Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 35 (Season 2) : Sekalian kau Bunuh aku (To Be Continue)


__ADS_3

Jam pulang sekolah akhirnya berbunyi. Rika, khaled, dan Indah datang menjenguk Ilyas yang ada di rumah sakit.


“Hy. Bagaimana kedaanmu Ilyas ?” Tanya Indah saat memasuki pintu.


Berbeda dengan Rika yang berbalik memeluk Ilyas yang sedang duduk di kasurnya menonton TV.


“Ri.. Rika. Kau kenapa ?” Tanya Ilyas yang gugup.


“BODOH !!!. kalau kau punya masalah, jangan di tanggung sendiri !!!. Apa Artinya kami di kehidupanmu !!!?. kami Khawatir saat kau tak sadar hikss…” kata Rika yang menangis memeluk Ilyas.


Indah yang melihat itu membuatnya sedikit galau dan cemburu.


“Akhirnya dia menangis juga. Padahal hari pertama dia terlihat sangat tenang seperti tidak terjadi apa-apa” kata Nuge.


“kamunya aja yang kurang peka, waktu itu tangan Rika gemetarana lho melihat kondisi Ilyas” balas Khaled.


“Heh ?. yang bennar ?. aku tidak menyadarinya tuh. Kau juga kan Indah ?” Tanya Nuge pada Indah.


Tetapi Indah meninggalkan Ruangan Ilyas tampa berkata apa-apa. Melihat hal itu, Khaled memegang pundak Nuge


“aku akan berbicara padanya” kata Khaled sambil berjalan meninggalkannya.


“Aku juga” balas Nuge.


“kau nggak usah, karena kamunya nggak peka” kata Khaled mengejek Nuge.


“APA KATAMU !!!?. DATABASE SIALAN !!!” bentak Nuge kesal.


...****...


Di taman rumah sakit, ia melihat Indah yang sedang menangis di bangku taman. Khaled mendekatinya lalu berkata padanya


“kenyataan selalu pahit yaa ?. sama pahitnya penyesalan. karena rasa itu akan selalu datang terlambat dan datang di waktu yang tidak tepat” kata Khaled yang mencoba menenangkan Indah.


“maafkan aku, perasaanku tidak bisa ku sembunyikan karena itulah aku pergi kesini”


“kau sudah melakukan hal yang tepat kok. Jujur saja, mungkin aku akan melakukan hal yang sama bila ada di posisimu”


Selagi Indah merenung, dia melihat ke arah langit dan merentangkan jari-jarinya ke arah langit


“orang-orang di sekitar Ilyas hebat-hebat yaa ?. padahal selama ini aku melindunginya selama kami sekolah hingga SMP. Tapi kini, dia bahkan bisa melindungi orang lain”


“kalau begitu, daripada bersedih kenapa kau tidak mencobanya saja ?” balas Khaled meyakinkan Indah.


“mencoba apa ?”


“mencoba menjadi lebih baik. Dengan begitu, kamu akan lebih bersyukur pada dirimu dan memulainya lagi dari awal” balas Khaled lalu meninggalkan Indah.


“diantara teman Ilyas, aku tidak begitu mengenalmu karena kau jarang bicara dan mereka hanya memanggilmu dengan julukan Database-Sama” kata Indah sebelum Khaled pergi.


Khaled berhenti melangkah lalu berkata padanya.


“namaku Khaled, mereka memanggilku Database-Sama. Entahlah kenapa mereka memanggilku seperti


itu” balas Khaled dan meninggalkan Indah.


Setelah Indah kembali melihat ke ruangan Ilyas, betapa terkejutnya dia karena melihat Khaled dan Nuge kini mulai bermain kartu Uno.


"heh ?. ada apa dengan mereka ?" tanya Indah penasaran.


"entahlah apa yang terjadi kepada dua bocah ini. Tapi, ini masih mending daripada sebelumnya dia ingin bertengkar" balas Rika yang sudah menyeraah dengan mereka.


"kok bisa ?"


"Nuge merasa di rendahkan tadi jadi dia ingin bertarung sampai perawt menegurnya jadi mereka mengambil jalan tengah dengan bermain kartu Uno"


Nuge menurunkan kartunya dan mengancam Khaled.


"kalau aku menang, kamu yang beli jajan buatku besok" kata Nuge kesal.

__ADS_1


"kalau aku menang, seluruh uang jajanmu besok akan jadi milikku. Skak Mat" balas Khaled yang menurunkan kartu Kuning.


Nuge yang tidak punya kartu kuning mulai mengambil kartu dan tidak pernah mendapatkan kartu kuning.


"WOEEE !!!!!. KARTU KUNINGNYA MANAAA !!!!" teriak Nuge kesal.


tiba-tiba, datang perawat yang memukulkeplanya dengan kertas yang di gulung.


"DIAAM BEGOOO !!!!" bentak si perawat.


...****...


Di malam hari seluruh teman-teman Ilyas sudah tidak ada lagi dan Ayah Ilyas datang dari kantor menjenguk Putranya. Melihat ekspresi Ayahnya, dia bahkan tak mampu berbicara.


“bagaimana rasanya kau membunuh seseorang ?” Tanya Ayahnya.


Seketika itu membuat Ilyas syok dan sesak nafas. Dan dengan cepat, dia mengontrol pernafasannya lalu berkata pada ayahnya


“pertanyaan macam apa itu ?. ternyata ayah tidak terlalu peduli padaku ?” Tanya Ilyas yang sedikit kesal.


“karena perbuatan cerobohmu itu, aku hampir kehilangan karirku. Kau adalah penerus, malah mencoba menghancurkan namamu sendiri dan mencoba membuat jejak criminal !!!” bentAk Ayahnya.


“INI KULAKUKAN UNTUK ADIKKU !!!” balas Ilyas membentak.


Perkataaan itu membuat Ayahnya terkejut.


“aku juga sebenarnya tidak mau membunuhnya tapi, kalau tidak aku lakukan maka Adikku akan mengalami hal yang sama seperti Iindah sebelumnya dan aku akan di bunuh oleh Wild Lion yang ternyata pembunuh bayaran. Aku tak ingin mati sambil menanggung malu” kata Ilyas kesal.


Ayah Ilyas mendekati putranya dan duduk di samping ranjangnya.


“kalau begitu, keluarlah dari One Eagle”


Perkataan itu membuat Ilyas jadi terkejut.


“tidak akan, apapun selain itu”


“sudah kuduga perkumpulan itu mencuci otakmu sehingga kau jadi berandalan busuk”


“Tarik kata-katamu kembali Ayah !!!” bantah Ilyas.


“selama ini aku tidak pernah merasakan kehangatan keluarga hanya karena ingin sekolah di tempat keinginanku sendiri. Dan keluargaku Cuma ada di One Eagle. Ibu bahkan cuek karena perintahmu, kau keras padaku hanya karena aku menolak sekali permintaanmu !!!!” kata Ilyas semakin kesal.


“hanya Adikku dan One Eagle yang peduli padaku. Dan kau mencoba membuatku jauh ?. yang benar saja” kata Ilyas lalu memegang tangan ayahnya dan menaruh tangan Ayahnya di lehernya


“Sekalian kau bunuh aku kalau kau ingin mengeluarkanku dari kelompok itu !!!” bantah Ilyas.


Perkataan itu membuat Pak Andi menampar putranya walau Ilyas dalam keadaan lemah.


“KAU GILAA YAA !!!?. KEMBALI KE RANJANGMU !!!” bentak Ayah Ilyas memerintah putranya.


“kalau menjadi berandalan karena Orangtua tidak bisa menjadi pelindungku, Guru tidak bisa di harapkan, apalagi Polisi. Iya ayah, aku sudah gila di umur yang sangat muda seperti ini” kata Ilyas meneteskan air matanya lalu jatuh pingsan.


karena sudah berbicara, Ayah Ilyas membuka pintu lalu para perawat masuk mengangkat Ilyas naik ke ranjang


“maaf yaa, aku jadi menghambat pekerjaan kalian” kata Ayah Ilyas.


“tidak apa-apa kok tuan, di kasi uang sebanyak itu aku akan tutup mulut kok”.


“Kyaa besok langsung Shoping deh di mall”.


“mumpung besok kita libur, kita cari tas Gucci yuk ?” kata para perawat yang melayani Ilyas.


“Haaahhh ternyata Perawat juga manusia, di sogok uang malah kebablasan” gumam dalam hati Pak Andi.


“kalau begitu kuserahkan kesehatan Putraku pada kalian” kata Ayah Ilyas meninggalkan kamar Ilyas.


“Baik tuaaann” kata salah satu perawat.


“setelah ini kalau mau belai badan kami bisa kok tuan” lanjut salah satu perawat.

__ADS_1


“Nggak usah kebablasan !!!” balas Ayah Ilyas kesal.


Pak Andi pergi menjauh lalu Salah satu pelayannya menuju ke arah kamar Ilyas. tiba-tiba, dia di hentikan oleh Pak Andi.


"Tunggu Yuuki...."


Pelayan itu berhenti melangkahkan kakinya.


"apa kau yakin tidak mau pulang ?" tanya Pak Andi pada pelayannya.


"Tuanku berbaring di kasur rumah sakit sendirian, tidak akan kubiarkan dia sendiri di tempat ini" balas pelayan itu dan meninggalkan Pak Andi.


Pak Andi menuju ke mobil dan menyalakan mobilnya yang di dalamnya sudah ada istrinya yang menunggunya.


"Paahh... gimana keadaan Ilyas ?" tanya Istrinya.


"maaf aku tidak mempertemukan kalian tapi, aku terpaksa melakukannya demi mengetahui tekat anak itu yang sebenarnya" balas Pak Andi.


"tapi paahh... mau bagaimana pun dia adalah putraku paa..."


"berapa kali ku katakan padamu, dia bukan anak kandung kita. Kita hanya merawatnya mulai dari Bayi sampai dia menganggap kita orangtuanya. Dan aku hanya menginginkannya sebagai pewaris karena dia seorang laki-laki" balas Pak Andi yang mulai kesal.


Istrinya sempat terdiam sampai Pak Andi menjalankan kendaraan. di tengah perjalanan, Istrinya mengeluarkan air mata dan Pak Andi baru menyadarinya.


"sekalipun dia bukan anak kandungku, tapi dia adalah putraku yang memanggilku ibu. Dia Putraku... yang menangis dan berlari kepadaku.... entah mulai darimana ucapan  Pewaris itu aku bahkan tidak peduli.. hiks...." kata Istrinya.


Pak Andi terdiam setelah mendengarkan perkataan Istrinya itu dan melanjutkan perjalanannya menuju ke rumah.


** PENGUMUMAN AGAIN**


Maaf sekali untuk para pembacaku yang tercinta dan tersayang karena Bae harus Hiatus di Chapter ini karena adanya beberapa kesibukan yang sangat genting di dunia Bae yaitu, Bae sudah dekat dengan Seminar Hasil Penelitian Skripsi jadi harus fokus dulu untuk sementara.


Jujur Bae tidak mau Hiatus tapi, beberapa bulan dan minggu ini Bae belum menambah Draft Darjah yang sebenarnya masih sangat panjang ceritanya jadi tunggu aja yaaa...


Aku yakin pasti banyak Pembaca Bae yang setia sangat kecewa, salahin Bae aja, Bae yang salah kok karena seharusnya buat dari awal sebelum Skripsian. Jadi untuk penebusannya, Bae mengupload Novel lama Bae yang sudah saya kembangkan yaitu :



Tittle : Gadis Sedingin Salju


Genre : Romance, School, Slice Of Life, Comedy, Sad, Shounen


MC/Heroine : Jaka Khaidir/Chaya Jane Watson


Jumlah Chapter : 12 [END]


Sinopsis : Bercerita tentang Seorang Pemuda yang bernama Jaka dan berharap mempunyai kehidupan yang seru layaknya di Novel maupun di Komik tapi ia sadar bahwa kehidupannya itu biasa-biasa saja sampai di mana kelasnya menerima pertukaran pelajar yaitu Gadis Albino berambut putih seputih Salju dan matanya Merah semerah leci yang duduk di samping bangkunya. Bagaimana kehidupan Jaka selanjutnya ?.


Hy Namaku Jaka dan.... Ahh... sudahlah merepotkan baca aja sendiri......


Cukup seperti itu Novel Pengganti Darjah untuk sementara dapat kalian baa di Noveltoon juga, silahkan Search sesuai judul yang tertera. Bae Janji juga setelah ini semua selesai, Bae akan Update Darjah kembali 1 kali sehari. Dengan begitu tidak perlu menunggu sampai 3 hari sekali lagi. Karena pastinya Bae sudah lulus saat itu dan tidak perlu khawatir lagi.


Oh iya, kalian bisa mengunjungi Sosial media Bae atau berkenalan dengan Bae melalui Sosial Media di bawah :


Facebook : HackBae


Instagram : hackbae2022


Karena di Sosial media Bae, Asistenku Mas Tupai mengadakan bisnis menggambar kalian dalam versi Anime. Contohnya seperti di bawah ini






Gimana Bagus Nggak ?. Kalau kalian juga tertarik, silahkan Chek di Sosial Media Bae, Banyak tawaran menarik dan bisa Nego. mungkin sampai sini aja Sesi Kejahatan Bae, akan kurindukan kalian untuk sementara waktu tapi untuk sementara, Biarkan Bae berusaha untuk sementara biar bisa mendapatkan gelar Sarjana

__ADS_1


Doain Bae biar bisa cepat Sarjana yaa ?. Amiinnn....


Bae mengundurkan diri dulu, Bye Bye.....


__ADS_2