
Sore itu, Juanda menaiki tangga sekolahnya menuju ke Roff Top sekolah STM 66. Ia berjalan sambil memikirkan rencana yang Juanda akan lakukan pada Ilyas saat muncul dan serangan apa yang akan dia lakukan. Juanda semakin dekat dengan pintu Roff Topnya. Namun hal yang sangat mengejutkan Juanda saat membuka pintu itu adalah, Ilyas sudah duduk dengan santainya menunggunya.
"Yoohhh.... lama sekali kau, Juanda..." kata Ilyas menyambutnya sambil duduk di tumpukan rongsokan.
"Kau ?. Bagaimana mungkin ?" tanya Juanda yang kebingungan.
Ilyas berdiri dari rongsokan itu dan menunjuk ke arah pagar pembatas Roff Topnya.
"aku memanjat. Nuge melemparku tadi agar aku bisa memanjat. Maaf, aku memecahkan Jendelamu tadi" balas Ilyas dengan santainya.
Kelakuannya itu membuat Juanda memundurkan langkahnya karena gemetar tidak menerima kejadian yang tidak memungkinkan itu.
"Da... dasar Monster..." kata Juanda dengan ketakutan.
"Semua orang mengatakan itu saat bertemu denganku. Yaahh walaupun aslinya aku manusia" balas Ilyas menepuk-nepuk membersihkan Pakaiannya.
"Jadi, apa bisa kita mulai sekarang ?" tanya Ilyas.
"Karena inilah aku membenci kalian kaum-kaum Elite. Kalian selalu memandang rendah kami... kau kira kami tidak ingin seperti kalian hah ?. Aku mau tapi, kalian para Orang Elite melakukan apa saja demu Ua..." kata Juanda yang terputus.
Kata-kata Juanda berhenti karena Ilyas langsung menghajarnya dengan satu pukulan yang kuat membuat Juanda terlempar jauh mengenai tembok.
"Blablablablaa Bac*t. Jangan samakan ini dengan Anime Shounen yang menggunakan ceramah no jutsu membenarkan sesuatu yang salah. Karena bagiku..." kata Ilyas setelah menghajar Juanda.
"SALAH YAA SALAH G*BLOOKK !!!. NGGAK USAH CARI PEMBENARAN KALAU SALAH YAA SALAH ANYING LEBAY AMAT DAAHH !!!!" bentak ilyas dengan kesalnya.
"Kalau begitu, kita mulai saja..." balas Juanda berdiri.
Juanda berlari menyerang Ilyas dan begitupun dengan Ilyas yang maju saling menebrakkan Sikunya menahan serangan satu sama lain.
...****...
Berbeda dengan kondisi Khaled yang berhadapan dengan Maddo'. Dengan percaya dirinya, Khaled melepaskan Stick Batnya dan memajui Maddo' dengan tangan kosong.
"Kau berani menyentuh Wanitaku... maka akan kulayani kau dengan serius... dengan tangan kosong..." balas Khaled membuka Jiketnya.
"BAC*T KAU SIALAANN !!!" teriak Juanda berlari ke arah Khaled.
Khaled menangkis serangan Maddo' yang kuat dan cepat tanpa henti. Walau begitu, beberapa serangan Maddo' masuk mengenai Khaled hingga ia berusaha menahan serangan yang cepat itu.
Berbeda dengan Nuge dan Rika yang menghajar satu-satu orang yang mencoba mengganggu pertarungan Maddo' dan Khaled. Dan Melly begitu khawatir karena untuk pertama kalinya, Khaled bertarung tanpa menggunakan senjatanya.
"Bagaimana ini ?. Kalau seperti ini terus Khaled bisa tumbang" kata Melly Khawatir.
"Haahh ?. Dia ?. Aku rasa itu mustahil" kata Natasya dengan percaya dirinya.
"Heh ?"
"dia itu kalau aku prediksikan, Seandainya tenaga Khaled memadai, dia pasti lebih kuat daripada Ilyas dan Nuge"
__ADS_1
"Kenapa ?"
"karena selama ini, aku selalu menemaninya dalam latihan. Ia sampai bersujud padaku demi lebih kuat agar bisa melindungimu dan tidak menjadi beban bagi team ini".
"Khaled itu bisa dikatakan Monster yang mempunyai IQ yang tinggi. Dalam pengawasanku, dia mempelajari gaya bertarung Nuge Street Fighter, dan Silat dari Rika, serta Jeet Kune Do dari Ilyas. Iya mempelajarinya dari video rekaman, Buku, dan praktek melalui orang sewaanku. Dan hasilnya... dia mirip seperti Monster tidak jauh dengan dua orang bodoh itu (Ilyas dan Nuge)"
"tapi dari tadi, dia cuma menghindar"
"dia mempelajari situasi... karena setelah mempelajari Maddo', dia akan mulai menyerang saat mempunyai kesempatan yang tepat"
"dan saat itu tiba... SKAK MAT" lanjut Natasya menyilangkan tangannya.
Dan benar saja. Saat Khaled melihat celah itu, Khaled menghindari serangan dan memberikan pukulan siku dan pukulan dari bawah mengenai dagu Maddo'. Setelah itu, Khaled menyerang Dada dan perut Maddo' dengan pukulan yang cepat dengan menggunakan pukulan Jeet Kune Do pukulan satu titik, Maddo berusaha lepas dengan menyerangnya dengan pukulan tapi Khaled menangkap pukulannya itu dan langsung membantingnya dengan keras.
setelah membantingnya, Khaled memberikan tendangan salto tapi di tangkis oleh Maddo' maka Khaled mengangkat kakinya yang satu lagi mengenai Wajahnya dan Khaled mencoba mundur mengambil jarak. Maddo' berdiri dengan perasaan kesal menggaruk-garuk kepalanya.
"SIALAAAANNN !!!!" teriak Maddo' mengambil sebuah golok yang tergeletak di sekitarnya.
Melihat hal itu, Rika mencoba mendekatinya namun Khaled menghentikannya dan menyuruhnya untuk tidak mendekat.
"Jangan mendekat.. Rika.." kata Khaled menghentikan Rika.
"TAPI.. !!!" teriak Rika namun berhenti saat melihat Khaled tersenyum.
"tenang saja.... aku pasti bisa" balas Khaled.
Khaled menghindari seluruh serangannya dan setelah menghindar, Khaled jongkok dan memberikan tendangan ke atas kepalanya lalu lompat sambil menendang Senjata yang di pegang Maddo' hingga terlempar.
Khaled memasang kuda-kuda silat dan langsung memberikannya serangan pukulan yang kuat pada Maddo. Dengan jengkelnya, Maddo' menangkap kedua tangan Khaled dan mulai tertawa karena mempunyai kesempatan.
"Tertangkap kau... hah.... Sialaann...." kata Maddo' yang mulai ngos-ngosan.
Khaled mengambil ancangan dengan kepalanya lalu membenturkan kepalanya di jidat Maddo dengan keras berkali-kali hingga kepala Khaled dan Maddo berdarah. Maddo' menggelengkan kepala agar kesadarannya stabil dan mulai jengkel lagi.
"Lagi-lagi... LAGI-LAGI... LAGI-LAGIII !!!. MENYERAHLAH DAN KALAH DARIKU SIALAAAANNN !!!" teriak Maddo dengan kesalnya.
Maddo mulai maju lagi ke arah Khaled dengan mengambil Terali yang tergeletak. Melihat hal itu, Khaled tersenyum karena mendapatkan celah yang dari tadi ia inginkan.
"Akhirnya..." kata Khaled lalu berdiri dengan pasrah.
Saat Maddo' semakin dekat, Khaled masih pasrah membuat Nuge dan Rika spontan mendekat.
"Sial tidak sempat..." Gumam Nuge dan Rika di dalam hatinya mencoba mendekat.
Namun Khaled meluruskan jari-jari tangannya dan menyentuhkannya ke arah tengah badan Maddo' dengan posisi Kuda-kuda yang bersiap menggunakan pukulan satu Inci. Tiba-tiba, Maddo' berhenti bergerak sambil memegang terali itu. Nuge dan Rika bahkan Melly juga terkejut. Namun Natasya tersenyum dengan gembiranya.
"Akhirnya.... aku sudah menciptakan Monster yang hampir mirip dengan mereka bertiga (Rika, Nuge, dan Ilyas)" kata Natasya sambil tersenyum.
"Bagaimana bisa ?. Aku tidak bisa bergerak bahkan tidak mampu berbicara ?" gumam Maddo' dalam hatinya.
__ADS_1
"Bagaimana bisa ?. Aku tidak bisa bergerak bahkan tidak mampu berbicara ?. Pasti itu yang kau tanyakan kan ?. Maddo...." tanya Khaled tersenyum pada Maddo'
"Di ilmu Win Chun sebelum Bruce Lee membentuk ilmu Jeet Kune Do, ini adalah ilmu kungfu yang tidak masuk akal tapi kau bisa melihatnya sekarang" lanjut Khaled menjelaskannya.
"Ulu Hati, Perut Bagian Bawah, Pergelangan Tangan, Lengan Atas,... ini adalah poin kunci untuk memukul di Wing Chun. Katanya kalau benar kau seharusnya Nggak bisa bernafas dan terjatuh. Akan tetapi... kau hanya tidak bisa bergerak jadinya aku cuma meleset" kata Khaled yang sedikit kecewa.
"itu adalah ilmu yang ingin aku kuasai tapi tidak mampu. Aku tidak percaya Khaled bisa menguasainya" kata Nuge yang terkejut.
"Aku tahu kau memang tidak bisa merasakan sakit akan tetapi... itu bukan berarti Sakitnya akan hilang. Dari sini, akan kugunakan jurus Ilyas" kata Khaled dan langsung memukul titik tengahnya hingga Maddo' terlempar jauh dan sesak nafas.
"Jeet Kune Do... Pukulan Satu Inci..." kata Khaled setelah mengeluarkan jurusnya.
Semua orang terkejut dan berhenti berkelahi saat mengetahui Maddo' sudah tumbang. Tidak lama setelah itu, semua orang mulai mundur dan beberapa dari mereka terkejut ketakutan karena Ilyas keluar dari sekolah sambil menyeret kaki Juanda yang tidak sadarkan diri babak belur di penuhi dengan darah. Tatapan Ilyas kosong menyeretnya dan mengambil tali yang tergeletak lalu mengikat kaki Juanda.
Maddo' berusaha berdiri untuk kabur. Melihat hal itu, Ilyas berlari mendekati Maddo dan langsung menginjak kepala Maddo' dengan keras hingga Maddo' juga pingsan dan Ilyas mengikat kakinya juga dengan tali. Ilyas mulai menyeret mereka berdua layaknya benar-benar ini Eksekusi Hukuman buat mereka berdua.
"Inikah kekuatan dari Ilyas si Elang Predator ?"
"Yang menguasai One Eagle bahkan aku tak menyangka hal ini..."
"tau gini aku tidak ikut dalam perang ini"
"Ini di luar Ekspetasi kita.. Dia Monster..." kata Murdi STM 66 yang melihat Ilyas menyeret kedua pentolan STM 66 itu.
Ilyas melempar ujung talinya menuju ke Besi yang berdiri kokoh dan menariknya hingga Juanda dan Maddo tidak sadarkan diri. Ilyas berbalik melihat semua Siswa STM 66 sisanya.
"Semuanya... kalau tidak mau aku buru ke ujung Dunia, lebih baik kalian menelanjangi diri kalian kecuali ****** ***** kalian sekarang" kata Ilyas memerintahkan mereka.
Salah satu diantara mereka ada yang berlari tapi langsung di lempar batu oleh Ilyas hingga terjatuh bahkan mulai kejang-kejang karena kepalanya berdarah.
"Aku ini tidak peduli lho kalian mati atau tidak.... setidaknya ini bukan pertama kali bagiku melakukan hal ini" lanjut Ilyas membuat semua orang ketakutan.
Semua orang ketakutan melihat kemurkahan Ilyas yang tidak manusiawi itu bahkan di pihak Animal Kaiser sekalipun.
"Apakah dia... Apakah dia benar-benar Senior ?" tanya Argina yang tidak percaya.
"Untung saja aku tidak mengusik Ilyas. Kalau tidak... aku tidak tahu apa yang akan terjadi" lanjut Bagas gemetar.
"Sudah kubilangkan ?. Aku saja yang waktu memakai serum waktu itu kalah darinya. Tidak kusangka dia bahkan lebih brutal daripada masa itu" Balas Andi membenarkan Bagas.
"Untung saja.... Boss ada di pihak kita" kata Abang yang spontan memanggilnya Boss.
"Aku tidak mau lagi mengusik Kak Ilyas kalau begini" lanjut Date yang mulai ketakutan Juga.
Hari itu... Perang akhirnya berakhir dengan mengenaskan yang di menangkan oleh pihak Animal Kaiser dari Sekolah Unggulan Kebangsaan Makassar. Seluruh murid STM 66 menelanjangi diri lalu duduk di lepangan sambil menundukkan kepala. Sedangkan Juanda dan Maddo'menjadi, dalam keadaan pingsan masih bergelantungan.
...****...
Facebook : HackBae. Instagram : hackbae2022
__ADS_1