Darjah : Sacrifice Of Ilyas

Darjah : Sacrifice Of Ilyas
Chapter 44 (Season 2) : Putri Bangsawan II


__ADS_3

Awal pertemuan Ilyas dan Natasya, di mulai pada saat Pak Andi dan Puang Onding mempunyai pertemuan untuk melanjutkan bisnis mereka. Dia membawa Natasya yang kecil dengan wajah yang datar karena merasa bosan dengan keadaan seperti ini terus layaknya burung di dalam sangkar. Burung begitu indah dan mewah, Sangkar yang begitu Indah di pandang namun tetap saja, Burung yang di sangkar tidak bisa terbang bebas seperti Burung yang lainnya.


Natasya duduk di samping ayahnya sambil meminum teh layaknya anak-anak bangsawan pada umumnya Sampai akhirnya, Ilyas tidak sengaja masuk ke ruangan mereka.


“Ayah, bisa aku membawa orang itu bersamaku ?. aku ingin menjadikannya teman baru” kata Ilyas dengan polosnya.


“hush… ini bukan tempat untuk anak-anak, pergilah bermain dengan Indah dan Adikmu di lepangan terbuka” kata Ibu ilyas yang menyajikan minuman.


“tidak apa-apa kok. Ajaklah dia bermain, dia pasti sangat bosan di sini” balas Puang Onding yang menyuruh anaknya untuk bermain dengan Ilyas.


Saat sampai di tengah lepangan, Natasya terkejut karena dia melihat perempuan dengan hebatnya memanjat pohon dengan pakaian biasanya.


“Ilyas kamu lama sekali dari mana sih ?” kata Indah yang sedang memanjat.


“Uguu ugaa ugguuaa gaa” balas Layla yang belum mampu berbicara.


“maaf Indah aku sedang membawa teman baru soalnya” balas Ilyas memohon Maaf.


Natasya makin terkejut dan berkata


“heh ?. kalian lagi ngapain sih ?. cala bangsawan belplilaku nggak sepelti ini lho. Ini melanggal atulan” kata Natasya kesal.


“heeehh pantas saja kamu terlihat bosan tadi, aku yakin semua teman-temanmu pasti anak-anak berjas bukan ?” Tanya Indah tersenyum.


Lalu Natasnya menganggukkan kepalanya.


“Bicaramu aja belum benar mau bicara tentang bangsawan. Kalau aku mengikuti etikat itu, mungkin aku masih tetap sepertimu yang tidak mampu menyebut huruf R. tapi tenang saja…” kata Ilyas sambil merentangkan tangan kearah Natasya.


“berteman dengan orang biasa itu lebih menyenangkan daripada orang kaya lho. Kamu bisa melakukan apa saja selama nggak ketahuan” lanjut Ilyas menawarkan tangannya untuk naik.


Mendengar hal itu, Natasya mencoba untuk percaya dan memegang tangan Ilyas. Layaknya burung Elang yang membebaskan Merpati untuk terbang bebas dari sangkarnya. Ilyas menarik Natasya naik bersama Indah. Saat pelayan melihat mereka, pelayan Pak Andi pun terkejut


“Allaaahupuaanngg Nyonyaa !!!. Tuaaannn !!!. Ilyas membawa Non kecil ke rumah Pohon lagi bersama Indaahhh !!!” teriak Pelayan Pak Andi.


“APAAA !!!!” teriak Pak Andi dan Istrinya terkejut.


Saat pelayan Pak Andi melihat sekitar, ia melihat Yuuki yang sedang duduk manis memperhatikan mereka bertiga.


"KAU NGAPAIN AJA DIAM MELIHAT MEREKA !!!?" bentak pelayan Pak Andi.


"Heh ?. Bukannya mereka cuma bermain ?" tanya Yuuki yang memperhatikan mereka.


"Yaa Allaahh...." balas Pelayannya mengeluh.


...****...


Mengingat hal itu, Ilyas akhirnya sadar dan menyinggung Aib Natasya.


“Natasya yang waktu itu tidak bisa sebut R yaa ?” Tanya Ilyas yang membuat Natasya malu.


“kaa… kamu ingatnya yang seperti itu saja” kata Natasya malu.


“tidak maksudku seperti ini, kamu yang dulunya masih giginya ompong dan baju yang sangat tebal karena hiasan, kini kau mampu memilih baju yang sederhana, kau terlihat cantik daripada sebelumnya” balas Ilyas yang menggoda Natasya.

__ADS_1


“tee.. terima kasih” kata Natasya tersipu malu.


Namun Ilyas merasakan ancaman dari dua wanita dari belakang


“jangan melihat kebelakang. jangan melihat kebelakang. jangan melihat kebelakang. jangan melihat kebelakang !!!” Gumam dalam hati Ilyas ketakutan.


Tidak lama kemudian, Puang Onding memanggil Natasya


“Natasya, sudah waktunya. Perlihatkan hasil latihanmu dengan para calon tunanganmu. Kini, Ilyas tidak cocok denganmu karena gossip beredar tentangnya” kata Puang Onding yang sedikit tersinggung.


Bahkan Ayah Ilyas yang juga tersinggung menahan amarahnya dan menatap Ilyas dengan tatapan kecewa.


“maafkan Ayahku Ilyas, dia tidak bermaksud kok” kata Natasya menenangkan Ilyas.


“tidak apa-apa kok Natasya, santai. Kamu ikuti ayahmu saja, nanti dia marah” balas Ilyas menenangkan Natasya.


Dan Akhirnya Natasya pergi mengikuti Ayahnya. Walaupun begitu, perasaan Ilyas tidak berbohong dengan respon Puang Onding. Dia mengambil minuman dan langsung meneguknya dengan sekali minum.


"Aku tahu kau jengkel apalagi hubunganmu dengan ayahmu mulai membaik Ilyas tapi, tenangkan dirimu sejenak" kata Khaled mencoba menenangkan Ilyas.


"Aku tahu Khaled, terima kasih sudah menenangkanku" balas Ilyas dengan wajah yang menahan amarahnya.


...****...


Acara sudah mulai memasuki Puncaknya. Para pemain Musik mulai memainkan alat musicnya dengan kompak dan satu irama. Para penerus putra tertinggi para orang Elite mulai mengajak Natasya berdansa. Jujur saja, Natasya melewati Dansa itu dengan baik tapi seluruh Pria yang telah berdansa dengannya telihat bingung karena Natasya seperti tidak menikmatinya. Sampai saat orang selanjutnya, Natasya berdansa dengannya tapi dia terjatuh karena sepatu yang tidak biasa ia pakai.


“NATASYAA !!!” bentak Ayahnya yang terlihat kesal.


“Ilyas, bisakah kita menolongnya ?” tanya Indah Khawatir.


“iya, dia seperti memaksakan diri” lanjut Rika yang khawatir dengan Natasya.


Mereka saling menarik baju Ilyas hingga ia pasrah menerima kelakuan kedua temannya itu.


“kalian khawtir dengannya atau bagaimana sih ?” Tanya Ilyas agak kesal lalu mendapatkan ide.


“Database-Sama, Yutube mu Hack tanpa iklan kan ?” Tanya Ilyas.


“iya memangnya kenapa ?” Tanya Khaled kembali.


“Nuge bantu Database-sama untuk menyambungkan laptopnya ke Speaker yang Agak besar itu, Melly dari tadi diam coba bujuk pemain musiknya bersama Rika dan Indah untuk berhenti bermain. Dan Database-Sama, mulai Hacker lampu yang ada di sini dan mainkan lampu sorotnya ke aku dan Natasya nanti” perintah Ilyas pada teman-temannya.


“This is why I like you Bro..” kata Khaled samil menggosok tangannya.


Begitupun dengan teman-temannya mengangguk kecuali Melly.


"aku cukup tersinggung lho Ilyas tapi akan kulakukan" balas Melly lalu pergi.


"terima kasih Melly" balas Ilyas.


“Oh iya satu hal lagi, kita mulai uji coba versi beta headset jaringan dari Database-sama. Kalau berhasil, coba mulai bicara maka aku akan infokan langkah selanjutnya” lanjut Ilyas lalu mereka semua pergi ke tugas masing-masing.


Ilyas berjalan melepaskan tas dan jasnya lalu memakaikannya pada Natasya yang dengan kondisi sedih mata berkaca-kaca.

__ADS_1


“maafkan aku..., hiks... aku masih belum berubah seperti biasanya.... Setelah ibuku meninggal, aku seperti burung yang ada di dalam sangkar” kata Natasya berbisik dengam tangan gemetar menggenggam lengan Ilyas.


Perkataannya itu membuat Ilyas terkejut dan menatap kecewa ke Puang Onding.


"maka sekali lagi, aku akan menjadi Elang yang menghancurkan sangkar itu untukmu Natasya" balas Ilyas yang membuat Natasya melihat ke arahnya.


“tes.. tes… apa bersambung ?” Tanya Melly mencoba headsetnya.


“ahh teman-teman apa kalian mendengarkanku ?” Tanya Ilyas lewat headset betanya.


“Iya kami dengar” kata Melly, Indah, Rika, dan Khaled.


“sayang sekali aku tidak mendengarnya” kata Nuge yang mencoba menyambungkan kabel laptop Database-Sama ke speaker umum.


”gimana nggak dengar ?. tuh headset belum nyala. Tuh lampu merahnya belum nyala” kata Khaled kesal.


Lalu Nuge menindis tombol Headsetnya.


“Heheee sorry bosku Database-Sama. Ilyas, aku sudah tersambung” kata Nuge di Headset jaringan.


“Natasya, kau masih ingat tarian Kingdom Dance ?” Tanya Ilyas sambil membantu Natasya berdiri.


Natasya sangat terkejud mendengar hal itu begitupun dengan teman-temannya.


“kau tahu maksudku Database-Sama. Sisanya ikut menari bagi yang mengetahui tarian ini” kata Ilyas terdengar dari headset teman-temannya.


“kau mau menari denganku dengan musik itu ?. tapi bagaimana caranya tampa alunan musiknya ?” Tanya Natasya bingung.


“apa kita benar-benar melakukannya Ilyas ?” Tanya Indah.


“waaahh aku suka tarian ini” kata Rika senang.


“aku mana bisa nari koplak !!!” bentak Nuge.


“dah lama aku nggak menari, bagaimana ini ?” balas Melly.


Karena terdengar bising, Ilyas sedikit mengeluh.


“kalau aku angkat tangan, nyalakan musiknya Database-Sama. Sepertinya headset jaringan ini butuh pengembangan agar tidak serentak ngomong kek emmak-emmak gossip” kata Ilyas mengeluh.


“akan ku pikirkan itu Ilyas, tapi untuk sementara aku mengumpulkan jaringan data ke laptopku dulu agar tidak lag saat diputar nanti. Aku akan mengangguk padamu kalau sudah siap” balas Khaled lalu Ilyas mematikan Headsetnya.


"Bantu aku melancarkan acara ini, teman-teman" gumam Ilyas dalam hatinya.


Lampupun mati untuk sementara dan menyorot Ilyas dan Natasya.


...****...


Facebook : HackBae


Instagram : hackbae2022


Heheee... Pasti Penasaran dengan lanjutannya

__ADS_1


__ADS_2