
Seorang gadis dengan garis wajah yang begitu imut bagaikan boneka hidup itu, sedang menikmati pagi cerahnya dengan berjemur di bawah terik matahari pagi.
Dengan hanya mengenakan celana pendek yang memperlihatkan kakinya yang tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu pendek, yah di batas normal lah sebagai gadis mungil.
Yang mana gadis itu hanya mengenakan atasan bra sport yang memamerkan perut indahnya yang rata, mulus putih bersih.
Rambutnya di gulung ke atas sehingga leher indahnya terlihat memukau dengan kacamata hitam membingkai matanya.
Gadis itu bersantai sambil bersenandung kecil, menikmati sentuhan hangat cahaya matahari pagi.
Matanya terpejam di balik kacamata hitam yang ia pakai dan sebuah headset bluetooth menempel di lubang telinganya.
"Oh nikmatnya," batin Kitty menikmati liburan akhir pekan ini.
Dengan perasaan senang dan santai, Kitty menikmati acara jemur paginya, di tambah hembusan angin laut yang membuat nya terasa sejuk.
"Akhirnya impianku, liburan cantik tercapai juga," gumam Kitty.
Tanpa ia sadari, dari arah belakang, seorang pria tinggi menjulang datang menghampirinya.
Pria dengan mengenakan celana pendek di atas lutut berwarna crem dan atasan kemeja putih dengan anak kancing di biarkan terbuka 3, memperlihatkan dadanya yang bidang dan seksi.
Dengan raut wajah kesal, Carlos menghampiri gadis nakalnya.
Ia mana rela melihat penampilan gadis imutnya yang menjadi pusat perhatian para kaum mata keranjang.
Apalagi Kitty hanya mengenakan bra sport hitam yang membungkus dadanya yang daratan rendah, atau dada yang bertitik lima.
Namun terlihat menarik perhatian dan juga menarik nafas panjang bagi yang melihatnya.
"Aku akan menghukum mu gadis, nakal," sungut Carlos.
__ADS_1
Sambil berguman kecil, Carlos terus saja melangkah ke atas di mana gadisnya hello Kitty bersantai cantik.
Carlos bahkan tidak mengindahkan seruan Kell yang menyapanya dengan penuh wajah kagum.
Meskipun Kell memiliki penampilan seksi, dengan bikini merah yang ia pakai, kontras dengan kulitnya yang kecoklatan.
Jangan lupa bodynya yang begitu menggiurkan, dengan dada tanpa spasi dan berdaratan tinggi.
Namun sayang, meskipun ia memiliki segalanya, tapi perhatian Carlos hanya tertuju kepada gadisnya yang nakal, bar-bar, ceroboh, absrud dan unik.
Kell menghentakkan kakinya dan ia tampak kesal, karena di abaikan begitu saja.
"Sangat menantang, aku suka!" Monolog Kell.
~
Carlos kini sudah berdiri menjulang tinggi di hadapan gadisnya, tubuhnya yang tinggi mampu menghalangi cahaya matahari yang menerpa tubuh Kitty.
Kitty menyerngit heran saat tubuhnya terasa adem. Bukankah tadi tubuhnya terasa hangat? Kenapa tiba-tiba terasa berbeda?
Tidak lama kemudian, ia merasa tubuhnya melayang dan bergerak cepat.
"Apakah ini, mimpi?"
"Tapi, aku sedang tidak tidur?" Monolog Kitty terheran-heran.
Gadis itu pun membuka kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung mungilnya.
Betapa terkejutnya dia saat melihat wajah di depannya.
"Mr. Darling!" Pekik Kitty.
__ADS_1
"Berisik!" Seru Carlos dan membawa Kitty masuk ke dalam sebuah bar mini yang sepi.
Carlos mengunci ruangan itu dan melanjutkan langkahnya ke arah meja bar, mendudukkan gadis imutnya dengan raut wajah kesal.
"Kenapa anda membawaku, kemari?" Tanya Kitty heran.
"Apa, ini?" Tanpa menjawab pertanyaan Kitty. Carlos malah menyoroti penampilan gadis imutnya dengan tajam.
Ia meletakkan kedua tangannya di sisi meja, menundukkan sedikit tubuhnya untuk bisa melihat lebih jelas wajah menggemaskan di hadapannya.
"Apa?" Tanya balik Kitty dengan hidung mengkerut.
"Ini!" Carlos menunjuk bra sport Kitty.
"Buah dada," jawab Kitty polos dengan mata yang berkedip-kedip bingung.
Lagi-lagi Carlos dibuat terkejut dengan mulut menganga mendengar jawaban absurd Kitty.
"Inikan maksud Mr. Darling?" Tanya Kitty sambil menggenggam salah satu aset indahnya.
Dengan konyolnya Carlos mengangguk dengan wajah bodoh, jangan lupa mulutnya masih menganga.
"Ini namanya, aset berharga ku yang sangat aku bangga kan, meskipun bentuknya, datar dan tidak seperti wanita lainnya yang memiliki dada dataran tinggi dengan bukit tanpa spasi, tapi aku bangga dengan asetku ini yang masih datar dan berbukit titik tiga," seloroh Kitty dengan wajah bangga.
Sontak saja Carlos tersendat air ludahnya sendiri, membuat pria tampan itu terbatuk-batuk, dengan raut wajah merah, antara malu karena mendengar ucapan Kitty dan akibat terbatuk-batuk.
"Oh Tuhan, gadis ajaibku," batin Carlos berteriak.
MAMPIR DI KARYA BARU UMA YUK!
__ADS_1