Dendam Dan Cinta Sang Bodyguard

Dendam Dan Cinta Sang Bodyguard
bab 69


__ADS_3

Boy kini berdiri dengan tegak di hadapan ratu Rosella yang sedang duduk dengan anggun di sebuah sofa tunggal yang berhiaskan emas.


Wajah Boy tampak masam dan kesal melihat tingkah angkuh ratu Rosella yang menatapnya remeh di hadapannya.


Boy meletakkan kedua tangannya di pinggang dan mendelik ke arah sang ratu yang hanya tersenyum cemooh kepadanya.


"Cih! Boy berdecih dan menatap wanita setengah baya di depannya.


"Boy Raymond Cole. Seorang pebisnis terkenal di kota Chicago, …, ratu Rosella menghentikan sejenak ucapannya sambil menyesap minuman yang disajikan sang pelayan, dan memiliki seorang istri dari keturunan pengusaha sukses ternama Pattinson, memiliki satu orang putra, berumur 7 tahun bernama Gienard Raymond Pattinson." Imbuh ratu Rosella dengan tatapan menyelidik ke arah Boy.


"Siapa anak kembar ini tuan, Boy Raymond Cole?" Tanya ratu Rosella dengan nada suara penuh ketegasan.


"Cih! Boy hanya berdecak dan tersenyum penuh arti kepada wanita angkuh di depannya.


"Kenapa, anda begitu tertarik untuk mengetahuinya, ratu Rosella," ucap Boy.


"Aku rasa itu bukan urusan anda," sarkas Boy dengan tatapan sinis.


"Aku, akan menyingkirkan semua penghalang yang bisa mengancam posisiku," jawab ratu Rosella yang tatapannya kini menajam ke arah anak laki-laki yang bersembunyi di belakang tubuh Boy.


"Aku, yang akan lebih dulu menghancurkan mu, bila sampai anda menyentuh anak-anakku," ancam Boy.


"Aku tidak yakin mereka adalah anak, anda," jawab ratu Rosella yang tatapannya masih ditujukan kepada Bryan.


"Apa dia putra dari sahabat, anda?"

__ADS_1


"Kalau ia kenapa dan kalau bukan juga, mengapa anda sangat ingin mengetahui tentang anak-anakku."


"Bisa saja dia ancaman buatku."


"Banyak hal yang menjadi ancaman buat posisi anda ratu Rosella. Salah satunya wanita yang anda sekap." Pungkas Boy sambil tersenyum licik ke arah ratu Rosella.


"Apa maksud anda tuan, Boy!" Sentak ratu Rosella.


"Ratu Agatha Christie," imbuh Boy pelan.


Wajah ratu Rosella tiba-tiba terlihat pucat dan menegak. Ratu Rosella tampak terlihat membeku di tempatnya dengan wajah terkejut.


"Bukankah, dia ratu sesungguhnya?"


"Dia ibunda dari pangeran Carlos Philips dan Griffin Philips," ucap Boy.


"Dia masih hidup."


"S-siapa?"


"King Philips Alexander," sahut Boy.


Seketika cangkir yang ada di tangan ratu Rosella terjatuh ke lantai dan pecah.


*

__ADS_1


*


*


Amber yang menunggu kedatangan si kembar di salah satu koridor hotel dikejutkan, dengan telapak tangan kekar yang membekap mulutnya dari arah belakang.


Amber yang sedang sibuk mengotak-atik ponsel tidak menyadari keberadaan sosok pria tinggi tepat di belakangnya.


Amber berusaha melawan, namun kekuatan pria dengan kemeja hitam itu sangat lah kuat.


Hingga tidak lama kesadaran Amber hilang dan terjatuh di pelukan pria dengan dada bidang dan lebar yang Amber mengenali wangi khas pria itu.


Bram tersenyum puas ketika sang wanita sudah berada di dekapannya.


Tanpa membuang waktu banyak, Bram menggendong tubuh Amber dan membawanya ke arah rooftop hotel.


Bram akan membawa Amber jauh dari jangkauan semua orang. Dia akan membawa Amber jauh, sejauh jauhnya, dimana hanya ada dirinya dan wanitanya.


*


*


Bram menaiki sebuah helikopter yang sudah mendarat di rooftop hotel tersebut dengan elegannya.


Bram akan membawa Amber menuju sebuah pulau pribadi sang mommy, yang tiada satupun orang yang mengetahuinya selain dirinya dan mommy.

__ADS_1


Bram berjanji akan menjadikan Amber miliknya untuk selama-lamanya, agar tak satupun orang dapat memiliki wanitanya selain dirinya.



__ADS_2