Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 41 (Season 2) : Member Baru


__ADS_3

Ujian akhirnya di mulai. Mereka semua memperhatikan soal Ujiannya. Ternyata, Kisi-kisi kemarin berbeda dengan soal yang di siapkan. Sebenarnya sama namun, kisi-kisi kemarin ternyata membuat seluruh murid sedikit terkeco.


“Sudah kuduga, Kisi-kisi itu mengeco kita para murid untuk berpikir lebih keras. Ku akui kalian memang hebat para guru !!!” gumam Ilyas dalam hatrinya lalu menulis jawabannya.


Selama Ujian kali ini Rika keluar duluan sebelum Ilyas. Bahkan Lonceng waktu ujian selesai berbunyi, Ilyas masih tetap saja menulis. Semua Murid dari kelas Umum mulai menertawakan Ilyas.


“Ilyas, lonceng waktu Ujian sudah selesai. Kumpul kertasmu sekarang” kata pengawas ujian.


“Sebentar lagi pak” kata Ilyas sambil menulis.


“tapi waktu Ujian sudah habis. Memangnya sebanyak apa yang kau tulis ?” Tanya pengawas meremehkan Ilyas.


Setelah itu, Ilyas menyelesaikan jawabannya dan menaikkan 10 kertas sekaligus pada pengawas. “maaf saya terlambat pak” kata Ilyas mengejutkan Pengawas.


Bahkan,para Murid juga terkejut karena Ilyas memberikan kertas sebanyak itu.


“bagaimana bisa kau menjawab sebanyak ini ?” Tanya Pengawas Ujian terkejud.


“aku mengutip jawabannya di beberapa buku lain. Karena para pengawas sebelumnya menegurku karena tidak menulis kutipannya, setiap jawaban sudah ku tulis judul buku, halaman, dan terbitannya sesuai arahan para guru dan pengawas di kantor guru sebelumnya” balas Ilyas pada pengawas itu.


Pengawas ujian itu memeriksa kertas ujian Ilyas berkali-kali dan membuat Pengawas itu terkejut.


"Aku tidak bermaksud memujimu tapi, Jawabanmu setara dengan tugas Kuliah dan Proposal Skripsi. Sepertinya, ini bisa di teliti lebih lanjut menjadi Skripsi Perkuliahan" kata pengawas itu terkejut.


"HEEEEEEE..... !!!!!!!!????" teriak seluruh Siswa yang terkejut mendengar Respon dari Pengawas Ujian tersebut.


"Hee.... yang benner pak ?" tanya Ilyas tersipu malu menggosok kepala di bagian belakangnya.


“mungkinkah kau mendapatkan kisi-kisi yang di sebarkan kemarin ?” Tanya Pengawas itu mencurigai Ilyas.


Mendengar ungkapan Pengawas itu membuat Ilyas tersenyum jahat di depan pengawas


“Lho heee…. Memangnya ada yaa pak kisi-kisi yang di sebarkan semalam ?. kok aku baru tahu ?” Tanya Ilyas dengan nada yang mengejek.


Pengawas itu diam mendengar pertanyaan Ilyas sambil menahan malu. Bahkan jam kedua Ujian pun Ilyas menjawab begitu banyak pertanyaan sampai 12 kertas. Padahal, Murid kelas A yang terpintar pun Cuma menjawab sebanyak 3 kertas karena tidak mau kalah dengan Ilyas. Karena kebetulan, mereka berada di ruangan yang sama.


Saat Ujian hari ini selesai maka seluruh Ujian mata pelajaran mereka akhirnya juga selesai. Seperti biasa, karena para guru mencurigai Ilyas maka lagi-lagi dia di panggil ke ruangan guru untuk ujian lisan. Bahkan karena ujiannya yang begitu kompleks, para guru meminta membawa kutipannya besok karena Ilyas tidak membawanya hari ini.


Setelah keluar dari kantor guru, Ilyas merentangkan tangan dan menghela nafas dengan berat.


“akhirnya selesai Juga. 3 hari lagi hasil Ujian akan di keluarkan di mading dan penerimaan rapor. Aku tidak sabaarr…” kata Ilyas.


Lalu teman-teman mereka yang lain khawatir menghampiri Ilyas


“memangnya kamu yakin bisa mendapatkan nilai yang setara dengan Kelas A ?. kalau tidak, kita tidak akan di buatkan kantin di lantai 1 gedung kelas E lho” kata Nuge khawatir.


“yaahh setidaknya kita sudah berusaha, kan Ilyas ?” Tanya Rika sambil menepuk punggung Nuge.


“yaa… kita sudah berusaha” balas Ilyas legah.


Lagi-lagi kelas Umum yang tidak terima datang menghina mereka.


“heh, bersenang-senanglah kalian hari ini. Karena saat Rangking sudah di temple di mading, kalian pasti


akan menangis”.


“jangan begitu, mereka kan sudah berusaha sebaik mungkin. Walaupun pasti dapat nilai rendah sih”.


“entah apa yang kau tulis di kertas sebanyak itu, mungkin kamu melakukannya hanya karena sok padahal tulisanmu besar dan jelek makanya membutuhkan banyak kertas”.


“bwahahhaahahaahhaa….. !!!!” kata murid kelas umum yang mengejek mereka lalu pergi.


Ilyas dan teman-temannya malah menatap mereka dengan tatapan Ilfil karena ini tidak ada henti-hentinya.


“mereka kenapa sih ?. mengejek mulu ?” Tanya Rika kesal.


“entahlah, mungkin mereka lapar” balas Nuge yang juga kesal.


“membahas tentang lapar, rasanya juga lapar. Kita makan bakso di kantin yuk ?” ajak Khaled yang membuat Ilyas dan Nuge terkejut.


“kita melupakannya…” kata Ilyas sambil menundukkan badannya.


“karena Ujian, kita bahkan melupakan sesuatu yang penting” lanjut Nuge mengepalkan tangannya sambil menangis.


Khaled dan Rika bingung dengan apa yang mereka berdua bicarakan.

__ADS_1


“apa yang kalian bicarakan ?” Tanya Khaled yang penasaran.


Namun Rika tiba-tiba terkejut


“Mungkinkah !!!?” kata Rika terkejut.


“YAKISOBA ASAM MANEEESSSS !!!!” teriak Ilyas dan Nuge sambil berlari ke Kantin Umum.


“Sudah kuduga… itu yang mereka pikirkan” kata Rika yang menatap Ilfil juga pada Ilyas dan Nuge.


“Haaahhh…. Dasar mereka berdua mengejutkanku saja” balas Khaled legah.


“jadi, apa kita mengikuti mereka juga ?” Tanya Khaled pada Rika.


“ahh tunggu sebentar, aku ingin mengundang temanku juga lewat Line” balas Rika yang membuat Khaled


terkejut.


“Heh ?. kau punya teman selain kita ?. Sejak kapan ?” Tanya Khaled terkejut.


“aku kesal lho Database-Sama mendengar pertanyaanmu. Kau kira aku sengenes itu ?” balas Rika kembali bertanya dengan perasaan Kesal.


Betapa terkejutnya Khaled, Nuge, dan Ilyas saat duduk di meja makan kantin melihat Indah dan Melly yang duduk bersampingan di dekat Rika.


“apa maksudnya ini Rika ?” Tanya Nuge kebingungan.


“akan ku perkenalkan. Yang ini namanya Indah, yang ini namanya Melly” balas Rika memperkenalkan diri.


“AKU TAHU KOK !!!. lagian dia mantan teman sekelasku di kelas A” balas Ilyas membentak.


“maksud kami kenapa kamu mengajak mereka ?” Tanya Khaled penasaran.


“aku kan dah bilang, dia itu teman-temanku. Sekalian setelah kita naik kelas nanti, akan ku urus formulir pendaftaran mereka sebagai anggota Pustakawan kelas E” kata Rika menjelaskan.


“HAAAHHH !!!?. MANA BISA BEGITU !!!” Tanya Ilyas yang semakin kesal.


Indah memegang Roknya sambil menundukkan kepala.


“ternyata memang tidak bisa yaa ?” balas Indah dengan nada yang pelan.


“yaa, selama ini pasti Rika kesepian karena menjadi perempuan sendiri sebagai anggota” lanjut Khaled menjelaskan.


“yaa, dia tetap perempuan yang mempunyai isi hati yang tidak bisa di bagikan ke kita” balas Nuge membenarkan.


Mendengar hal itu dari teman-temannya, Ilyas menghembuskan nafasnya dan melihat ke arah Indah.


“mau bagaimana lagi, tapi memangnya guru mengizinkan ?” Tanya Ilyas.


“ahh kalau itu aku dengar tidak ada batasan untuk membentuk sebuah Club. Sekalipun murid kelas dari kelas umum dan kelas Khusus di gabungkan dalam 1 Club” kata Melly yang akhirnya bicara.


“lama nggak ketemu Melly, aku tidak tahu ternyata kau seantusias itu” kata Ilyas pada Melly.


Tiba-tiba dia menundukkan kepala


“tidak, hanya saja aku ingin menebus kesalahanku. Dari awal, aku bahkan menjauhimu agar aku tidak ikut dengan masalahmu. Dan juga aku menghalangi Indah agar dia tidak terjerumus dengan masalahmu. Tapi pada akhirnya, aku tak bisa melindunginya. Aku ingin menebus kesalahanku agar kalian berbaikan seperti dulu. Karena itulah maafkan aku Ilyas” kata Melly sambil menundukkan kepala.


“semuanya sudah terlambat, mau kau potong jarimu atau melakukan Sappuku (tradisi Jepang menusuk dan merobek perut dengan pisau untuk menanggung malu) sekalipun semuanya tidak akan berubah, karena semuanya sudah berlalu” kata Ilyas sambil memegang tangannya.


 Seuanya menundukkan kepala saat Ilyas mengatakan hal itu...


“tapi, Alt + Ctrl + Delete. Semuanya bisa kita mulai dari awal. Karena itu kedepannya, aku mohon bantuannya” lanjut Ilyas menerima Melly dan Indah.


Semuanya akhirnya senang kecuali Rika yang sedikit jengkel


“Ooii, ketuanya aku lho” kata Rika kesal.


“Bodoamat, siapa suruh lambat respon” balas Ilyas mengejek.


“apaan dah” kata Rika semakin kesal.


Melihat hal itu, Indah tidak mau kalah dan berkata pada Ilyas


“terima kasih Ilyas, aku juga mohon bantuannya” kata Indah sambil tersenyum pada Ilyas.


Belum selesai perbincangan mereka, Ilyas teringat sesuatu lalu mengungkapkannya.

__ADS_1


“aku lupa menyampaikan sesuatu padamu Indah dan Melly” kata Ilyas pada mereka berdua.


“apa itu ?” Tanya mereka berdua serentak.


“aku sudah bilang Ilyas, aku ketuanya” kata Rika yang masih jengkel.


“Rika, kali ini aku serius pada mereka” balas Ilyas melihat tajam ke arah Rika.


“Baik…” kata Rika dengan wajah cemberut.


“aku bisa menerima kalian sebagai anggota Club Pustakawan. Tapi tidak dengan One Eagle” kata Ilyas tegas.


“Heh !!?. kok gitu sih !!?. nggak adil dong” bentak Rika membela Indah dan Melly.


“seandainya kau tidak keras kepala sebenarnya aku ingin mengeluarkanmu dari One Eagle sekalipun setelahnya kau mengusir kami dari Club ini” balas Ilyas tegas.


“aku.. selamanya tidak bisa melindungimu Rika. Aku selalu gagal melindungi orang yang ku sayangi. One Eagle terlalu bahaya untukmu, bahkan untuk mereka berdua” lanjut Ilyas tegas.


Mendengar hal itu, Rika tidak menerimanya


“tapi, selama ini aku belajar Silat lho Ilyas. Sini, aku bahkan bisa mencobakan kunci-kuncinya padamu” kata Rika membujuk Ilyas.


“Rika… aku bahkan setuju dengan apa yang di katakana oleh Ilyas. Kita tak bisa melibatkan orang biasa lebih jauh daripada ini. Kalau tidak, kejadian seperti kemarin akan terulang lagi, lagi dan lagi” lanjut Nuge menegur Rika.


“kondisimu itu adalah terlanjur Rika, makanya Ilyas membiarkanmu dan kami bertiga akan berusaha melindungimu. Apalagi kau belajar Silat, itu akan semakin memudahkan kami karena dirimu bukan sosok perempuan yang lemah seperti kemarin” lanjut Khaled juga menegur Rika.


“tapi, naluri kami sebagai Pria tidak bisa berbohong. Saat terjadi apa-apa pada dirimu, kami akan bergerak dengan sendirinya untuk melindungimu” Lanjut Khaled masih menegur Rika.


Mendengar hal itu, Indah berdiri dan berkata pada mereka.


“aku membenarkan apa yang di katakana oleh Ilyas, Khaled, dan Nuge. Kami tidak akan bergabung kok. Karena kalau kami bergabung di One Eagle, kami hanya menghambatmu. Bahkan menjadi anggota Pustakawan saja, itu termasuk membuat kami menjadi sebagai beban karena Club Perpustakaan saling terhubung dengan One Eagle” balas Indah membenarkan.


“Maaf  kalau ke depannya kami akan menjadi beban tapi, aku akan menjadi Indah yang sama seperti dulu padamu. Indah yang akan selalu mendukungmu sekalipun dari jauh” lanjut Indah menunduk pada Ilyas.


Tapi Ilyas menanggapinya dengan biasa saja sambil menatapnya.


“aku ingatkan indah, jangan berharap lagi. Aku bilang kita mulai dari awal kembali. Bukan berarti, kita masih Pacaran. Kita hanya sebatas teman, tidak lebih” kata Ilyas tegas.


Indah meminum teh dinginnya lalu berkata padanya


“yaahh mulai dari teman. Tapi lambat laun nanti aku bisa merebut hatimu kembali kok agar kau kembali jadi pacarku” balas Indah sambil tersenyum.


Semua orang terkejut mendengarkan perkataan Indah.


“Heehh !!!. enak saja, mantan yaa mantan aja” kata Rika kesal.


“Ara.. aku kira kita ini Rival untuk memperebutkan Ilyas. Kita sudah janji kan Rika ?” balas Indah sambil tersenyum


Rika sangat terkejut mendengar balasan dari Indah. Lalu akhirnya dia senyum penuh dendam


“Hee…. Gitu yaa ?. kalau begitu kita bisa menentukan siapa yang akan di sukai oleh Ilyas” kata Rika menantang.


“Kamu jual, aku yang Beli” balas Indah menantang.


Melihat hal itu, Ilyas malah risih pada mereka berdua dan bertanya pada Melly


“memangnya perempuan seperti ini yaa kalau ketemu sama sesama kaumnya ?. perasaan Indah dan Rika tidak begini-begini amat” Tanya Ilyas pada Melly.


“Hahhh.. kamunya sih yang nggak peka-peka. Makanya kamu pilih aja antara mereka berdua” balas Melly kecewa.


“nggaklah. Ngapain buang-buang waktu pada mereka untuk pacaran ?. lebih baik aku melakukan kegiatan lain” kata Ilyas yang sedikit jengkel.


“Itulah yang membuatmu tidak peka Ilyas” balas Melly.


Sedangkan Khaled dan Nuge Cuma meminum teh dinginnya dengan sedotan sambil melihat mereka


“ternyata nggak enak yaa jadi obat nyamuk Database-Sama ?” Tanya Nuge.


“mau bagaimana lagi, nikmati saja tontonan ini” balas Khaled singkat.


...****...


Facebook : HackBae


Instagram : hackbae2022

__ADS_1


__ADS_2