Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 15 (Season 2) : Munculnya Guru BK (Bimbingan Khusus/Keamanan)


__ADS_3

Di Siang hari yang cerah, sebagian Siswa di Sekolah Unggulan Kebangsaan pulang menuju ke rumahnya kecuali yang mempunyai kegiatan Club Ekstrakulikuler. sama dengan halnya Club Perpustakaan Gedung E Setelah menyusun struktur keanggotaan, mereka akhirnya membuat program pekerjaan yang wajib mereka lakukan. Setelah bu Haspita menyedup minumannya dan semua masalah selesai, akhirnya bu Haspita membahas tentang masalah kemarin.


“Ilyas, Nuge masalah kemarin akhirnya Pak Kepala sekolah sudah mengambil tindakan” kata bu Haspita.


Namun Ilyas salah paham atas perkataan itu


“maaf bu, aku tak bermaksud berkata kasar pada Indah saat itu. Aku hanya, mengutarakan apa yang selama ini aku pendam” kata Ilyas curhat.


“eh, tapi ibu nggak menyinggung itu kok” balas bu Haspita binggung.


“lah jadi yang mana dong bu ?” Tanya Nuge yang mengelus punggung Ilyas.


"kok aku malu yaa ?" gumam Ilyas dalam hatinya sampai wajahnya memerah.


“aku membicarakan tentang guru BK” balas bu Haspita tegas .


Seketika Bu Haspita membuat mereka berdua berhenti membaca buku. Suasana Club jadi tegang kecuali Rika yang tidak memahami apa yang mereka bicaraakn menjadi kebingungan.


"Maaf kalau aku lancang tapi, Ibu dan kalian bahas apa yaa ?" tanya Rika penasaran.


mereka bertiga akhirnya menjelaskan paa yang terjadi kemarin saat mereka di panggil kepada kepala Sekolah. Sampai akhirnya Rika memahami kondisi mereka.


"Hmm... begitu yaa..." kata Rika menganggukkan kepalanya.


“aku tidak bermaksud mendukung kalian tapi, cobalah kenakalan kalian kurangi untuk sementara dan aktiflah di Club ini. Agar kalian tidak kena hukuman, akupun akan membicarakan hal ini kepada murid lain” kata bu Haspita menegur.


“memangnya guru BK untuk kelas E sekiller itu bu ?” Tanya Rika penasaran.


Bu haspita menundukkan kepala


“sepertinya kepala sekolah memanggil seorang dari mantan Geng Cakar Naga Merah untuk menjadi guru BK kelas E. ku dengar dia memang sering di jadikan pengawas, satpam, dan lainnya. Jadi aku harap, kalian yang baik-baik untuk sekarang” kata bu Haspita.


Ilyas dan Nuge merasa bersalah dan berkata pada bu Haspita


“ini karena kecerobohan kita yaa ?” kata Nuge.


“maaf telah membuat ibu sampai kerepotan mulai dari sekarang” lanjut Ilyas. “


ini bukan masalah kalian kok. Selama guru BK itu melakukan tugasnya dengan benar, ibu akan mendukungnya. Tapi kalau sampai caranya tidak manusiawi, aku mungkin akan melindungi murid-murid ibu. Lagian, gelar yang di berikan kepadaku The Absolute Teacher harus aku pertanggung jawabkan” kata Bu Haspita.


Mendengar perkataan bu Haspita membuat mereka legah dan cukup meyakinkan tetapi, begitu mengejutkannya. Baru saja mereka membahasnya, di jam pelajaran ke 3,  guru BK itu sudah datang dan memperkenalkan diri. Dia terlihat ganas dengan badan yang besar bahkan sedikit bekas luka goresan di wajahnya. Namun, sesuatu hal yang membuatnya lucu disaat dia memperkenalkan diri terjadi


“namaku adalah Wahyu. Aku biasanya di panggil Ayu, dan saya bertugas sebagai guru BK kalian di kelas E. salam kenal” kata guru Bk memperkenalkan diri.


Abang tidak sengaja menahan tawa dan di ketahui sama guru BK. Pak Ayu langsung mendekati dan menamparnya dengan buku tebal.

__ADS_1


“WOOEE !!!” bentak Nuge kesal.


Bentakan itu membuat pak Ayu mendekat.


“kenapa ?. kau tidak menerima perbuatan ini ?” Tanya pak Ayu dengan sombongnya.


“saya tau pak, menertawakan tidaklah sopan. Dan saya tau anda adalah guru BK. Tapi, tidak sepantasnya temanku mendapatkan tamparan sekeras itu” balas Nuge kesal.


“kaupun saya tampar kalau tidak sopan” kata pak Ayu dan mengayungkan buku tebal itu.


Tapi, serangannya di tahan oleh Ilyas menggunakan satu tangan. Pak Ayu terkejut karena Ilyas mampu menahan serangan itu tampa membuat tangannya mundur sedikit pun.


“maaf pak, kami hanya tidak biasa melihat hal seperti ini makanya, kami kecoplosan” kata Ilyas dengan sopannya.


“aibo, apa yang….” Kata Nuge yang belum sampai tiba-tiba di paksakan tunduk dengan Ilyas secara bersamaan.


“Nuge, kau ingat apa yang di katakana bu Haspita untuk menahan diri kan” bisik Ilyas sambil menundukkan kepala.


“maafkan kami berdua pak, kami tak akan melakukan tindakan kami lagi” lanjut Ilyas dan Nuge menundukkan kepala.


Guru Bk itu tersenyum kepada mereka berdua atas tindakannya


“baguslah kalau kalian mengerti” kata Pak Ayu lalu meninggalkan kelas.


"aku tahu kau sedang kesal Nuge. tapi, cobaalh untuk tenang" kata ilyas menenangkan Nuge.


"sebaiknya kau tetap disisiku menahan amarahku Aiboo.. kalau tidak, mungkin aku akan hilang kendali" kata Nuge dengan kesalnya.


"aku memang benci pembullian tapi, aku paling benci kalau orang dewasa melakukan kekerasan dan berlindung dari kata pendidikan" lanjut Nuge semakin kesal.


                                                                                            *****


Sore hari mulai menampakkan dirinya. sebelum Lonceng berbunyi,  Ilyas, Nuge, dan Rika berkumpul di perpustakaan sambil menyedup minuman hangat dan cemilan Yakisoba Asam Cuka, serta membaca buku.


“naahh Rikka, bagaimana pendapatmu tentang guru BK itu ?, maksudku pak Ayu” kata Nuge bertanya.


Tapi dia di abaikan oleh Rika dan tetap membaca buka.


“Ooii Kaichou (ketua) Rikka. Aku bertanya padamu lho” lanjut Nuge mulai kesal.


Lalu Rika menatap Nuge


“Kaichou dalam bahasa jepang berarti pemimpin atau ketua, yaa terima kasih atas panggilan itu. Tapi namaku Rika, bukan Rikka” balas Rika pada Nuge.


“ehhh nggak ada bedanya kok. Aku memanggilmu Rikka karena itu mirip nama Heroine (Pemeran Bintang Wanita) di Anime-anime jejepangan gitu. Jadinya aku panggil gitu aja” kata Nuge memuji Rika.

__ADS_1


“tapi aku merasa tidak terpuji. Dan juga, hentikan nonton kartun begitu, kau itu sudah SMA lho. Sebentar lagi kita juga naik kelas 2 SMA” balas Rika kepada Nuge.


Perkataannya itu membuat Nuge semakin kesal sambil berkata


“Haaahhh !!!!?. maksudmu anime itu tontonan bocah gitu ?” kata Nuge sambil berdiri kesal.


“kalau bukan tontonan untuk anak-anak terus apa ?” Tanya Rika pada Nuge mengejek.


“Ilyas aja nonton anime tuh. Kemarin aku berikan dia anime beberapa episode dan dia menyukainya” kata Nuge membela diri.


“aku tidak peduli tentang hal yang kalian pertengkarkan” kata Ilyas sambil membaca buku.


“sudah kuduga Cuma tontonan anak-anak” kata Rika sambil membaca buku.


“kalau begitu besok hari minggu kalian bertiga datanglah ke rumahku. Aku akan memberikan kalian tontonan Anime dewasa agar pikiranmu itu berubah” kata Nuge menantang.


“memangnya anime seperti apa yang ingin kau tontonkan pada kami ?” Tanya Rika menatap bingung ke arah Nuge.


“aku akan tontonkan kalian High Sch*ol of the De*d animenya tentang virus Zombie, H*hg School D*D animenya


tentang iblis gitu, dan terakhir Boku No P*co Academia itu anime tent..” kata Nuge yang perkataannya belum selesai


Ilyas langsung duduk di samping Rika menghindari Nuge.


Melihat Ilyas pindah posisi duduk membuat Rika terkejut dan dan Nuge berhenti bicara.


“A.. Aibo ?. Ke-kenapa kau pindah tempat ?” kata Nuge yang perasaannya tidak enak.


“tak disangka kau mempunyai anime bejat itu” kata Ilyas yang membuat Nuge sadar.


“ti.. tidak kawan. Aku aja baru mau mendownload Anime itu agar Rikka sadar bahwa anime itu bukan untuk anak-anak !!!” kata Nuge panik.


“anime yang mana sih Ilyas ?” Tanya Rikka penasaran.


“Boku no P*co Academia” kata Ilyas pada Rika.


“memangnya itu anime tentang apa ?” Tanya Rika semakin penasaran.


Ilyas membisikkan ke telinga yang membuat wajah Rikka kemerahan dan seketika pura-pura membaca menutup wajahnya.


“Nu.. Nuge mesum…” kata Rikka yang ikutan salah paham.


Perbuatan mereka membuat Nuge ber’urat tinggi karena sudah berada di puncak kekesalan.


“KALIAN SALAH PAHAAAMMM !!!!” teriak Nuge kesal.

__ADS_1


__ADS_2