Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 71 (Season 2) : Perang Di Mulai


__ADS_3

Hari semakin Siang dengan terik matahari. Juanda dan Maddo' maju kedepan dan terkejut menyaksikan hanya ada satu orang yang pergi menghampiri sekolahnya.


"Ooee... kau Sendirian ?" tanya Maddo' yang kebingungan.


Juanda yang melihat Ilyas secara seksama akhirnya mengetahui Orang itu sambil tersenyum melihatnya.


"Jadi kau yang bernama Ilyas Elang Pemangsa itu ?" tanya Juanda sambil tersenyum.


"Kembalikan temanku... JUANDAA !!!" bentak Ilyas dengan geramnya.


Maddo' menarik Melly yang bajunya sudah kotor dengan pipi yang sudah lebam dan mulut berdarah. Kondisi itu membuat Ilyas semakin marah membuatnya mengingat Indah di maa lalu hingga menggigit mulutnya sendiri sampai berdarah.


"Maksudmu dia ?. Hahahahaaa.... hanya karena dia kau datang sendirian ?. yang benar saja" kata Maddo' menertawai Ilyas.


"Kau yang tidak tahu apa-apa lebih baik diam"  balas Ilyas sambil menunjuk semua siswa di hadapannya.


"AKU SENDIRI SUDAH CUKUP MELAWAN KALIAN SEMUAAA !!!!" bentak Ilyas meremehkan mereka.


Perkataannya itu membuat seluruh Siswa STM 66 menjadi marah dan mengeluarkan celurit, Kayu, Rantai Gerigi, Rantai Besi, dan beberapa Batu yang bersiap di pakai untuk menyerang Ilyas.


"Kau terlalu meremehkan kami Ilyas, kau kira kami tidak akan benar-benar menyerangmu ?" tanya Juanda yang mulai muak pada Ilyas.


"Kalau berani maju kalian... Akan ku masukkan kau dalam garis Rantai Makanan dan menjadi mangsaku" balas Ilyas membawa tangannya kebelakang.


"LEMPARI DIAAAA !!!!" teriak Maddo' membuat kawanannya melempar Ilyas dengan batu.


Ilyas berlari ke belakang saat murid STM 66 melemparinya dengan Batu. Kelakuannya itu membuat Juanda terkejut tidak bisa memperdiksi pergerakannya.


"BWAHAHAHAAAA !!!!. BAHKAN KAU KETAKUTAN DASAR NYALI KERUPOOKKK !!!!" teriak Maddo kesenangan.


Namun ternyata Ilyas mundur kembali ke motornya dan menjadikan motornya pelindung sambil mengangkatnya walau begitu berat. Ilyas semakin maju, Berlari dan menjadikan perisai motornya hingga momennya sampai, Ilyas memutar dirinya dan mengangkat motor itu.


"HIYAAAAAAA.... !!!!!!!!" teriak Ilyas dan melempar motornya ke arah kumpulan Siswa STM 66 itu.


Perbuatan Ilyas membuat seluruh Siswa terkejut dan bubar dari barisannya agar tidak tekrena motor yang di lempar Ilyas. Melihat kesempatan itu, Ilyas berlari dengan cepat melepaskan jiketnya dengan memakai baju sekolahnya, Ilyas mengeluarkan Nunchaku dan menghajar mereka satu persatu.


"JANGAN LENGAH, SERANG DIAAA !!!. DIA CUMA SENDIRIAN, JANGAN TAKUUTT !!!" perintah Maddo.


Seluruh yang bersenjata mulai menyerang Ilyas dan dengan sigap, Ilyas menangkis seluruh serangan lawannya dan mengenai beberapa dari mereka. yang memakai Rantai dan Rantai Gerigi mulai mengayungkan senjatanya. Beberapa mengenai Ilyas tetapi Ilyas tidak menyerah dan tetap menyerang mereka sendirian.

__ADS_1


Salah satu Rantai hampir mengenai wajahnya tapi Ilyas menangkap Rantai itu dan menggulungkan ke tangannya sambari memukul orang yang menggunakan Rantai itu berkali-kali ke wajahnya hingga ia melepaskan Rantainya.


Ilyas mengayungkan Nunchaku di tangan Kanannya dan Rantai di tangan kirinya menyerang seluruh Siswa yang mendekatinya. Melihat perlawanan Ilyas, Maddo menjadi takjub karena untuk pertama kalinya ia melihat Manusia sekuat Ilyas.


"Orang itu bahayaa... kalau kita membiarkannya, dia bisa membunuh kita Juanda" kata Maddo memperingati Juanda.


"baru kali ini aku melihatmu Waspada. Tenang saja, dia cuma sendirian. Di keroyok seperti itu, hanya menghitung waktu saja dia akan kelelahan" balas Juanda dengan santainya.


Tapi perkataan itu membuat Melly menertawai mereka berdua sambil menggelengkan kepala.


"apa yang lucu dasar L*NTEE !!!" bentak Maddo' yang mau menampar Melly.


Tapi Maddo menyadarinya dan memundurkan tangannya karena hampir terkena Gerigi nyasar yang di lemparkan oleh Ilyas.


"Kau lukai dia.... Akan kubunuh kau Maddo..." kata Ilyas yang menatapnya dengan tatapan membunuh.


Setelah melempar, Ilyas di pukuli beberapa Kayu. Ilyas tidak tumbang sedikit pun dan menyerang mereka kembali satu persatu.


"Sialan itu... Bagaimana mungkin dia masih bisa memikirkan Perempuan ini selama dia bertarung ?" Gumam Maddo' dalam hatinya.


"Kau terkejutkan ?. Awalnya aku terkejut saat pertama kali mengenalnya. Karena awalnya dia cuma Orang Cupu, Culun, Pendiam yang tetap bergantung kepada Kekasihnya. Tapi sebuah ungkapan pernah berkata, Jangan remehkan Kemarahan Orang Pendiam. Kau sedang menyaksikannya sekarang" kata Melly mengancamnya.


"Sendiri ?. Kau Bercanda kan ?. Anak itu semakin berkembang kekuatannya maka semakin berkembang juga orang yang mengikutinya" balas Melly tersenyum padanya.


"Apa maksudmu ?" tanya Juanda yang tidak memahami perkataannya.


"lihat di gerbang sekolahmu baik-baik" balas Melly menunjuk Gerbang sekolahnya.


Begitu terkejutnya Maddo' dan Juanda saat menyaksikannya. di belakang Ilyas yang sedang bertarung, di luar Pagar Gerombolan yang di pimpin oleh Nuge akhirnya sudah semakin dekat.


Di belakang Nuge terdapapat banyak Siswa berandalan di antara mereka ada Bagas dari Faksi Naga, Andi dari Faksi Singa, Abang dari Faksi Ular, Date dari Faksi Monyet, dan Argina dari Faksi Butterfly. Serta Rika, Natasya, dan Khaled juga ikut di bealakangnya. Di gerombolan itu mereka saling berbicara satu sama lain.


"Ooee Cewe Lampir, jangan jadi beban yaa ?. Walau kita ini sama-sama dari kelas 1" kata Date mengejek Argina.


"Haahhh !!!?. Seharusnya itu perkataanku. Kau aja kalah dariku dan tidak pernah menang kok" balas Argina dengan jengkelnya.


Mendenfar hal itu, kawanan Date menahan tawa karena kenyataan tersebut.


"JANGAN MENERTAWAIKU !!!" bentak Date menahan malu.

__ADS_1


Andi berjalan ke dekat Natasya dan melepaskan Kacamatanya lalu menitipkannya pada Natasya.


"Cantik, aku titip Kacamataku yaa ?" kata Andi pada Natasya.


"Iya, setelah ini aku buang yaa ?. Jijik soalnya dengar Kak Andi sok asik" balas Natasya dengan wajah yang datar.


"lah kok gitu ?" kata Andi kecewa.


"Akan ku balas Dendam Aco di sini" kata Bima meremuk tangannya hingga tulang jari-jarinya berbunyi.


"Haahhh.. akupun. Akan ku buat Ilyas terkesan di pertarungan ini" balas Abang melepas Seragam sekolahnya.


"Aku tidak sabar, Keseruan apa yang akan kalian tunjukan nanti 2 Elang" kata Bagas pada Nuge.


"kau lihat saja nanti, akan kusajikan pertunjukan yang menarik" balas Nuge mengambil Jiket Ilyas dari tasnya.


"Sepertinya aku akan berhenti di sini, Akan ku tunggu kalian" lanjut Natasya menghentikan langkahnya.


"Baiklah, perhatikan pertarungan kami Maneger" balas Rika memasang kaos tangan kulitnya.


.


"Akan ku tanyakan kekurangan kami dalam bertarung nanti" balas Khaled memungut Besi yang berat.


Khaled melempar Besi itu hingga mengenai orang yang hampir menyerang Ilyas. Walau Ilyas tidakenyadarinya dan tetap emukul mereka satu persatu. Semua Siswa STM 66 yang memperhatikan Nuge yang berjalan masuk bersama Siswa Berandalan dari Sekolah Unggulan Kebangsaan akhirnya mundur secara perlahan.


Ilyas yang terkejut dengan hal itu akhirnya memperhatikan di belakangnya yang baru sadar ternyata sudah ada Nuge dan teman-teman lainnya. Nuge melempar Jaket Ilyas dan ia menangkapnya sambil kebingungan melihat ke arah Nuge.


"Jangan marah Aibo... aku hanya membawakan Jaketmu. Tapi, ternyata teman-teman mau ikut juga. Kau tidak mau bertarung tanpa menggunakan Almamatermu itu kan ?" kata Nuge mencoba menghibur Ilyas.


Ilyas tersenyum menutup wajahnya sambil tertawa terbahak-bahak setelah mendengar perkataan Nuge.


"Bwahahahahaaaa..... Begitu yaa ?. Kau membawakan Jaketku yaa ?" kata Ilyas sambil tertawa.


Ilyas memakai Jaketnya dan berdiri di hadapan Teman-temannya yang mulai pemanasan untuk bertarung dengan STM 66. begitupun dengan mereka yang semakin marah melihat mereka yang berdatangan.


Walau di banding dengan STM 66 yang berjumlah banyak, Sekolah Unggulan Kebangsaan hanya mempunyai jumlah yang sedikit daripada mereka. Walaupun begitu, mereka akhirnya saling bertemu dan mempersiapkan Perang Babak ke 2.


...****...

__ADS_1


Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022


__ADS_2