Filosofi Alin

Filosofi Alin
Bab 71 Hanya jadi catur


__ADS_3

Jerman ...


"Wie, hat Angel berichtet? (Bagaimana, apa Angel sudah melapor?)"


Tanya seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan modis.


"Okay, das verdammte Mädchen ist nicht mehr in Indonesien! (Sudah, Gadis sialan itu sudah tak ada lagi di Indonesia!)"


"Was! dann wo. Hat Davit ihn nicht auch hierher gebracht? (What! lalu dimana. Bukankah Davit juga tak membawa nya ke sini?)"


"Das adoptierte Kind wurde versteckt. Wissen Sie, hier ist die Macht adoptierter Kinder groß. Wir müssen aufpassen, keinen falschen Schritt machen! Außerdem arbeitet dieser verdammte Davit bereits mit der Polizei zusammen (Anak pungut itu di sembunyikan. Ibu kan tahu, di sini kekuasaan anak pungut itu luas. Kita harus hati-hati, jangan sampai salah langkah! apalagi Davit sialan itu sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian. Dia ternyata sudah berhasil mengelabui kita. Bahkan komisaris malah balik menyerang kita!)"


"Sila!"


Umpat wanita paru baya itu mengepalkan kedua tangannya. Dia tak akan rela anak pungut itu menghancurkan semua rencana yang sudah dia susun.


Demi harta dan tahta dia rela membunuh suaminya sendiri.


"Aber warte! (Tapi tunggu!)"


Seketika wanita paruh baya itu menatap putranya dengan intens membuat sang putra menautkan kedua alisnya bingung.


"Was ist los, Madam? (Ada apa bu?)"


"Was, wenn Angel sich bereits an alles erinnert und er uns verrät (Bagaimana kalau Angel sudah mengingat semuanya, dan dia mengkhianati kita!)"


"Es ist unmöglich, Ma'am, ist diejenige, die Angels Zustand überprüft hat, nicht eine Freundin Ihrer eigenen Mutter. Und sie sagen, dass Angel einen dauerhaften Gedächtnisverlust hat!


(Tidak mungkin Bu, bukankah yang memeriksa keadaan Angel teman ibu sendiri. Dan, mereka mengatakan Angel mengalami hilang ingatan permanen!)"


Cetus Stephen, bisa-bisa nya sang ibu curiga pada Angel yang sudah memberi tahu keberadaan Davit di Indonesia.


Gresela terdiam, benar yang di katakan putranya. Buktinya dalam empat tahun ini Angel yang memberikan informasi keberadaan Davit dari pada anak buah bodohnya.

__ADS_1


Angel, seorang perempuan yang dulu di tugaskan menjadi bodyguard Shofi. Dia satu-satunya orang yang selamat dari pembunuhan itu walau Angel pada akhirnya harus mengalami hilang ingatan.


Tapi, itu sangat menguntungkan bagi Gresela dan Stephen. Walaupun Angel hilang ingatan tapi kemampuan detektif nya tak hilang. Yang ada kemampuan Angel semakin hebat.


Empat tahun terakhir ini Angel yang memberikan semua informasi keberadaan Davit dan Shofi begitupun dengan rencana Davit.


"Hast du dafür gesorgt, dass Davit Shofi nicht dort zurückgelassen hat? (Apa kau sudah memastikan bahwa Davit tak meninggalkan Shofi di sana?)"


"Schon Ma'am, es ist sogar vier Monate her, seit Davit nach Deutschland zurückgekehrt ist. Angel hat in ganz Indonesien gesucht, sogar bei den dort lebenden Stämmen! (Sudah Bu, bahkan ini sudah empat bulan kembali nya Davit ke Jerman. Seluruh Indonesia sudah Angel telusuri bahkan sampai suku-suku duduy di sana!)"


"Suku Baduy!"


"Ah, iya itu!"


"Das bedeutet, dass es für Step in Ordnung ist, Angel zu sagen, dass er zurückkommen soll! (Berarti bolehkan kan Step menyuruh Angel kembali!)"


Gresela menatap tajam putranya yang malah menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Tapi Bu, Step mencintainya!"


"Er ist nur ein Sklave, also mach nicht rum. Außerdem ist euer Alter so unterschiedlich. Angel ist dreißig Jahre alt, und du bist immer noch zweiundzwanzig. Du bist noch jung, such dir jemand anderen! (Dia hanya budak, jadi jangan macam-macam. Apalagi usia kalian berbeda jauh. Angel sudah tiga puluh tahun, dan kau masih dua puluh dua tahun. Kau masih muda, cari yang lain!)"


"Aber Step will es, sie ist ein anderes Mädchen! (Tapi Step menginginkannya, dia gadis berbeda!)"


Protes Step tak suka jika ibunya menghina orang yang dia suka.


"Willst du dir wegen ihm die Hand brechen, obwohl er ein Sklave ist, Angel ist niemand, der sich gerne von seiner Persönlichkeit stören lässt. Stattdessen greift er uns an! (Apa kau mau tanganmu patah karena dia, walaupun dia budak tapi Angel bukan orang yang suka di usik kepribadiannya. Yang ada dia malah balik menyerang kita!)"


Step memang membenarkan ucapan ibunya. Walau Angel menuruti apa yang dia dan ibunya perintahkan dia akan menurut. Dan siap di hukum jika dia melakukan kesalahan. Namun, jika urusan pribadi nya di usik maka Angel memang tak segan-segan menghabisi siapa saja yang berani macam-macam.


Karena pernah satu kejadian di mana anak buah Gresela menyukai Angel dan nekad ingin memiliki Angel. Yang pada akhirnya anak buah Gresela malah menjadi sasaran pistol yang bersembunyi di balik jubahnya.


Bagi Angel urusan pribadi dan pekerjaan berbeda. Di mana Angel akan tunduk jika urusan pekerjaan. Dan, Angel tak akan tunduk jika urusan pribadi nya di usik. Itu sudah kesepakan Angel pada Gresela dan Step, ibu dan kakak tiri Shofi.

__ADS_1


Padahal sudah lama Step ingin mencari tahu sendiri dan juga ingin tahu seindah apa negara kelahiran ibu nya.


Namun, sayangnya Step tak di izinkan pergi ke Indonesia oleh Gresela. Entah apa alasannya. Tapi, Gresela selalu beralasan Step tak pandai menggunakan bahasa Indonesia. Step hanya mengerti mendengarnya saja namun dalam pengucapannya Step tidak bisa.


Paling ada satu atau tiga kata yang Step ucapkan. Itupun jika kata itu sering Step dengar ketika ibunya bicara. Karena Step tak di ajarkan oleh Gresela untuk menggunakan bahasa Indonesia.


"Du konzentrierst dich besser auf die Firma, lasst Davit nicht infiltrieren!


(Lebih baik kamu fokus pada perusahaan jangan sampai Davit menyusup!)"


"Siap Bu!"


"Noch was, nächsten Monat kommt Onkel Marsel! (Satu lagi, bulan depan uncle Marsel akan datang!)"


"Wow wirklich. Step kann es kaum erwarten zu zeigen, wozu Step fähig ist (Wow, benarkah. Step sudah tak sabar memperlihatkan kemampuan Step,)"


"Du solltest nicht die ganze Zeit mit Frauen spielen. Konzentrieren Sie sich auf unsere Mission, erinnern Sie sich an die Einweihung. Lass das verdammte Kind nicht vermasseln. Wir haben nicht viel Zeit, wir müssen Shofi bald finden! (Kau ini, harusnya jangan main wanita terus. Fokus pada misi kita, ingat di saat peresmian itu. Jangan sampai anak sialan itu mengacau. Waktu kita tidak banyak, kita harus segera menemukan Shofi!)"


"Tenang saja Bu!"


Ucap Stephen percaya diri dengan senyum seringai. Entah apa yang di rencanakan anak itu. Sungguh kejam sekali, mereka.


Namun, tanpa mereka sadari sendari tadi percakapannya di dengar seseorang yang di tugaskan Davit menyusup ke mansion Damaresh.


"Kalian memang kejam, namun bodoh!"


Gumam seseorang itu menyeringai, karena sejatinya dua manusia itu hanya catur yang di jadikan peran main Marsel untuk menghancurkan keluarga kakak nya sendiri akibat dendam di masa lalu.


Seseorang itu langsung menghubungi Davit secara diam-diam agar penyamarannya tidak di ketahui.


Bersambung ...


Jangan lupa Like, Hadiah, komen dan Vote Terimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2