Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 20 (Season 2) : Hubungan yang retak


__ADS_3

Beberapa hari kini berlalu, Ujian semakin dekat. Dan nampaknya, Ilyas dengan berani memasuki kantor kepala sekolah bersama dengan teman Clubnya.


“jadi ada apa gerangan kalian datang ke sini ?” Tanya kepala sekolah.


“apa kalian butuh dana untuk Clubmu ?” lanjut Kepala sekolah seperti merendahkan.


“karena kesalahan bapak, beberapa temanku menjadi korban. Apa bapak tidak punya rasa bersalah sedikit pun ?” Tanya Ilyas mulai kesal.


“adduuhhh nih anak mau apa lagi sih sama kepala sekolah pake marah-marah lagi” gumam Khaled dalam hatinya yang tidak tahan dengan perbuatan Ilyas.


“jadi, apa yang kau inginkan ?” Tanya kepala sekolah.


Ilyas mendekati kepala sekolah dan berkata padanya


“bapak selalu meremehkan kami kan ?. kalau begitu, bagaimana kalau salah satu di antara kami melebihi kecerdasan kelas 1-A/1 ?” kata Ilyas menantang kepala sekolah.


“apa kau menantangku ?” Tanya kepala sekolah tersinggung.


“aku hanya ingin membuktikan apa yang di katakana bu Haspita. Tingkatan kelas hanyalah sebuah angka dan huruf” balas Ilyas meyakinkan.


Setelah lama bernegosiasi, kepala sekolah akhirnya memutuskan


“5 besar. Kalau kalian bisa memasuki tingkatan itu untuk seluruh peringkat kelas 1, akan ku pikirkan keinginan kalian” kata kepala sekolah.


“akan ku terima tantangan anda pak. Kalau salah satu d antara kami berhasil, siapkan Kantin khusus kelas E di lantai 1 gedung kami” kata Ilyas bernegosiasi dengan kepala sekolah.


“negosiasimu ku terima, usahakan jangan mengamuk kalau kau kalah” kata kepala sekolah sambil mengajukan tangannya untuk berjabat tangan.


“tidak akan pak” balas Ilyas menjabat tangan kepala sekolah.


Setelah negosiasi itu, mereka keluar dari kantor kepala sekolah. Di tengah berjalan menuju ke gedung kelas E, akhirnya yang menyesal pertama kali adalah Nuge


“apa yang kau lakukan Aibo !!!. jelas kita kalah dari Negosiasi ini” kata Nuge yang kesal.


“heh, memangnya kenapa ?” Tanya ilyas penasaran.


“menurut data yang sudah ku kumpulkan dari statistik ulangan harian serta Ujian tengah semester kemarin, Rika mempunyai nilai yang cukup Normal dan IQ setinggi 120. Sedangkan aku dalam ujian semester kemarin sebanyak 90. Dan Nuge…” kata Khaled sambil memeriksa data Laptop yang sesuai yang ia katakan.


Seketika Khaled berhenti menghitung karena Nuge melihatnya dengan tatapan ancaman.


“Nuge.. mempunyai IQ 3x di bawahku” lanjut Khaled yang membuat Rika tertawa terbahak-bahak.


“jangan menertawakanku Kono Baka Onnada !!!! (dasar perempuan bodoh)” bentak Nuge.


“hah, kau kira aku tidak tahu apa artinya ?. dasar IQ rendahan !!!” kata Rika kesal dengan Nuge.


“justru lebih baik kau memahami apa yang ku katakana Baka no Onna (perempuan bodoh)” balas Nuge yang juga kesal.


Walaupun mereka bertengkar, hal lain yang membuat Ilyas tertarik adalah Khaled.


“sudah ku duga, kau pasti Hacker kan ?” Tanya Ilyas yang membuat Khaled terkejut.

__ADS_1


“heh, siapa ?” Tanya Nuge yang mengubah topik pembicaraan.


“maksudku Khaled. Apa kau tidak merasa aneh, data yang seperti ini Cuma di miliki oleh pihak sekolah kan ?. dan mereka merahasiakannya sampai kita dapat Ijazah SMA”  kata Ilyas meyakinkan.


“benar juga yaa, padahal selama ini aku juga mencari data statistikku tapi aku malah dapat biodata mulu di perpustakaan umum” lanjut Rika yang juga curiga.


Mereka semua menatap ke arah khaled dan membuatnya ketakutan.


“aahhh mungkinkah hari ini penyamaranku terbongkar ?, aku akan di hajar habis-habisan dengan Aco kalau seperti ini” gumam Khaled dalam hatinya.


“mulai sekarang panggil dia Database-Sama !!!” teriak Nuge melantik Khaled.


“Hahaaahhh... Database-Sama !!!” di lanjut Ilyas dan Rika mengangkat tangan menyebut gelarnya seperti menyembah.


Khaled begitu terkejut dengan reaksi mereka yang tidak ketakutan bahkan curiga sedikit pun.


“kalian tidak merasa aneh padaku ?” Tanya Khaled penasaran.


“aku Hacker yang bisa mengambil data kalian lho. Kalaupun bisa, aku mungkin bisa mengubah nilai kalian menjadi di bawahku” lanjut Khaled.


Tapi reaksi mereka malah berbeda dengan apa yang di bayangkan Khaled


“lah ngapain ?, kamu kan nggak mungkin melakukan hal itu pada kami kan ?” ungkap Rika meyakinkan Khaled.


“lagian kau itu orang yang baik. Mana mungkin orang yang selalu menyiram bunga dan membersihkan susunan buku diam-diam Tiba-tiba berbuat sejahat itu” lanjut Rika mendukungnya.


“eh kau melihatnya ?” Tanya Khaled terkejut.


"tapi hebat juga yaa kau Rika bisa jadi stalker Khaled" kata Nuge mengejek Rika.


Karena kesal, Rika menendang daerah utama Nuge hingga kesakitan dan terjatuh lalu meninggalkannya.


"kau tidak apa-apa Nuge ?" tanya Ilyas yang jongkok di dekatnya.


"Syukurlah kukira masa depanku hancur...." balas Nuge menahan rasa sakitnya.


Saat itulah hari yang membahagiakan bagi Khaled karena untuk pertama kalinya dia di anggap dan di hargai layaknya seorang teman. dia tertawa bahagia bukan karena Nuge, tapi dia tertawa karena ia lambat sadar bahwa orang sebaik mereka ternyata ada di kelas E. Namun semuanya berubah ketika hp Khaled berbunyi dan berkata pada mereka


“ahh.. maaf teman-teman, aku ada panggilan di Klub Programer. Aku tinggalkan kalian dulu” kata Khaled yang langsung pergi.


“ahhh jangan lupa mampir di Club Database-Sama” kata Rika yang tiba-tiba melambaikan tangan.


"wiihh Cepatnya" balas Ilyas terkejut.


Dan saat itu juga, Nuge juga mendapatkan chat Line dari ibu Haspita.


“ahh.. maaf aku juga harus pergi hari ini” kata Nuge dan membuat Ilyas bicara.


“hari ini juga ?” tanya Ilyas dengan nada yang sedikit risih.


“apa-apaan nada bicara itu ?” Tanya Nuge dengan nada kesal.

__ADS_1


“aku kan sudah bilang kemarin, ada hal penting yang harus aku bicarakan bersama dengan Rika, kau juga ikut sebagai anggota” kata Ilyas pada Nuge.


“kau sudah jarang nongkrong dengan kami Nuge” lanjut Rika meyakinkan Nuge.


Saat itu Nuge sedikit tersinggung dengan nada bicara Ilyas


“kau tahu kan aku sibuk di panggil oleh bu Haspita, makanya aku akan pergi kalau waktunya kosong” kata Nuge pada mereka.


“jadi kau lebih mementingkan Pacarmu itu daripada Sahabatmu sendiri begitu ?” Tanya Ilyas yang mulai kesal.


“Ooii tarik kata-kata itu kembali” balas Nuge yang juga mulai kesal.


Nuge memajui Ilyas dengan perasaan marah. begitupun Ilyas yang tersinggung dengan sikap Nuge


“hoo mau berkelahi ?, ayok sini” kata Ilyas menantang Nuge.


Namun pertengkaran mereka di tahan oleh Rika


“sudahlah Ilyas, kamu juga Nuge. kalian ini bersahabat kenapa mesti bertengkar sih ?” kata Rika menahan Ilyas dan Nuge.


Namun Nuge hanya terdiam dan pergi menuju ke panggilan bu Haspita. Ilyas agak kecewa karena dia merasa di Khianati hanya karena persoalan Cinta.


                                                                                                *****


Di sisi lain, Khaled di hajar oleh Aco karena sampai sekarang pun dia tidak mengetahui kelemahan Ilyas.


“maafkan aku tuan Aco. Tapi mau bagaimana pun, aku memang tidak mendapatkan kelemahannya” balas Khaled yang kesakitan setelah di tendang.


Seketika kawanan Aco yang mencari muka beberapa dari mereka mengkeroyok Khaled


“dasar budak tidak berguna, padahal selama ini kau di biarkan hidup olehnya, kau harus bersyukur” kata salah satu kawanannya.


“cobalah kau berguna, jangan menjadi sampah. Apa kau mau di buang Hah !!!?” lanjut salah satu kawanan Aco yang menyerangnya.


“sudah hentikan tingkah sok kalian itu” kata Aco menghentikan kawanannya.


Dia mendekat ke arah Khaled dan menarik Rambut Khaled yang terkapar di lantai


“bagaimana kalau hari ini kau ajak si Ilyas itu jalan, bagaimana pun caranya. Dan bawa ke tempat yang kami kirimkan lokasinya. Dengan begitu, kami akan mengkeroyoknya bersamaan di sana” kata Aco yang membuat Khaled merinding ketakutan.


"Waduh bagaimana ini, apakah aku harus menghianati kesetiaan mereka ?" gumam Khaled dalam hatinya.


Aco menampar Khaled dan menendangnya hingga kesakitan.


"Kau mendengarkanku kan ?. Sekarang pergilah" kata Aco dengan kesal.


Khaled berdiri dan pergi dari mereka. Di tengah langkahnya, Khaled menangis karena akan menghianati orang sebaik mereka.


"Ilyas... Maaf... maafkan aku... kalau tidak kulakukan ini, aku tidak akan bisa mewujudkan impianku yang selama ini kukejar" kata Khaled bergumam sendirinya.


Khaled terus berjalan dan menuju ke arah Ilyas sesuai titik yang ia tandai lewat kode Linenya.

__ADS_1


__ADS_2