Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 1 (Season 2) : Awal Mula


__ADS_3

                                                                                    ...*Prolog*...


Siang hari yang cerah, di sebuah pedesaan, angin yang begitu sejuk nan bersih menghembus begitu halus. aroma dedaunan begitu tercium dan pemandngan yang begitu asri dengan alam.  seorang wanita muda dengan anaknya yang duduk di bangku SD perempuan kini membersihkan rumah yang kini ia baru tinggali. Anaknya bernama Cinta. Saat sang anak mengemasi barangnya, ia mendapati sebuah album yang terbuka. Di halamannya tertulis tulisan ONE EAGLE dengan potongan huruf Koran harian.  Di samping tulisan tersebut, terlihat foto 5 pemuda dan pemudi yang mengenakan seragam persatuan dengan tulisan yang sama One Eagle. lalu ada satu foto pria yang tersenyum walau dalam keadaan yang penuh dengan luka dan berdarah. Cinta yang penasaran bertanya pada ibunya.


“ibu, pria yang penuh dengan darah ini, siapa ?. lalu, kenapa mreka berlima mengenakan seragam yang sama ?” .


Ibunya yang melihat foto tersebut tersenyum dan duduk di sofa yang sudah mereka bersihkan.


“Duduklah di sampingku nak, akan ku ceritakan padamu tentang 5 pemuda dan pemudi yang tidak mudah menyerah. Dan salah satu dari mereka adalah pria yang terkuat pada masanya” kata ibunya.


Cinta yang penasaran duduk di samping ibunya lalu akhirnya, ibunya pun bercerita.



Di sekolah SMP 01 Hasanuddin telah selesai merayakan kelulusan siswanya. Seorang pemuda yang bernama Ilyas lagi-lagi di kerumuni oleh teman-temannya dan merangkul mereka secara bersamaan.


“akhirnya kita lulus bersama Ilyas, selamat yaa”.


“yah sayangnya kita nggak bisa main dan di teraktir olehmu lagi, target sekolahmu terlalu elit Ilyas, keluargaku tidak mampu” kata teman ilyas yang mendekatinya.


“mau bagaimana lagi, ayok teman-teman. ini akan menjadi teraktiran terakhirku yang paling mewah. Akan ku


bawa ke restoran ibuku yang paling terkenal di kota ini” kata Ilyas dengan nada sombongnya.


“horeee…. Memang teman kita Ilyas yang terbaik”


“hahaa.. selamanya kita akan berteman Ilyas” lanjut teman Ilyas yang memujinya.


Tiba-tiba, seorang wanita yang baru lulus juga menarik kerah baju Ilyas dari belakang menghindari teman-teman Ilyas.

__ADS_1


“Ilyas, kau masih berteman dengan mereka ?. aku kan dah bilang, nggak usah berteman dengan mereka. Semuanya itu munafik tau” kata gadis itu marah pada Ilyas.


“seperti biasa, kau memang wanita yang berbeda yaa Indah” kata Ilyas pada perempuan itu sambil tersenyum.


Indah yang marah berkata pada teman-teman Ilyas yang selalu memanfaatkannya.


“kalian ini, padahal kita semua sudah tamat di SMP yang unggulan sifat kalian tetap saja yaa sangat rendah. Mungkin dia menerima kalian tapi aku sebagai pacar Ilyas tidak akan membiarkan pacarku terjerumus dengan kalian” kata Indah yang begitu kesal.


“Cih, kau Cuma beruntung karena Ilyas menyukai wanita aneh dan miskin sepertimu”.


“silahkan kalian ngebucin. Akupun muak melihat hubungan kalian” kata teman Ilyas lalu meninggalkan mereka.


Setelah kejadian itu, Ilyas di jemput oleh sopir pribadinya dan menuju ke rumahnya. Di perjalanan, Ilyas dan Indah sempat berbincang.


“Ilyas, kali ini katakan yang sebenarnya pada ayahmu. Kamu kan sudah berusaha mendaftar di sekolah SMA Elite Kebangsaan dan menjadi salah satu pendaftar yang mendapatkan beasiswa full karena jawaban tesmu melebihi ekspetasi dari semua penguji di sana. Aku yakin, Ayahmu akan mengakuimu” kata Indah meyakinkan Ilyas.


“selama ini aku sangat di manjakan dan di anggap sebagai tuan muda karena memiliki ayah terkaya yang mumpunyai perusahaan PT Jaya Nusantara. Perusahaan terbesar di Sulawesi yang mampu bersaing dengan perusahaan di daerah Indonesia yang lain. Tapi karena dirimulah alasanku tidak ingin di manjakan lagi” kata Ilyas menggenggam tangan Indah.


tentang hal ini adalah dirimu, Indah” lanjut Ilyas.


Indah tersenyum dan membalas menggenggam tangan Ilyas.


Sesaat sampai di rumah, Ilyas menunjukkan surat kelulusan Ilyas yang begitu memuaskan. Tetapi tidak untuk ayahnya.


“apa kau sudah bangga dengan hal sekecil ini ?. karena inilah aku mau menyekolahkanmu di America. Indonesia tidak mampu memadai dan menambah ilmumu. Pendidikan di sini sangat rendah karena para gurupun begitu mudahnya menerima suap demi anak kaya raya yang bodoh mampu sekolah di sekolah elite” kata ayahnya.


“mendiam kakekmu bahkan menyekolahkanku di Eropa dan hasilnya aku mampu mendapatkan semua ini. Dan kau mau sekolah di tempat rendahan itu ?. jangan membuatku tertawa anak bodoh” lanjut ayahnya melempar hasil tes Ilyas.


Indah tidak mampu menahan semua ini dan berkata pada Ayah Ilyas

__ADS_1


“bukankah paman seharusnya bangga punya anak seperti Ilyas ?. dia itu termasuk anak cerdas yang mempunyai IQ yang tinggi. Bukan sekolah yang menentukan kecerdasan anak-anak paman. Tapi minat untuk belajarlah yang menentukannya”.


“Lancang sekali orang miskin seperti dirimu bicara padaku. Walaupun kau itu pacar dari putraku, kau punya batasan bicara padaku. Apa itu yang di ajarkan oleh orangtuamu ?” kata ayah Ilyas yang spontan membuat Ilyas tersinggung.


“Ayah sudah kelewatan !!!” kata Ilyas membentak.


Ayah Ilyas begitu terkejut mendengar bentakan dari Putranya. bahkan para pelayanpun terkejut lalu melihat kearah tuan muda mereka. Ayah Ilyas mengudut cerutunya lalu mempertimbangkan keinginan Ilyas dan Indah.


“baiklah karena kau putraku akan ku kabulkan permintaanmu” kata Ayah Ilyas yang memberinya harapan.


“tapi dengan Syarat, kau masuk di sekolah itu bukan sebagai putraku. Akan ku sewakan untukmu orang tua palsu dan kau akan hidup sebagai keluarga yang sederhana, begitupun dengan jajanmu akan di kurangi. Kartu hitam milikmu itu akan ayah sita”lanjut ayahnya memberi syarat dengan tegas.


Ilyas melangkahkan kaki di hadapan ayahnya.


“terima kasih Ayah, akan ku terima syaratnya” jawab Ilyas sambil menundukkan kepala.


Ayahnya meninggalkan tempat dan menyuruh sopir pribadinya mengantar indah Pulang hingga selamat sampai ke rumahnya.


                                                                                                *****


Beberapa hari berlalu hingga pasangan muda ini akhirnya mereka memasuki hari pertama di sekolah Unggulan Kebangsaan. Saat memasuki sekolah itu, atmosfirnya begitu berbeda saat di sekolah sebelumnya. Ilyas hanya berjalan kaki bersama Indah menuju sekolah karena Indah tidak cukup uang untuk menaiki bus. Begitupun dengan Ilyas yang hanya di beri uang jajan untuk makan saja. Saat orientasi pengenalan sekolah, orang-orang begitu terkejut karena perwakilan penyambutan ternyata adalah Ilyas yang kini di anggap sebagai keluarga sederhana yang mendapatkan beasiswa full. Sebagian orang menaruh dendam padanya karena selain beasiswa tinggi, Ilyas juga mempunyai nilai yang cukup tinggi di pendaftaran. Setelah Orientasi sekolah selesai, mereka memasuki kelas masing-masing dan mereka menjalani sekolah dengan normal.


Waktu istirahat tiba, Indah menemui Ilyas yang makan sendirian di pinggir lepangan karena dia tidak mempunyai teman-teman siapapun.


“hy Jagoan, makan sendiri lagi nih ?” Tanya Indah sedikit menggoda ilyas.


“berisik, mau bagaimana lagikan aku nggak punya teman di dalam kelas” balas Ilyas.


“ihh jangan pesimis dong, kan ada aku. Apapun yang terjadi, aku akan tetap jadi pacarmu yang setia” kata Indah menghibur Ilyas.

__ADS_1


Hari itu sekolah Ilyas baik-baik saja sampai beberapa hari kemudian, Awal dari tragedi muncul di hadapan Ilyas.


__ADS_2