya.
“aku pernah dengar ceramah, bahwa anak itu sebuah berkah. Anak selalu mengajarkan kepada orangtuanya tentang manis pahitnya hidup. Aku.. tidak tega membunuh anak yang ku kandung” kata Indah membela diri.
Mendengar hal itu, ibunya menangis dan Ayahnya mendekati putrinya lalu memegang pundaknya
“apa yang kau katakan Putriku ?. Kau tidak perlu menanggung beban seperti itu. Ayah dari anak ini saja tidak jelas siapa karena waktu itu tidak satu yang membuatmu seperti ini” kata Ayahnya yang mencoba menenangkan Indah.
“Ayah, apa yang ayah rasakan saat aku lahir ?” tanya Indah yang membuat Ayahnya terdiam.
“Ibu, bagaimana perasaanmu saat aku lahir ?” tanya Indah pada ibunya.
“coba bayangkan, apa yang kalian rasakan seandainya waktu itu aku tidak jadi lahir ?” tanya Indah pada kedua orang tuanya.
Indah mendekati ibunya lalu mengusap air matanya.
“bawa aku ke tempat yang jauh Ibu, biarkan aku hidup sendirian di sana. Dan ibu pindah tempat aja bersama dengan ayah. Dengan begitu, kalian berdua tidak usah menanggung malu karena kesalahan yang kubuat” kata Indah yang mencoba menenangkan ibunya.
Setelah berpikir cukup lama, akhirnya mereka memutuskan. Ibunya memegang tangan Indah lalu berkata padanya
Ayah Indahpun tak tahan menghapus air matanya
“aahh.... aku akan bekerja lebih keras dan menafkahi kalian. Aku akan menjadi orang yang layak di panggil Kakek oleh calon cucuku nanti” kata Ayahnya lalu mendekati Indah.
“kamu tidak usah khawatir Putriku, apapun kondisimu kami masih tetap menyayangimu” kata Ayahnya menenangkan Indah.
“Papaa… Hiks…” balas Indah yang akhirnya menangis memeluk Ayahnya.
...****...
Akhirnya hari libur selesai. Begitu banyak Murid baru karena mengetahui, Geng One Eagle yang lagi viral itu ada di sekolah itu. Sebelum memasuki sekolah, mereka berempat di telepon oleh pihak sekolah agar tidak memakai seragam itu dulu. Namun, bukan itu yang mengejutkan orang-orang. Tapi, penampilan Ilyas yang berubah setelah rambutnya kembali warna hitam. Nuge tidak berhenti ketawa saat mereka akhirnya kumpul di ruangan Club.
“Bwahahahaaaa !!!!. rambutnya kembali hitam Haaahahahahahaa !!!!!. sok keren sih lu” kata Nuge mengejek.
“kau bilang apa tadi ?” tanya ilyas sambil melepas Wig rambutnya.
“Oh, cumah wig toh” kata Nuge kecewa.
“Yaiyalah Bego, yakali saya mau semir rambutku hitam kembali, wajahku kembali cupu dong” balas Ilyas kesal.
__ADS_1
“itu tidak mengejutkanku sih. Tapi hal yang membuatku penasaran adalah, kamu kenapa Indah terlihat pucat dan lemas ?” tanya Rika penasaran.
Awalnya Indah melihat ke teman-temannya sampai ia sadar...
“Ahhh tidak apa-apa kok. Mungkin karena kelamaan Nonton Drakor semalam” balas Indah mencoba menyembunyikan kebenarannya.
“Oh iya Ilyas, kamu dah kasi tahu teman kita nggak soal kamu pindah kelas di Kelas 2A-1 ?” lanjut Indah bertanya ke Ilyas mengalihkan pembicaraan.
Semua orang terkejut saat baru mengetahui bahwa Ilyas di pindahkan kembali ke kelas A atas perintah ayahnya.
“APAA !!!?” kata Rika, Melly, Nuge, dan Khaled serentak.
“iya. Mana aku di kelas 2A-1, katanya besok ada murid baru di sana yaa Indah ?” tanya Ilyas.
“iya tapi baru kabar burung sih. Haha berasa nostalgia yaa kita satu kelas kembali” balas Indah sambil tersenyum.
Melihat ekspresi Indah, Rika menggigit buku karena kesal dengan Api Cemburu. Tiba-tiba lonceng berbunyi menandakan pelajaran akan di mulai
“ahh aku ada kelas pagi hari ini, Melly kita pergi yuk ?” kata Indah sambil menarik Melly.
“iya-iya, jam istirahat kita kumpul lagi yuk teman-teman” balas Melly dan mereka berdua pergi.
“aku juga mau pergi, nanti ada kelas” kata Khaled dan langsung pergi.
“aku juga, lagian aku tak sekelas lagi denganmu Aibo… Penghianat !!! Hikss…” lanjut Nuge dengan candaan Dramanya.
"apa-apaan dah Aibo..." balas Ilyas risih.
Lalu Rika menatap Ilyas dengan tatapan yang agak malu. Karena begitu canggung, Ilyas juga pergi tapi di tahan oleh Rika.
“Ilyas… apa masih ada tempat untukku di hatimu ?” tanya Rika dengan nada yang rendah.
Mendengar hal itu, Ilyas sedikit terkejut dan malu.
“Rika, lonceng jam masuk dah bunyi lho” kata Ilyas yang mencoba menghindari pembicaraan.
“aku mohon Ilyas, jangan membuatku tergantung seperti ini. Perasaanku belum berubah terhadapmu” kata Rika meyakinkan Ilyas.
Ilyas lama berdiri di sana sampai Akhirnya Ilyas berbalik ke arah Rika namun balasannya tidak sesuai dengan apa yang ia harapkan.
“Entahlah aku juga bingung. Setidaknya.... aku belum punya pikiran untuk memilih di antara kalian berdua” balas Ilyas lalu pergi meninggalkan Rika.
...****...
__ADS_1
Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022