
"Hentikan semua ini, Rosella!" Mohon seorang wanita yang memiliki garis wajah yang sama.
Ratu Rosella hanya tersenyum miring melihat wajah memohon saudara kembarnya itu.
Ratu Rosella memang memiliki seorang saudara kembar yang bernama Risalle yang selama ini dijadikan tamengnya atau menggantikan dirinya menjadi ratu.
Sedangkan dirinya menikmati hasil dari kelicikannya, dengan bersenang-senang.
Dia sengaja menggunakan saudara kembarnya sebagai tameng agar bisa terhindar dari serangan musuh dan juga terbebas dari tindak kriminal yang ia rencanakan untuk sang ahli waris. Dan juga segala kejahatan yang pernah ia lakukan kepada para keluarga kerajaan yang mencoba menghalanginya.
Risalle lah yang menjadi tamengnya agar tangannya bersih dari noda merah dan juga dari hukuman.
Rosella sudah memiliki kelicikan sejak dulu, semenjak menjadi pelayan pribadi ratu yang sebenarnya yaitu, Agatha Christie, ibunda Griffin dan Carlos.
Tapi ketamakan dan juga sifat iri hati yang tertanam lama dirinya, membuat jiwa penggodanya mendekati dan mencoba menggoda king Philips Alexander, yang terkenal kesetiaannya pada sang ratu.
Rosella pun tidak kehabisan cara licik agar bisa menjadi selir pertama sang raja.
Rosella pun menjebak king Philips Alexander di saat acara pernikahan ratu Agatha Christie dan sang raja.
Menjebak king Philips dengan memberinya obat yang bisa membuat sang raja menjadi miliknya.
Dan terjadilah malam panas antara Rosella dan king Philips di sebuah hotel dimana malam acara pernikahan king Philips dan ratu Agatha Christie di langsungkan.
Dengan perasaan kecewa dan sakit hati, ratu Agatha menikahkan Rosella dengan sang suami, demi menjaga nama baik kerajaan dan nama baik sang ayah.
Carlos waktu itu masih berusia 5 tahun sedangkan Griffin masih dalam kandungan.
Yang sebenarnya akan menjadi kado hari jadi pernikahan mereka, tapi ratu Agatha lebih dulu diberi kejutan dengan skandal sang suami.
Rosella pun merasa puas dengan hasil rencana liciknya dan keinginannya pun tercapai, menjadi selir pertama di kerajaan Alexander.
__ADS_1
Walaupun dirinya tidak pernah dianggap, namun tekad dan rasa obsesinya pada sebuah gelar dan kedudukan, ratu Rosella tega menyingkirkan sang raja dan ratu terdahulu.
Akhirnya ia pun berhasil menduduki kursi kebesaran di kerajaan Alexander dan menjadi penguasa di kotanya.
Carlos dan Griffin pun diasingkan di tempat berbeda, dan ia mengakui kepada khayalan bahwa sang pangeran mahkota sedang melanjutkan sekolah di kota lain.
Yang mana usia Carlos sudah memasuki 10 tahun dan Griffin 5 tahun.
Kedua pangeran itu pun hidup terpisah tanpa pernah bertemu, hingga mereka dewasa dan dipanggil kembali ke kerajaan.
~
"Rosella," seru Risa, yang membuat lamunan sang ratu terhenti.
"Kumohon, hentikan semua ini," ucap Risa, sambil menatap saudara kembarnya itu yang duduk dengan angkuhnya.
"Tidak akan sebelum semuanya aman," jawab ratu Rosella dingin.
"Jangan menyebut dia ratu, hanya aku ratu di kota ini dan semua sudah menjadi milikku," bentak Rosella.
"tap, ...."
"DIAM!" hardik wanita angkuh itu.
"Aku, hanya kasihan padamu, rose," lirih Risa.
"Cih, kau tidak perlu kasihan padaku, karena semuanya sudah menjadi milikku sekarang," ujarnya bangga dan tertawa puas.
"lepaskan aku kalau semuanya sudah menjadi milikmu," pinta Risa.
tawa ratu Rosella terhenti dan kini ia menatap nyalang pada saudara kembarnya itu.
__ADS_1
"Aku tidak akan pernah melepaskan mu, sebelum aku yakin akan kenyamanan hidupku dan putraku, William," sarkas Rosella dengan nada mengerikan.
"Kau wanita egois dan licik!" pekik Risa.
"Jangan berteriak pada ku, murahan!" gertak Rosella.
"lepaskan aku, rose,"
"Aku sudah lelah, oleh semua perbuatanmu dan juga kebencian orang-orang padaku," lirihnya lagi.
"Dalam mimpimu," sinis Rosella.
"Lakukan, semua yang aku perintahkan, atau ketiga anakmu akan berakhir seperti ayahnya," ancam Rosella.
"Kau wanita licik dan sangat jahat, rose," teriak Risa.
"bawa dia!" perintah ratu Rosella pada pengawal pribadinya.
"masukkan, dia dalam tahanan dan jangan melukainya, karena aku masih membutuhkannya," pungkasnya.
"Baik yang mulia ratu," jawab pengawal pribadi ratu Rosella.
"Lepaskan aku, rose. biarkan aku hidup tenang," pinta Risa sambil mencoba memberontak.
"CEPAT BAWA DIA!" bentak Rosella.
Risa pun di seret dengan kasar keluar dari ruangan khusus restoran mewah tersebut.
meninggalkan Rosella yang kembali menyerigai sinis kepada saudara kembarnya.
"Sedikit lagi, semuanya akan menjadi milikku," gumam Rosella dengan tersenyum puas.
__ADS_1