
Hari itu, Ilyas dan Natasya berdiri berhadapan di tengah ruangan yang begitu luas di lihat oleh beberapa orang. Semua orang terkejut melihat mereka berdua di tengah keramaian dan tidak melakukan apa-apa.
"Apalagi yang ingin di lakukan Kakak di sana ?" gumam Layla yang panik.
“ooii ooii ada apa dengan orang sok keren itu berdiri di hadapan Putri Pewaris Puang ?”
“kau tidak tahu, dia itu Putra dari Andi Kusuma yang punya perusahaan PT. Jaya Nusantara”.
“Uwwah yang bersikap berandalan itu ?. banyak rumor sih tentangnya” kata orang-orang mulai mengejek Ilyas.
“Ilyas, tinggalkan aku. Kau jadi bahan ejekan mereka kalau seperti ini terus” kata Natasya khawatir.
Ilyas memegang lengan Natasya dan menggenggam tangannya menenangkannya
“tenang saja Natasya, lepas sepatumu dan lakukan seperti kita waktu kecil dulu” kata Ilyas membisik ke telinga Natasya.
Ilyas melihat kearah Khaled yang akhirnya mengangguk. Ilyas mengangkat tangan lalu lampu akhirnya mati dengan sendirinya lalu menyoroti mereka berdua.
“Baiklah Lord Khaled Luthfi Database-Sama. Waktunya menunjukkan siapa Raja Hackernya” gumam Database-Sama berbicara sendiri yang membuat Nuge terkejut.
“heh, apakah itu penyakit Chunibyou yang ada di komik-komik ?” kata Nuge bergumam dalam hati.
Musiknya akhirnya terputar. Dan lampu tersorot oleh mereka berdua. Ilyas menundukkan kepala hormat pada Natasya untuk memegang tangannya lalu mereka berdua menari mengikuti alunan musik yang terputar. Karena para musisi mengetahui lagu itu, mereka ikut mengikuti alunan musik yang di mainkan oleh laptop Khaled.
Dan sampai akhirnya Rika, Indah, dan Melly menarik satu-persatu pria untuk di ajak ikut menari di tengah ruangan kosong sekitar Ilyas dan Natasya menari. Begitupun dengan Layla yang mendorong Ibu dan Ayahnya untuk ikut menari, dan Orangtuanya pun mengikuti alunan Musiknya.
Mereka menari dengan bebas bagaikan orang di abad pertengahan menikmati musik itu sampai Puang Onding terkejut karena sudah lama tidak melihat Putrinya sebahagia itu menikmati sebuah tarian. Semua orang mulai menari bahkan Pak Andi dengan istrinya. Semua orang serentak bertepuk tangan mengikuti alunan musik.
Ilyas dan Natasya menari dengan hebohnya mengikuti alur musiknya hingga berakhir, Natasya dengan Ilyas berpegangan tangan dan membuat Indah dan Rika semakin marah dan cemburu.
(Yang penasaran seheboh apa mereka menari, Coba dengar lagu Dance Kingdom di Yt dan bayangkan mereka menari dengan Musik itu)
“itu hadiah dariku Natasya, selamat ulang tahun” kata Ilyas berbisik.
Hadiah itu membuat Natasya terharu dan memeluknya.
“terima kasih Ilyas…” kata Natasya terharu.
“You Are Best Friend, Why Not ?” kata Ilyas menggoda Sahabatnya.
“Kau menganggapku Sahabat, tapi dari dulu aku tak menganggapmu seperti itu. Kau adalah pria yang dulu menarikku dari sangkar burung saat masih kecil hingga aku terbang bebas. Setelah ibuku meninggal, aku memasuki sangkar itu lagi atas perintah ayah. Tapi karenamu, kau menarikku dari sangkar itu lagi. This is why I Like You and I Love You. Tidak ada pria kaya sesederhana sepertimu, dan itu yang menjadi daya tarikmu sendiri Ilyas” gumam dalam hati Natasya saat memeluk Ilyas.
“Elleee.... itu Cuma musik dari Film Princes Tangled juga, yang gitu mah saya juga bisa lakukan yang lebih baik”.
“iya tuh, justru meroket karena hal sekecil itu nggak usah nyombong” kata para pewaris orang kaya yang melihatnya berpelukan.
__ADS_1
“Heh, bilang aja karena kalah makanya ngejulid. Padahal kalian tidak bisa membuat Natasya tersenyum sebahagia itu” kata Indah mengejek.
“katanya Sultan, yang gini aja kok kalah sama berandalan ?. Nggak malu apa jadi Pewaris ?” lanjut Rika semakin mengejek.
“IRIII… BILANG BOSSS !!!” teriak Melly dengan senangnya mengejek.
Tapi tiba-tiba, raut wajah Indah dan Rika kembali kesal.
“Tapi kok ngeselin yaa ?” kata Rika kesal.
“iya tuh, sampai kapan tuh mau meluknya ?. huss husss” balas Indah kesal.
“kalian berdua daritadi sebenarnya ngapain sih ?” Tanya Melly mencoba menenangkan mereka berdua.
Puang Onding mencoba mendekati Putrinya namun Ilyas menariknya
“maaf Puang, aku tahu kau mau bicara dengannya tapi, aku MVPnya yang telah membuat Natasya tersenyum seperti dulu. Kau mengejekku tapi justru sepertinya kau yang menyembunyikan sesuatu. Bukan begitu Puang ?” Tanya Ilyas.
“Jaga sopan Santunmu Ilyaass !!!” bentak Ayahnya marah.
Sedangkan Puang Onding menghentikan amarah Andi pada putranya
“Sikapmu seperti berandalan, tapi hatimu murni seperti Khalifah. Untuk hari ini, buatlah putriku bahagia. Mungkin itulah hadiah sebenarnya yang ia minta. Bukan kekayaan, bukan pangeran, tapi seorang badut yang mengerti perasaan sang putri kerajaan” kata Puang
Tapi pakaiannya juga di tarik oleh Indah dan Rika
“mau bawa kemana Pria ini dariku haahh ?” Tanya Indah yang matanya sudah memerah.
“langkahi dulu mayatku lalu membawanya pergi” lanjut Rika yang matanya juga memerah.
Tatapan mereka membuat Natasya takut dan mereka berdua akhirnya di angkat oleh Nuge dan Khaled.
“Cuma hari ini kami membantumu Aiboo..” kata Nuge mengangkat Indah.
“setelah ini teraktir kami di Café Tani Bro… kau berutang dengan kami” lanjut Khaled.
Namun kelakuan Khaled membuat Melly sedikit kesal juga.
"Apaan sih kamu ikut-ikutan gendong Rika ?" tanya Mlly kesal.
"memangnya kenapa ?" tanya Khaled bingung.
"nggak ada apa-apa dasar otak kabel"
"Otak Kabel ?"
__ADS_1
Melihat teman-teman yang membantunya, Ilyas tersenyum kearah mereka.
"Terima kasih, teman-teman" gumam Ilyas dalam hatinya.
Natasya menarik tangan Ilyas lalu pergi dari acara tersebut.
"Ayo Ilyas, banyak yang ingin kubicarakan denganmu" kata Natasya sambil tersenyum.
...****...
Di sisi lain, pasukan bersenjata berseragam hitam mulai memasuki Hotel itu dengan menyamar lalu mengeluarkan senjatanya saat masuk ke dalam hotel.
“apakah persiapan senjata kalian cukup untuk menyandera para orang kaya dan Onding itu ?” kata pimpinan mereka.
“SIIAAPPP !!!” serentak pasukannya.
“kalau begitu, mulai dari pintu masuk kita tutup di sini” lanjut pemimpin mereka.
Setelah menutup akses masuknya, para pasukan bersenjata itu mulai memasuki ruangan Aula dan menembaki penjaga di sana lalu menyanderanya. Melihat hal itu, Khaled merasa ada yang tidak beres dan menarik tangan Melly dan Indah untuk pergi
“Ayo bersembunyi !!!. ini mulai tidak beres, Rika kamu juga ikut !!!” teriak Khaled.
“tapi bagaimana dengan yang lain Database-Sama ?” Tanya Rika khawatir.
“Sudahlah, nanti kita hubungi dengan headset jaringan ini !!!” bentak tegas Khaled.
Tidak lama kemudian, orang-orang Elite, kaya, dan Bangsawan yang ada di Aula terkepung oleh pergerakan ter*risme itu.
“Puang Onding, bangsawan tanah mangkasara yang terkemuka di kenal karena tegas dan kesombongannya” kata pemimpin dari ter*risme itu.
“sayang sekali banyak yang membenci keangkuhamu itu sehingga terjadilah pergerakan ini” lanjut pemimpin ter*risme itu.
“SIAPA KAU !!!!. DAN SIAPA YANG MEMERINTAHKANMU !!!!” bentak Puang Onding.
Karena kesal, pemimpin ter*ris itu memukulnya dengan senjata
“kasar sekali kau, apa kau tidak melihat kondisinya ?. sekarang kalian sudah terkepung, kami tinggal mencari putrimu di hotel ini” kata Pemimpin ter*ris itu mengancam.
"ITS TIME TO PLAY A GAME. HAHAHAHAAAA !!!!!" teriak Pemimpin ter*risme itu tertawa.
...****...
Facebook : HackBae
Instagram : hackbae2022
__ADS_1