Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 60 (Season 2) : Pukulan Perasaan


__ADS_3

Belum sampai Nuge ke rumah Ilyas, dia melihat Ilyas di dekat sungai sedang duduk melihat genangan air. Dia terlihat menatap jauh dengan tatapan yang kosong. Nuge mendekati Ilyas dan menarik kera bajunya.


“kenapa kau tidak mengatakan apa-apa Ilyas ?. KENAPA KAU DIAM SAJA TENTANG INDAH !!!?” bentak Nuge.


Awalnya Ilyas tidak meresponnya dan langsung senyum sendiri sambil menundukkan kepala mendorong Nuge.


“Natasya membocorkannya yaa ?. seharusnya aku tidak memberitahukannya” balas Ilyas tersenyum.


Melihat hal itu, Nuge semakin kesal dan menghajar Rivalnya itu.


“Ilyas, bertarunglah denganku di sini sekarang juga” kata Nuge mengajak Ilyas bergelut.


“moodku sekarang tidak bagus, apa kau yakin ?” tanya Ilyas menatap tajam ke Nuge.


“Kak Nurhan tidak bisa menghalangi kita sekarang. Sini kalau berani, akan ku buat kau sadar dengan pukulanku”  balas Nuge kesal.


Ilyas melepas jiketnya begitupun dengan Nuge. Mereka bersamaan teriak dan saling mengayungkan pukulan satusama lain. Nuge menangkis beberapa pukulan Ilyas dan memasukkan pukulannya tepat di perut dan di wajah.


“HARI INI KAU TERLIHAT LEMAH ILYAASS !!!!” bentak Nuge.


“BACOT KAAUUU !!!!” balas Ilyas membentak dan mengayungkan pukulannya.


Ilyas menghajar dan mengenai wajah Nuge lalu terjatuh. Ilyas mengangkat kaki menginjak Nuge tapi Nuge menghindarinya dan langsung menendang wajahnya hingga dia terlempar ke sungai. Ilyas berusaha berenang ke tepi kembali dan berdiri.


“apa kau sudah menyerah ?. hari ini kau tidak ada apa-apanya Ilyas, LEMMAAHH !!!” kata Nugel kesal.


“BERISIIIKKKK !!!!!” teriak ilyas mengayungkan pukulannya dan di tangkis oleh Nuge.


Pertarungan mereka sengit hingga sore hari. Khaled, Rika, Natasya, dan Melly akhirnya melihat mereka berdua yang masih berkelahi dengan gesit sengitnya.


Mereka saling memukul dan saling menangkis menendang satu sama lain. Ketika Ilyas melakukan pukulan lurus, Nuge menangkap tangan Ilyas dan langsung membantingnya. Ilyas masih mencoba untuk berdiri dalam keadan babak belur dan mendorong Nuge hingga terjatuh.


Ilyas menghajar Nuge berkali-kali hingga Nuge menangkis dan menendang Ilyas jauh. Nuge berdiri dengan baju sekolah yang sudah berlumuran darah dan tanah begitupun dengan Ilyas.


“aku masih kuat lho Aibo… haahhhh..... haahhh.... gimana denganmu ?. uhuukk… uhukk…” kata Nuge sambil batuk mengeluarkan darah dari mulutnya.


Ilyas mencoba untuk berdiri tapi tidak bisa lagi.


“kau yang sekarang benar-benar lemah Aibo. Apa kepergian Indah benar-benar membuatmu lemah seperti ini ?” tanya Nuge yang membuat Ilyas kesal.

__ADS_1


Ilyas memaksa berdiri menahan pahanya agar tetap berdiri. Begitupun dengan Nuge yang sudah siap untuk memukul.


“kita harus menghentikan mereka” kata Rika yang berusaha melerai.


Namun di tahan oleh Khaled saat Rika mencoba mendekatinya.


“jangan ganggu mereka, kalian para perempuan akan curhat satu sama lain kalau dalam keadaan terpuruk. Berbeda dengan kami para Pria, kami melampiaskannya lewat pukulan. Hati mereka, mencoba saling terhubung untuk pertama kalinya” kata Khaled menghentikan Rika.


“Benar sekali. Coba lihat... mereka berdua malah tersenyum” kata Natasya melihat mereka.


“siapapun menang atau kalah, semoga pertarungan ini mendapatkan hasil yang baik” balas melly khawatir.


Mereka berdua berhadapan dan mengepalkan tangan satu sama lain.


“Pukulan terakhir ?” tanya Nuge pada Ilyas.


“ini pukulan penentuan sialan !!!” bentak Ilyas.


Mereka berdua berteriak dan saling mengayungkan pukulan terkuat mereka ke wajah. Namun salah satu dari mereka belum tumbang. mereka mengayungkan pukulan pada tangannya yang lain dan begitu berulang-ulang tampa ada satupun dari mereka yang menangkis pukulan.


Pada akhirnya Ilyas mengayungkan pukulannya meleset dan terjatuh tumbang. Nuge menghentikan pukulannya dan mendekati Ilyas yang sudah terbaring di rerumputan.


“kau tidak bisa melawanku sekarang Aibo… dalam keadaan setengah hati seperti itu, kau tidak akan bisa mengalahkanku” kata Nuge membujuk temannya.


“aku…. Lemah sekarang aibo.. hiks… apanya yang terkuat ?. Apanya One Eagle ?. bahkan aku tidak mampu melindungi orang yang kusayangi. Saat mereka membutuhkanku, aku malah menghindarinya… hikss…” kata Ilyas yang menangis dalam keadaan sakit.


“jadi, kau menyerah sekarang ?. Apa hanya sampai sini ?” tanya Nuge yang mencoba menyemangati Rivalnya.


Ilyas mengangkat tangan dan mengepalkan tangannya ke arah langit sore yang di hembus angin.


“Aku… ingin menjadi lebih kuat.. hiks… aku akan menjadi orang terkuat sehingga semua orang menakutiku.. hiks.. sehingga semua orang, tidak menyakiti orang yang ku sayangi lagi. AKU BERSUMPAAHH !!!!” balas Ilyas menangis.


Setelah itu, Nuge menariknya dan berkata padanya


“kalau begitu... sampai hari itu tiba aku akan menemanimu hingga ke Neraka Jahannam. Aku akan berada disisimu, dan membantu menanggung semua bebanmu. Selain Rival, kita ini Partner kan Aibo.. ?” tanya Nuge menyemangati ilyas.


Dan ilyas membalasnya dengan mengangguk. Ketika teman-temannya mendekatinya, Ilyas dan Nuge berjalan saling merangkul dalam keadaan terluka. Saat melihat teman-temannya, dia menunjukkan jempol mereka sambil tersenyum.


“dasar kalian berdua” kata Khaled yang legah.

__ADS_1


Rika berlari dan memeluk mereka berdua hingga mereka bertiga terjatuh.


“BODOOHH !!!!. Jangan membuatku khawatir. Cukup Indah yang membuatku sedih, aku mohon kalian jangan menambah kesedihanku hikss….” Kata Rika yang marah sambil menangis.


“Maaf… Rika… Maafkan aku” kata Ilyas pelan-pelan.


“Untuk apa kau minta maaf ?” tanya Rika yang menyembunyikan wajahnya di balik pelukan mereka berdua.


“Untuk segala-galanya” balas Ilyas dengan mata yang berkaca-kaca.


Dan kata-katanya itu membuat Rika semakin memeluk mereka berdua. Melihat mereka bertiga membuat Melly dan Natasya pun ikut terharu.


“terima kasih Rika. Tapi, bukannya aku seperti Obat nyamuk di sini ?” tanya Nuge yang agak kesal.


“walau kau menjengkelkan, tapi terima kasih membuat Team kita masih tetap utuh, Nuge...” kata Rika yang masih menyembunyikan wajahnya.


Mendengar hal itu, Nuge tersipu malu dan melihat ke arah langit sambil tersenyum bernafas legah.


“hari yang sangat hebat yaa ?. Mirip di anime-anime yang kita nonton bersama” kata Nuge sambil tersenyum.


"lain kali ayo kita nonton anime bersama lagi. Di rumah Nuge tentunya" lanjut Ilyas mengajak.


Dan Rika menganggukkan kepala sambil menghapus air matanya. Mereka semua mendekati Nuge dan Ilyas lalu membantu mereka untuk berdiri dan berjalan bersama penuh dengan canda tawa.


...****...


Hari semakin malam, mereka singgah di Café Tani dan mengobati luka Ilyas dan Nuge karena mereka tidak mempunyai tempat lagi untuk mengobati lukanya.


“Yaa kalian pesan aja sepuasnya hari ini aku yang teraktir. Karena hari ini hari pertamaku ke sekolah” kata Natasya menyombongkan diri.


“SAYA PESAN PERFAIT DENGAN GELAS JUMBO TOPING ES CREAM 3 RASA DAN HIASAN OREO !!!!” teriak Nuge memesan.


“A…AKU PESAN PERFAIT YANG DI TARO DI MANGKUK BESAR SERTA TOPING 3 RASA ES CREAM LALU HIASAN OREO, LECI, DAN STROBERRY !!!!” teriak Khaled juga yang teriak memesan.


“HEH !!!?. MALU DIKIT KEK !!!?” bentak Natasya yang kesal dengan tingkah mereka berdua.


Dan semuanya akhirnya baikan kembali lalu tertawa bersama. Bartender yang melihat mereka tersenyum melihat kebersamaan mereka.


“Masa muda yang sangat bahagia yaa ?. ku do’akan mereka semoga aku di beri umur panjang sampai akhirnya mereka dewasa dan duduk bersama kembali di sini” gumam Bartender Café yang ada di sana.

__ADS_1


...****...


Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022


__ADS_2