Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 3 (Season 2) : Siksaan Mental yang Berat


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu, Ilyas begitu terkejut karena akhir-akhir ini ia tidak pernah di bulli lagi. Akan tetapi, tidak ada yang berubah. Ilyas tetap terlihat buruk di mata teman sekelasnya. Ilyas tidak peduli dengan hal itu krena sudah menjadi hal yang lumrah tapi, Indah mulai berubah. Akhir-akhir ini dia selalu bergabung dengan Awwing dan dia tidak pernah menolak saat dia di panggil. Begitu mengejutkan setiap Awwing memanggilnya, maka saat masuk kelas rambutnya yang rapi akan sedikit berantakan. Karena terlihat aneh, Ilyas mendekati Indah dan bertanya padanya


“Indah, kau tidak apa-apa ?. bagaimana bisa kau berteman dengan Awwing ?”


Indah yang berpura-pura tidak apa-apa berkata pada Ilyas


“hehee… aku hebatkan ?. aku pernah menolongnya jadi dia berutang budi padaku dan menjadi temanku. Dia selalu mau berteman denganku tapi aku beri syarat agar kau tidak di ganggu lagi. Dan jang jang !!!!!! semuanya happy Ending. Kau dan aku bisa pacaran dengan tenang iyakan ?” kata indah sambil tersenyum.


Ilyas yang mendengar hal itu tidak merasa senang sama sekali. dan menunjukkan kekesalannya pada Indah.


“jadi kau merasa kau menyelamatkanku dan aku lemah di hadapan Ilyas ?. yang benar saja !!!. aku membiarkan diriku di pukul agar saat waktunya tiba, aku bisa melaporkannya pada Polisi !!!!. sudah aku bilang padamu jangan ikut campur. aku bisa membalasnya dengan caraku sendiri !!!” bentak Ilyas yang tersinggung.


Namun seketika, dia mengingat kejadian di roof top saat dirinya dan Bagus telah di hajar yang seperti déjà vu. Perkataan itu membuat Indah menangis dan lari meninggalkan Ilyas.


“ii… indah…” kata Ilyas yang tidak sempat menghentikannya.


Indah berlari keluar kelas dan tidak sengaja menebrak gadis yang begitu cantik mengenakan kacamata dan seragam sekolahnya dengan rapi.


“ahh maaf” kata Indah.


Perempuan itu menundukkan kepala dan berdiri.


Indah kembali pergi dan berlari sambil menangis.  Ilyas mencoba mengejar Indah namun saat melewati perempuan berkacamata itu, perempuan itu berkata


“tetaplah peka terhadap sekitarmu” bisiknya.


Lalu Ilyas melewatinya berlari mengejar Indah. Mereka saling mengejar berlari menuju ke gedung olahraga. Tapi sebelum memasuki gedung, wajah Ilyas di hantam hingga ia jatuh pingsan.


Saat Ilyas tersadar, dia mendapati dirinya terikat dengan mulut yang di plaster. Ia mendengar suara Indah yang menjerit dan mendapati Indah yang di Perkosa secara bergilir oleh kawanan Awwing.

__ADS_1


“Oh kau sudah sadar Jagoan ?. lihatlah pacarmu yang sekarang melacur dan kami nikmati. Desahannya sangat sexy kan ?” kata Awwing dengan senyum jahatnya.


Ilyas mencoba untuk teriak dan melepaskan diri namun tangannya ternyata terikat oleh besi yang kuat. Awwing tertawa melihat Ilyas yang tersiksa


“sayang sekali Indah pengorbananmu sangat sia-sia. Kau yang menolong Ilyas agar tidak di bulli lagi dengan bayaran tubuhmu ternyata tidak di hargai sama sekali HAHAAA IRONI SEKALI !!!” kata Awwing sambil menampar pinggul dan dada Indah.


"JANGAN LIHAT AKU !!!!. HAAHH... HAAHHH...." teriak dan desah Indah kesakitan.


Ilyas tidak bisa menahan perasaannya hingga meneteskan air mata dan tidak bisa teriak dengan mulut yang di plaster.


"Lebih baik kau diam Ilyas, perhatikanlah setiap lubang dari Indah menjadi pemuas kami. Begitu polosnya kau tidak menikmati gadis seperti dirinya ternyata kau tidak lebih dari orang cupu biasa, sama dengan budak sebelumnya !!!!” kata teman Awwing yang ikut menggilir Indah.


“Ilyas jangan melihatkuu.. huuu.. huuuaa… !!!” teriak Indah kesakitan.


“heh, dasar munafik. Padahal kau sudah sebasah ini kau menikmatinya kan ?. akui saja dasar pelacur !!!!” kata teman Awwing yang lain.


“terima kasih atas sajiannya Ilyas, itu saaaangat lezat” kata Awwing lalu menendang wajah Ilyas yang pasrah.


Sekilas ia melihat Indah yang tidak bergerak dan mulutnya berkata “Il… yas… k.. kau jahh.. hat” kata indah dengan suara yang bergetar.


...                                                                                      *****...


Keesokan harinya, Ilyas tidak masuk sekolah dan menuju ke kantor polisi melaporkan kepada polisi atas tindakan keji Awwing.


“jadi siswa itu ada di sekolahmu sekarang ?” kata pak polisi padanya.


Setelah Ilyas menjawab pertanyan para Polisi dan melaporkannya, Polisi mengantar Ilyas menuju sekolah dan pergi bersama 2 polisi menuju ke kantor kepala sekolah. Setelah polisi berbicara dengan kepala sekolah, beliau hanya menggelengkan kepala dan berkata kepada Ilyas


“kau melakukan hal yang sia-sia lagi Ilyas, panggil Awwing sekarang” kata kepala sekolah.

__ADS_1


Awwing dengan santainya masuk ke kantor kepala sekolah dan memberikan teleponnya kepada polisi yang ternyata kenalannya.


“ternyata paman toh, nih telepon dari papa” kata Awwing dengan sombongnya


Ilyas terkejut melihat keadaan Awwing yang begitu santai menghadapi masalah ini. Setelah menerima telepon, Awwing di bebaskan begitu saja dan membuat Ilyas geram.


“apa-apaan ini pak !!!?. saya yang melapor karena saya adalah korban, kenapa bapak malah melepaskannya !!!?. bapak tidak punya rasa keadilan sama sekali, bapak ini kan polisi !!!?” bentak Ilyas geram.


“nak, mengertilah posisimu. Yang kau inginkan itu Cuma ada di kisah dongeng belaka. Ini Indonesia, posisi tertinggi selalu saja melakukan apapun demi kebebasan” kata pak Polisi yang membuat Ilyas terkejut.


“malahan, kau seharusnya memanggil orang tuamu, kau bolos dan belum pernah kembali kerumah semalaman. Kami baru saja mendapatkan laporannya. Ku harap, kau datang ke kantor kami bersama keluargamu setelah ini” kata pak polisi yang satunya lagi.


Saat itulah, Ilyas menyerah dan tidak bisa berkutik lagi. Polisi meninggalkan kantor lalu kepala sekolah berkata pada Ilyas.


“aku tidak bisa berkata apa-apa padamu Ilyas. Tapi, ayah Awwing sudah menyumbangkan uang bermilliaran untuk sekolah ini agar bisa di sebut sebagai sekolah Elite. Seluruh saudaranya lulus di sekolah ini karena itulah mohon mengerti, saya sebagai kepala sekolah memberimu hukuman skorsing salama seminggu”


ilyas terlihat menundukkan kepala dan tidak peduli lagi. Dia diam lalu keluar dari kantor kepala sekolah. Saat keluar dari kantor kepala sekolah, dia di tendang oleh Awwing namun Ilyas seperti mati rasa di injak-injak.


“sialan kau melaporkan polisi padaku. Hei ingat baik-baik, akulah rajanya di sekolah ini. Kau hanyalah budak dan tidak lebih” kata Awwing lalu melepaskan kakinya dari wajah Ilyas.


Saat begitu lama terbaring, Ilyas berjalan lagi menuju kelasnya. Saat masuk ke kelas, semua orang terkejut karena penampilannya benar-benar hancur. Ilyas mengambil tasnya lalu menyalim gurunya


“pak, aku di skorsing. aku pulang dulu” kata Ilyas setelah menyalim gurunya.


Namun guru itu mengerti dan mengelus kepala Ilyas.


“dunia terlalu kejam padamu nak” seketika perkataan itu membuat Ilyas meneteskan air matanya.


Ilyas melihat seluruh teman-temannya yang menatapnya dengan penuh kebencian. begitupun dengan Indah yang hanya mengalihkan wajahnya tak melihat Ilyas. Melly mencoba menenangkan indah, dan itu membuat Ilyas semakin terpukul lalu meninggalkan sekolahnya.

__ADS_1


__ADS_2