Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 2 (Season 2) : Sekolah Elite rasa Penjara


__ADS_3

Kehidupan Ilyas normal sampai suatu ketika dia sudah muak dengan teman sekelasnya bernama Awwing yang sering menindas teman sekelasanya yang lemah bernama Bagus.Awwing membullinya di depan teman sekelasnya Setiap hari, berhari-hari dan Bagus tidak melawan sedikit pun. seua orang di kelas itu Diam dan menganggap hal itu tidak terjadi bahkan Ilyas dan Indah sekalipun karena menghindari masalah. Suatu ketika, Ilyas yang tidak tahan karena setiap hari memandang perbuatannya itu.


“ooii, apa kau tidak bosan melakukan hal yang sama terus seperti itu ?. aku bahkan muak melihat tindakan kalian yang sok jagoan” kata Ilyas mengejek mereka.


Indah yang mendengar perkataan Ilyas itu sangat terkejut begitupun dengan Awwing dengan kesalnya dia melepas Bagus dari cengkramannya lalu mendekati Ilyas.


“hoo terima kasih atas sarannya sok jagoan. Apa kau mau terlihat keren di hadapan pacarmu Indah ?” kata Awwing mengejek Ilyas


kawanan Awwing tertawa ketika Ilyas di ejek di hadapan Awwing. Ilyas yang marah berdiri dan membuat Awwing menatapnya dengan tajam.


“ada apa ?. kau mau melawanku ?” kata Awwing.


Tiba-tiba salah satu temannya menendang Ilyas dari belakang hingga dia terjatuh. Indah berusaha menolongnya namun salah satu temannya bernama Melly menghentikan Indah


“Indah, jangan ikut campur. Kau akan kena masalah kalau berhadapan dengan Awwing” kata Melly.


Ilyas yang kesakitan di angkat oleh kawanan Awwing dan di seret


“bawa dia ke roff top bersama budak tau diri kita itu. Kita akan menghanjarnya habis habisan. Dan juga karena saran Ilyas, akan seru rasanya kalau ayah si budak di tempat kerja ayahku yang menjadi maneger di pecatkan ?” kata Awwing pada Ilyas dan Bagus mengancamnya.


Ilyas dan Bagus di seret ke Rofftop saat guru tidak ada dan membawanya ke Roff top hingga mereka di hajar habis-habisan.


                                                                                                ...*****...


Sore hari tiba, Ilyas dan Bagus akhirnya sadar setelah di hajar habis-habisan oleh kawanan Awwing.


“kenapa ?. kenapa kau menolongku dasar bodoh ?” kata Bagus yang kesal.


“kau di hajar habis-habisan, yakin kau tinggal diam saja seperti itu ?” balas Ilyas dengan tenang.


Bagus berdiri dan menarik kerah ilyas dan mengangkatnya


“SEMUA KARENA SALAHMU !!!!” teriaknya.


“padahal selama ini aku bertahan agar ayahku bisa tetap bekerja di tempat si brengsek itu bekerja, padahal selama ini aku diam agar aku bisa sekolah di sini tampa membuat ayahku tersiksa, Semua salahmu. Kau kira aku lemah hah ?. aku bisa saja menghajar si sialan itu tapi tidak kulakukan demi Ayahku !!!. Kau cerdas tapi tidak punya otak untuk berpikir !!!!” bentak Bagus hingga menangis.


Bagus melepas cengkramannya dan mendorong Ilyas hingga terjatuh. melihat ekspresi Bagus, Ilyas sangat terkejut karena baru mengalami hal yang baru seperti ini. Lonceng berbunyi tanda waktu sekolah mau tutup. Ilyas jalan sempoyongan penuh dengan luka menuju keluar gerbang sekolah. Di luar ternyata Indah sudah menunggu Ilyas.


“Ilyas kau tidak apa-apa ?” Tanya Indah khawatir


Namun Ilyas tidak melirik sedikit pun pada Indah. dia tak mempedulikannya lalu melewatinya begitu saja.


                                                                                                ...*****...

__ADS_1


Ketika sampai di rumah, ibu Ilyas begitu terkejut dan meneriaki pembantunya


“Mpoo… Mpooo… bawa obat nyeri sekarang, Ilyas sedang terluka” kata Ibu Ilyas khawatir.


“baik Nyonya” balas pembantunya yang ikut panik.


Seketika ayahnya lewat dan menghentikan pembantunya


“kalau kau membantunya aku akan memecatmu Mpo minang” kata Ayah Ilyas mengancam pembantunya.


“apa maksudmu ?, anak kita terluka dan kau membiarkannya begitu saja !!!?” kata ibunya marah.


“itu adalah pilihannya. Biarkan dia mengobati dirinya sendiri, dia sendiri yang ingin tidak di manjakan bukan begitu Ilyas ?” kata ayahnya menatap ke ilyas


Ilyas begitu marah dan meninggalkan oragtuanya menuju ke kamarnya.


Saat sampai di kamar, Layla sudah duduk di depan tv Ilyas sambil memainkan Konsol Game kakaknya itu.


“kau bertengkar lagi dengan ayah dasar kakak bodoh, cepat cuci lukamu lalu kita main game bersama agar kau terhibur sedikit” kata Layla yang mengajak kakaknya.


Ilyas awalnya bingung tapi mendengar perkataan adiknya, Ilyas tersenyum dan mengelus kepala adiknya


“apa yang kau lakukan dasar kakak bodoh, menjijikkan tau !!!!” lanjut Layla membentak Ilyas.


                                                                                            ...*****...


Di jam istirahat, Ilyas di tarik oleh Awwing lalu rambutnya di tarik


“kau lihat kan ?. itu adalah akibat saat kau menantangku. Sekarang budakku itu  sudah keluar dari sekolah, aku harap kau menjadi penggantinya” kata Awwing.


Awwing menghajar perut Ilyas sampai tak mampu bergerak.


"Sekolah jadi sangat membosankan tampa membulli orang culun satupun di dalam kelas" lanjut Awwing sambil menyeret Ilyas.


Mulailah hari itu menjadi bagaikan Neraka di kehidupan Ilyas. Dia di bulli secara berlebihan oleh kawanan Awwing. Kadang dia melapor ke kepala sekolah tetapi, para guru hanya diam. Bulliannya semakin berlebihan hingga berada di puncak tidak manusiawi.


Karena perbuatannya berlebihan itu, saat semua kawanan Awwing pergi, Indah mendekati Ilyas yang sudah tidak mampu berdiri.


"ILYAASS !!!!" teriak Indah panik mendekati Ilyas.


"kau tidak apa-apa ?" tanya Indah memegang Ilyas.


Namun Ilyas terlihat kesal dan melepaskan tangan Indah dengan paksa.

__ADS_1


"Apanya sekolah Elite ?. ini tidak lebih dari sekolah penjara bagi orang yang miskin dan di jadikan budak. Ayah hanya melihatku tampa peduli sedikit pun, apalagi dengan kepala sekolah bahkan guru-guru. sebenarnya, apa yang terjadi pada sekolah ini ?" tanya Ilyas kesal menutup wajahnya.


Ilyas menangis dan tak berani memperlihatkan wajahnya pada Indah. Akhirnya Indah tidak mampu menahan amarahnya lagi. dan berencana pergi berbicara dengan Awwing namun hari ini tidak ketemu dengannya karena di perintahkan oleh seorang guru muda dari kelas E.


"kamu bisa bantu aku ?" tanya guru muda nan cantik itu.


"iya bu, ada apa yaa ?" tanya indah kembali.


"aku harus membawa berkas ini ke ruangan guru. bisa membantuku membawanya sebagian ?" tanya guru itu.


Indah membantu guru itu hingga tidak ada kesempatan untuk menemui Awwing hari itu.


...                                                                                         *****...


Ke'esokan harinya rutinitas Awwing di lakukan lagi di jam Istirahat.Setelah membulli Ilyas yang tidak sadarkan diri, Awwing pergi mencuci tangannya bersama dengan kawanannya di Wc. saat keluar dari Wc, mereka terkejut karena telah di tunggu oleh Indah yang langsung pergi ke hadapan Awwing


“sudah cukup perbuatanmu, kelakuanmu itu tidak manusiawi sekali. Kau kaya tapi gobl*knya berlebihan !!!” bentak Indah dengan mata yang berkaca-kaca.


“ternyata kau perempuan yang cukup pemberani, aku sedikit menyukaimu. Kenapa kau tidak tinggalkan pria itu lalu bergabung dengan kami ?. dia itu Cuma pecundang yang tidak bisa apa-apa” kata Awwing tersenyum menggoda Indah.


Indah menampar Awwing dengan keras hingga tangan Indah dan Pipi Awwing memerah.


“Ilyas sangat berbeda denganmu, dia punya pendirian yang kuat dan rasa peduli yang tinggi. Dia adalah pria yang akan meraih mimpinya sekalipun harus terbang setinggi langit. Tidak seperti dirimu, yang hanya menggunakan cara kotor untuk mendapatkan apapun” kata Indah pada Awwing.


“nye nye nye nye, kata-katamu itu terlalu Drama kek Sinetron Indosi*r. aku hanya menyuruhmu memilih. Kalau kau tidak mau, yasudah aku akan lanjut membullinya sampai aku puas” kata Awwing mengelus Pipinya.


Perkataannya itu membuat Indah ragu dan akhirnya menahan Awwing yang segera pergi


“tunggu !!!” teriak Indah.


“ada apa Indah sayang ?” kata Awwing menggoda indah.


Dengan terpaksa sambil menggigit bibirnya, indah memohon pada Awwing


“baiklah, aku akan bergabung dengan kalian. Asalkan kalian tidak mengganggu Ilyas lagi” kata Indah dengan pasrah.


Awwing tersenyum jahat dan melangkah kearah Indah lalu mengelus pipinya


“bagus. Kalau begitu aku tidak akan mengganggu ilyas. Tapi itu ada bayaran setimpal” kata Awwing sambil memegang tangan Indah dengan keras


“siapa bilang kau Cuma asal bergabung saja dengan kami ?. tubuhmu akan menjadi penampungan pemuas kami. Ooee, tutup mulutnya dan kita pergi ke tempat peralatan olahraga” kata Awwing.


"Mau apa kau ?. lepaskan aku !!!" teriak Indah.

__ADS_1


namun setelah itu, mulut Indah di tutup hingga tak ada yang mendengarnya lalu di seret ke ruang Olahraga.


Saat itu, Indah tidak tahu dia menginjak ranjaunya sendiri. Dia di tangkap oleh kawanan Awwing hingga tidak ada yang menyadarinya. Satu temannya yang berjaga di luar sedangkan Awwing dan teman lainnya menikmati tubuh Indah yang masih perawan dan memperkosanya secara bergilir berulang kali, lagi dan lagi hingga tak ada yang mendengar jeritan Indah yang sangat kesakitan.


__ADS_2