
Keesokan harinya, Andi dan bawahannya mulai mengatur rencana untuk menjatuhkan One Eagle.
“baiklah para bawahanku. Hari ini kita akan menyerang mereka karena telah meremehkan Tri Mutri. Mereka lupa siapa yang kuat diantara Tri Mutri itu adalah kita Faksi Singa !!!. Para Pion, kau hancurkan perpustakaan mereka. Sedangkan kau Peluncur, Benteng, dan kuda, kalian tinggal di kelas. Dan aku akan menunggu kalian di Gym bersama mentri. Akan ku siapkan serum penguat yang lebih kuat daripada sebelumnya saat kalian berhasil” kata Andi yang duduk memerintahkan mereka.
“Baik King Andi !!!” serentak bawahannya teriak.
"Baiklah kalau begitu, kita persiapkan saat lonceng waktu untuk Club Ekstrakulikuler berbunyi” kata Andi mempersiapkan diri.
Saat lonceng berbunyi waktu untuk Club Ekstrakulikuler berbunyi,Ilyas bersiap pergi ke kantin setelah jam pelajaran selesai.
“aku akan beli Yakisoba di kantin. Kau punya rencana membawa bu Haspita di Club bukan untuk mengajari kita ?” Tanya Ilyas pada Nuge.
“iyadong, pasti kubawa” balas Nuge tersenyum salah tingkah.
“ingat, jangan pacaran kalau sampai di sana. Niat kita mau belajar lho Nuge” balas Ilyas kesal.
Di sisi lain Khaled mencoba mencari informasi Andi lebih dalam, dan Rika menyajikan minuman hangat.
“mereka lama sekali yaa ?” Tanya Khaled penasaran.
“biasanya kan Ilyas dan Nuge memang agak lama karena beli Yakisoba dulu. Tapi kali ini dia membawa bu Haspita untuk mengajari kita untuk persiapan Ujian” balas Rika menyajikan secangkir di meja Khaled.
Saat pintu perpustakaan di ketuk-ketuk, mereka salah paham mengira Nuge yang datang.
"akhirnya mereka datang" kata Khaled dan membuka pintu.
Dan ternyata, yang datang adalah murid kelas 3E yang penuh dengan keringat. Seketika Khaled menutup laptop dan memberikannya pada Rika.
“lindungi benda itu apapun yang terjadi !!!” kata Khaled dan mencoba mendorong mereka.
Para pion Andi membongkar seluruh lemari yang ada di sana. Saat Rika mencoba untuk kabur, dia di halangi oleh pion Andi.
“Rikaa !!!!” teriak Khaled memukul wajah pion yang menghalangi Rika.
Namun pintu masuk di kunci dari dalam. Sehingga Khaled memasukkan Rika dalam lemari panjang dan melindunginya
“Database-Sama !!!. apa yang kau lakukan !!!?. keluarkan aku !!!” teriak Rika saat lemarinya di kuncikan dari luar.
“Maaf Rika, aku sudah berjanji padanya untuk melindungimu saat mereka tidak ada. Aku akan melmnjadi tankmu sekarang. dan juga, terima kasih di hari itu...” balas Khaled yang mulai bergetaran.
Khaled mengingat kejadian saat Rika mencoba menenangkan Khaled.
"Ilyas memasukkanku dalam One Eagle. aku tidak tahu apakah aku bisa berguna atau tidak" kata Khaled.
"kau memikirkan itu ?" tanya Rika.
"mau bagaimana lagi kan ?. aku pernah menghianati kalian tapi kalian masih tetap menerimaku" balas Khaled merendahkan dirinya.
Rika mengelus kepala Khaled sampai rambutnya berantakan.
"kamu ini imut banget sih. kamu kira Ilyas dan lainnya akan peduli ?" tanya Rika.
Khaled melihat ke arah Rika yang sedang tersenyum padanya.
"jangankan mereka, aku pun tidak peduli dengan masa lalumu. yang terpenting itu yang sekarang dan kedepannya" lanjut Rika meyakinkan Khaled.
"kau tau, tidak ada manusia yang tidak pernah melakukan kesalahan termasuk aku, Ilyas, dan Nuge. kita hanya berusaha menjadi lebih baik" kata Rika yang masih mendukungnya.
"dan itu juga berlaku untukmu, karena kau cuma manusia biasa seperti kami yang mampu tersenyum" kata Rika sambil membentuk mulut Khaled jadi tersenyum.
__ADS_1
"kau benar-benar baik yaa Rika, seperti seorang dewi aku sangat menghormatimu" kata Khaled yang membuat Rika tersipu malu.
"jangan katakan hal-hal aneh, maaf aku hanya menyukai Ilyas lho" balas Rika.
"aku tahu itu. tapi, aku mengatakan itu karena aku menghormatimu. bukan mencintaimu" kata Khaled dan tersenyum polos.
"Rasanya kok aku seperti di tolak yaa ?" tanya Rika Saat kejadian itu.
tapi seketika Khaled sadar saat mendengar perkataan dari pasukan Faksi Singa.
“hooo lihat, Chibi ini menjadi sok keren di hadapan wanita dan melindunginya” kata salah satu pion dan mereka menertawakan Khaled.
aku tahu aku memang lemah. Tapi bagaimana caranya aku kabur ?.
Tidak...., JANGAN KABUR !!!!.
bisakah aku melawan mereka ?.
HADAPI SAJA !!!.
akan ku tahan mereka di sini sampai mereka berdua datang.
JANGAN HARAPKAN MEREKA !!!!, KAU ADALAH DATABASE-SAMA !!!!, ANGGOTA GENG ONE EAGLE !!!
Gumam Khaled dalam hatinya tidak karuan dan memasang penutup kepala Switernya. Semua orang terkejut saat melihat topeng itu terpasang secara otomatis.
“Jangan remehkan aku, Aku adalah Database-Sama, anggota One Eagle !!!. INGAT ITU !!!” bentak Khaled membuat mereka marah.
“SERANG CULUN INI !!!!” teriak komando para Pion.
Khaled menghajar mereka satu persatu dengan Stick Bat. Latihannya membuahkan hasil walau begitu, dia tidak bisa menangkis serangan secara membabi buta.
Khaled berlari teriak dan menghajar mereka satu-satu.
"MAJU SINI KALIAN SEMUAAAA !!!!" teriak Khaled melawan.
Beberapa waktu telah berlalu, Nuge dan bu Haspita heran saat pintu perpustakaannya tertutup.
"heh, orang-orang tidak ada ?” Tanya Nuge sambil mengetuk-ngetuk.
Rika yang sadar akan hal itu langsung teriak di balik lemari dengan suara yang kecil.
“Tolong kami NUUUGEEEE !!!!” teriak Rika ketakutan.
Nuge dan bu Haspita terkejut saat mendengar suara Rika ketakutan.
“RIKAA BUKA PINTUNYAA !!!” teriak bu Haspita.
“Haspita, minggir !!!!” bentak Nuge mengambil momentum dan melompat sambil menendang pintu hingga rusak.
Saat Nuge masuk, betapa terkejutnya dia saat melihat Database-Sama berdiri dengan kaki yang bergetar telah menumbangkan seluruh Pion Andi yang tidak sadarkan diri lagi.
Nuge benar-benar tidak bisa berbicara melihat semua itu dan berlari menangkap Khaled yang akhirnya tumbang
“Database-Sama !!!. bertahanlah !!!” kata Nuge.
Lalu bu Haspita mengeluarkan Rika yang menangis memeluk bu Haspita.
“aku sudah melindungi Rika kan ?. anggap saja… ini balas budi… karena telah menerimaku dengan tulus… ternyata aku kuat melawan pion-pion Andi..” kata Khaled yang penuh dengan luka.
__ADS_1
"Khaledd... Hikss...." kata Rika menghampiri Khaled menangis memegang tangannya.
"Dewiku, jangan menangis..." bala Khaled menenangkan Rika.
Ilyas yang baru datang menjatuhkan kantongan yang penuh dengan Yakisoba
“ada apa ini ?. kenapa semuanya berantakan ?” Tanya Ilyas yang syok melihat Khaled penuh luka dan Rika yang menangis.
Seketika dia mengingat kejadian saat kasus Awwing dan Indah.
“Andi… bajingan itu yang telah menyerang mereka. Database-Sama melindungi Rika semampunya” kata Nuge yang mulai geram dan berdiri.
Ilyas yang benar-benar kesal karena tingkahnya memukul tembok hingga retak
“IKUZOOO AIBOOO !!!! (ayo pergi kawan !!!)” teriak Ilyas dan pergi meninggalkan perpustakaan.
Begitupun dengan Nuge mengikuti Ilyas.
“Anak-anak, tunggu...” kata bu Haspita yang mencoba menghentikan mereka.
Namun Rika menghentikannya dan berkata
“bu.. hiks.. tolong Khaled bu..” kata Rika sambil menangis.
Ilyas dan Nuge menaiki lantai kelas 3, terlihat 3 orang sudah menunggunya saat sampai di sana.
“heee jadi beneran gagal yaa ?” kata Peluncur dari Faksi Singa.
“jadi, coba katakan kenapa pakaian kalian masih bersih ?” Tanya Kuda dari Faksi singa.
“aku dapat telepon, para pion hanya menghadapi orang lemah di sana. Bukan mereka” balas benteng dari Faksi Singa.
Nuge berlari dan mengambil posisi menendang. Namun, serangannya di tahan oleh orang dari faksi singa yang di gelari benteng. Ilyas berlari dan mendekati si benteng dan mengambil posisi kuda-kuda
“Jeet Kune Do, Pukulan satu Inci 50% !!!!” kata Ilyas dan memukul hingga si benteng itu terlempar dan mengenai tembok sampai retak.
Kedua pengikut Andi terkejut dan pertengkaran mereka membuat kelas 3 yang di kelas keluar melihat mereka
“Berani sekali kau menyerang teman-teman kami saat kami tidak ada” kata Ilyas yang geram.
“akan kami ratakan Faksi Singa sekarang juga !!!” bentak Nuge lalu menyerang mereka. *****
Di sisi lain, Khaled yang di bawa ke UKS akhirnya beristirahat. Bu Haspita dan Rika diam dan canggung.
“kenapa sih kalian harus bertengkar terus ?. apakah semuanya harus di selesaikan dengan seperti itu ?, kalian adalah pelajar tapi malah membentuk sebuah Geng” kata bu Haspita yang khawatir.
“kami tidak sama dengan mereka bu. Kami bahkan tenang saja tanpa mengusik siapapun. Kami membentuk team ini agar kita bisa melindungi satu sama lain. Bukan untuk menyombongkan diri bahwa kami adalah orang terkuat" kata Rika pada bu Hasita.
"Makanya mereka maju bukan untuk sekedar eksekusi. Tapi mereka ingin menyampaikan bahwa kami tidak mau di usik saat belajar” lanjut Rika pada bu Haspita.
Ilyas dan Nuge masih melanjutkan pertarungan mereka di kelas itu sampai membuat kelas 3 lainnya diam dan tidak berani membantu Faksi Singa.
"Kedua anak kelas 1 itu benar-benar kuat" kata salah satu murid kelas 3 yang melihatnya.
"Iya, mereka mengakui dirinya elang. tapi melihatnya sekarang malah kebalikannya. mereka bukan Elang, melainkan Iblis berkulit manusia" lanjut murid kelas 3 yang melihat pertarungan mereka.
\*\*\*\*\*
Instagram : hackbae2022
__ADS_1
Facebook : HackBae