
Keesokan harinya di jam istirahat, Ilyas duduk sendirian di ruangan perpustakaan. Lalu Rika akhirnya datang terlambat
“maaf Ilyas, aku datang terlambat. Tadi kami sedang ulangan harian di kelas makanya kami lambat keluar” kata Rika pada Ilyas.
Namun sepertinya Ilyas tidak terlalu peduli.
“aa.. aku akan menyedupkan minuman hangat. Kau tau ?. aku membawa Kue lho dari rumah. Kamu hubungi Nuge yaa biar dia datang” kata Rika pada Ilyas.
“haahhh rasanya sangat membosankan karena kejadian kemarin” kata Ilyas dan membuat Rika terkejut.
“maaf, aku membuatmu membicarakannya semalam” kata Rika menyesal.
“tidak apa-apa kok. Ini bukan kesalahanmu” balas Ilyas sambil menelpon Nuge.
“ahh halo Nuge, kau di mana ?” Tanya Ilyas di telepon.
“ahh maaf, aku sedang makan di kantin bersama bu Haspita” jawab Nuge di telepon.
Seketika Ilyas terkejut dengan ungkapan Nuge
“seriusan ?. kalian makan berduaan aja ?” tanya ilyas penasaran.
“tadinya, maunya gitu. Tapi, bu Nur tiba-tiba ikut makan bersama denganku. Dan temannya yang bernama pak Ashar. Katanya guru di kelas 2-C/1” balas Nuge.
Mendengar hal itu, Ilyas tidak mau mengganggu sahabatnya itu yang akhirnya semakin dekat dengan Bu Haspita
“kalau begitu nikmatilah kencan kalian. Padahal ada kue nih di bawain ama Rika” kata Ilyas menggoda Nuge.
“eh seriusan ?. simpankan buatku dong” Tanya Nuge penasaran.
“iya, kamu kencan aja sama Haspitamu itu. Semoga lancar” balas Ilyas lalu menutup teleponnya.
“mereka berdua sudah pacaran ?” Tanya Rika yang penasaran.
“sepertinya begitu” balas Ilyas singkat.
Tiba-tiba seorang murid pria datang memasuki perpustakaan.
“ahh ternyata beneran ada” kata pria itu.
Ilyas dan Rika terdiam kebingungan melihat murid itu tiba-tiba masuk mendekati mereka.
“pacarmu ?” Tanya Ilyas sambil menunjuk pria itu.
“tidak sopan banget sih, itu bukan pacarku” balas Rika kesal.
“ahh namaku Khaled, dari kelas 1-E/4. Kemarin aku yang laptopnya di patahkan sama guru BK, terima kasih sudah mendukungku kemarin” kata Khaled memperkenalkan diri.
Setelah Ilyas ingat lagi akhirnya dia mengingatnya
“oohhh jadi itu kamu, aku tidak mengenalmu karena waktu itu wajahmu penuh memar. Yaa walaupun sekarang masih begitu penuh dengan plaster. Ada apa ?” Tanya Ilyas penasaran.
__ADS_1
“ahh tujuanku ada di sini, aku ingin bergabung dengan Club Perpustakaan kelas E” kata Khaled dengan gugup.
Dengan cepat Rika pergi mendekati Khaled dan mempersilahkannya
“kalau begitu silahkan duduk, Ilyas duduk di sampingku kita akan mewawancarainya” kata Rika sambil tersenyum manis membawanya masuk.
“rasanya kok menakutkan yaa ?” Tanya Khaled sedikit ketakutan.
Setelah Rika menyanjikan minuman pada tamunya, akhirnya wawancaranya di mulai.
“jadi, tujuanmu memasuki Club ini apa ?” Tanya Ilyas.
“ahh sebenarnya aku sudah beli laptop baru lagi hasil tabunganku, makanya aku butuh tempat untuk menitipkannya. Dan tempat ini terlihat tenang, cocok untuk diriku belajar program. Apalagi wifi dari kelas Umum sampai di perpustakaan ini” jawab Khaled.
“hmm kalau itu aku memahaminya” balas Ilyas sambil berpikir.
“kalau begitu, apa kau suka membaca buku ?” Tanya Rika.
“yaaa aku suka, terutama kalau bukunya bertema misteri mata-mata begitu. Sangat keren seandainya aku bisa menjadi mata-mata menumpas kejahatan” balas Khaled sambil kegirangan.
“aahh maaf aku kelepasan” lanjut kecoplosan.
“dia orangnya kikuk” kata Ilyas singkat.
“Yosh kau di terima karena kau Kikuk. Ingat itu Khaled, posisimu adalah anggota” kata Rika menerima Khaled sebagai anggota.
Rika memberikan Khaled formulir yang sudah di siapkan di mejanya
Khaled yang mengisi formulir bergumam dalam hatinya
“dari alasanku tadi Cuma karena Kikuk aku di masukkan dalam Club ini. Apa tidak apa-apa ?” gumam Khaled dalam hatinya.
Setelah mengisi formulir, Ilyas dan Rika berdiri
“baiklah kalau begitu, selamat bergabung di Club kami” kata Ilyas mengajukan tangannya untuk berjabat.
“yess anggotanya dah cukup, akhirnya Club ini tidak jadi di bubarkan” lanjut Rika yang sangat senang.
“ahh sama-sama” balas Khaled menjabat tangan Ilyas.
Di sisi lain, Faksi monyet berkumpul di tempat perkumpulannya dekat dari gudang. Terlihat Abang yang di jadikan budak di injak oleh pemimpin faksi Monyet yang bernama Aco.
“lebih baik kau mengalah karena ini kesalahanmu. Kau mempermalukan 3 mutri karena bisa kalah dengan bocah yang bernama Ilyas itu. Mana dia buat Kolaborasi bernama One Eagle lagi, norak” kata Aco sambil menginjak wajah Abang.
“maafkan aku Kak Aco” kata Abang sambil wajahnya di injak.
Aco semakin menginjak-injak wajah Abang karena kesal
“hah, Kak ?. panggil aku tuan, kau sebagai budak tidak berhak memanggilku kakak !!!!” bentak Aco kesal.
“maafkan aku tuan” balas Abang yang semakin kesakitan.
__ADS_1
3 mutri merupakan sebutan untuk ketiga faksi. Faksi Ular, Monyet, dan Singa. Namun sebutan 3 mutri ini hilang saat Ilyas menghilangkan nama Faksi Ular.
“Meskipun begitu, semoga budakku yang satunya itu berguna. Dengan memata-matai Ilyas secara langsung dan memasuki markasnya, aku harap bisa mendapatkan kelemahannya. Kalau tidak, akan ku buat Khaled sialan itu menjatuhkan nama Ilyas dengan kemampuannya sebagai Hacker agar mental Ilyas jatuh dan keluar di sekolah ini. Dengan begitu, saat kenaikan kelas aku akan berganti menjadi Faksi Singa dan menjadi puncak di antara faksi Monyet dan Ular yang baru. Dan langsung menghadapi Sang Naga” kata Aco menjelaskan rencananya.
“awas saja kalau kau gagal Khaled sialan. Dan Ilyas, selamat datang di nerekaku. HAHAHAHAHAAAAA !!!!” kata Aco sambil tertawa jahat.
Di sisi lain Khaled mulai memperhatikan gerak gerik Ilyas di dalam perpustakaan untuk mendapatkan informasi walaupun sedikit.
"Sekarang perlihatkan keaslianmu. kalian para berandalan sama saja di mataku" gumam Khaled dalam hatinya yang penuh dengan dendam.
Ilyas yang membaca buku sambil makan Kue melihat kearah Khaled yang daritadi memperhatikannya.
"ada apa ?" tanya Ilyaas.
"ti.. tidak apa-apa. aku hanya melihatmu saja" balas Khaled yang membuat Ilyas curiga.
Ilyas mendekati Khaled lalu menyisir rambutnya dengan tangan.
"apakah aku terlihat tampan di matamu ?" tanya Ilyas sambil memegang pundak Khaled.
"ti.. tidak. menurutku.. kau sama saja dengan yang lainnya" balas Khaled yang gugup.
Rika yang melihat pemandangan itu secara sembunyi-sembunyi di balik buku membuat wajahnya memerah karena pikirannya kemana-mana.
"KYAAAA !!!!!. APA-APAAN INI !!!?. APAKAH INI FUJO IMPIAN SETIAP WANITA KYAAAA !!!!" teriak Rika dalam hatinya
tidak lama kemudian, Nuge datang dari pintu masuk sambil membanting pintu membuat Rika tiba-tiba kaget.
"KONICHIWAAA... !!!" teriak Nuge dengan nada bahagia.
"Ahh... ngomong-ngomong kuemu habis" kata Ilyas yang menjatuhkan kesenangan Nuge.
"HEEEHHH !!!!. KOK BISAAA !!!!?" teriak Nuge sangat terkejut.
"mau gimana lagi, kita punya anggota baru soalnya" balas Rika sambil memperlihatkan anggota barunya.
"Na.. namaku Khaled, salam kenal" kata Khaled memperkenalkan diri.
"jadi kau yang memakan kueku hah ?" tanya Nuge kesal.
"A..aku punya anime baru. kau mau melihatnya ?" tanya Khaled menawarkan.
Nuge langsung memberikannya Flashdisk dan langsung duduk dekat laptopnya.
"Genre Romance, Harem, Comedy, Hard Echi, dan yang paling penting Lolly !!!!!" kata Nuge yang duduk dengan pose yang serius.
"Uwwaaahh nggak ada rasa malunya" kata Rika mengejek Nuge.
"Bac*t muka dua diem loe" balas Nuge kesal.
lalu mereka menikmati hari itu sebagai anggota Club yang lengkap.
__ADS_1