
Keesokan paginya Cleo dan Kevin pun pergi ke salah satu
hotel untuk bertemu dengan klien mereka. Ketika sampai di hotel yang disepakati,
mereka berdua segera ke ruangan VIP hotel tersebut dengan diantar oleh salah
satu pegawai hotel yang sudah ditugaskan oleh si klien. Begitu tiba di ruangan,
ternyata mereka sudah ditunggu oleh si klien bersama dengan asistennya yang seorang
wanita berusia sekitar 30an dan terlihat sopan, tidak seperti asisten para bos
lainnya yang biasanya memiliki asisten wanita muda yang berpakaian seperti
kekurangan bahan. Dan itu membuat Cleo merasa sedikit nyaman dan tidak merasa
terganggu. Itu juga salah satu alasan Cleo terus mau bekerja sama dengan
kliennya ini selain merupakan salah satu investor terbesar perusahaannya.
“Selamat datang Pak Cleo, Pak Kevin. Silahkan duduk, semoga
kalian nyaman dengan sambutan kami.” Sapa klien itu menyambut kedatangan Cleo
dan Kevin dan berjabat tangan.
“Hm.” Balas Cleo sambil menganggukan kepala dan langsung
duduk ke salah satu kursi di meja bundar itu setelah menjabat tangan si klien.
“Terima kasih Pak Surya.” Balas Kevin pada si klien yang
ternyata Bernama Surya dan sudah berumur sekitar 50an tahun.
“Karena semua sudah hadir, sebaiknya kita langsung saja
membahas inti pertemuan ini. Berikut adalah kontrak perpanjangan kerjasama
kedua belah pihak, silahkan Pak Surya cek terlebih dahulu.” Kata Kevin sambil
menyerahkan dokumen kontak kepada Pak Surya.
“Oh, baik. Saya akan membacanya terlebih dahulu.” Kata Pak
Surya lalu membaca isi kontrak dengan teliti.
“Sampaikan saja jika ada yang ingin ditambahkan atau ada
yang kurang anda sepakati. Saya akan
segera menyesuaikannya.” Kata Kevin lagi.
Setelah membaca isi kontrak, Pak Surya menganggukan kepala
beberapa kali sambil tersenyum puas. Dalam hatinya dia berkata dirinya tidak
salah bekerjasama dengan Cleo sejak awal. Isi kontrak tersebut tidak berbeda
jauh dengan isi kontrak sebelumnya, yang berbeda adalah penambahan keuntungan
pihak Pak Surya dan itu sangat menguntungkan pihaknya tentu saja. Dengan
begitu, dia tidak akan khawatir lagi dengan masa depan perusahaannya, karena
walaupun dia termasuk investor terbesar perusahaan milik Cleo, namun dalam hal
profit, pendapatan, dan tingkat kemajuan perusahaan, dia kalah jauh dari Cleo.
Tentu saja, dia bahkan tidak bisa menyaingi Alexander Group, apalagi dengan CM
Corp. yang telah berkembang pesat di banyak negara. Dia benar-benar mengangumi
dan segan pada kejeniusan dan kepribadian Cleo.
“Sepertinya tidak ada yang perlu ditambahi. Saya rasa sudah
cukup, jadi akan langsung saya tanda tangani. Saya benar-benar kagum dengan
pemikiran Pak Cleo, dan saya bersyukur bekerja sama dengan perusahaan kalian.” Kata
Pak Surya dengan nada puas membuat Kevin tersenyum dan Cleo menganggukan
kepalanya ringan.
“Hahaha, sudah seharusnya Pak Surya. Anda terlalu
melebih-lebihkan. Kita masih sama-sama belajar satu sama lain tentu saja.”
Balas Kevin yang sebenarnya merasa bangga pada sahabatnya Cleo dan tentu saja
CM Corp. perusahaan mereka.
“Oh iya, bagaimana dengan perkembangan proyek real estate
yang sedang Pak Cleo kerjakan? Saya mendengar proyek tersebut sangat terkenal
di kalangan pebisnis dan akan sukses besar. Saya hanya investor yang kurang
mengikuti perkembangan proyek sehingga kurang update mengenai berita terkini,
hehe.” Tanya Pak Surya pada Cleo.
“Ya, semua berjalan lancar sesuai rencana.” Jawab Cleo
singkat.
“Tentu saja akan lancar jika Pak Cleo sendiri yang menangani
__ADS_1
proyek secara langsung. Yah, semoga proyek tersebut berhasil dengan sukses.”
Kata Pak Surya.
Cleo tersenyum tipis menanggapi, sedangkan Kevin tertawa
bangga menanggapi ucapan Pak Surya. Karena pembahasan mereka telah selesai,
mereka tidak langsung kembali pada urusan masing-masing, karena Pak Surya terlebih
dahulu menjamu keduanya. AKhirnya mereka makan bersama terlebih dahulu sebelum
akhirnya kembali pada urusan masing-masing, dimana Pak Surya dan asistennya
kembali ke kantornya, sedangkan Cleo dan Kevin pergi ke salah satu toko
elektronik untuk membeli pesanan Momo.
Selesai membeli barang-barang yang dipesan Momo, keduanya
kembali ke hotel untuk beristirahat karena nanti malam mereka harus menghadiri
perjamuan yang diadakan oleh salah satu pebisnis tambang batubara terbesar di
kota B yang mengundang presdir CM Corp., dan Kevin tentu saja ikut karena
dirinya adalah asisten pribadi bosnya.
Sesampainya di hotel, Cleo meminta tolong pada beberapa
karyawan hotel untuk membawa barang-barang yang dia beli ke unit apartemennya. Setelah
tiba di kamar, Cleo memfoto barang-barang tersebut dan mengirimkannya kepada
Momo.
‘Barangnya udah Koko beli.’ Isi chat Cleo yang dikirimkan
pada Momo beserta foto-foto yang baru saja diambilnya.
‘Thank you Koko 😊.’ Balas Momo.
Cleo tersenyum membaca balasan pesan Momo yang lengkap dengan
emote, jarang sekali Momo bertingkah manis seperti itu.
Cleo lalu beristirahat setelah meminta Kevin pergi membeli
pakaian untuk keduanya pakai malam nanti dengan menggunakan kartu kredit perusahaan.
Dan Kevin tentu saja menjalankan perintah bosnya dengan senang hati, karena
dirinya bisa sekaligus jalan-jalan dan mencuci mata, tentu saja bisa jajan
sedikit juga dengan uang yang diberikan Cleo sebagai ongkos jalannya.
satu pebisnis yang mengundang mereka di salah satu hotel terbesar di kota B.
Perjamuan itu dihadiri banyak sekali pebisnis-pebisnis sukses di bidang yang
saama maupun bidang lainnya, dan beberapa petinggi pemerintahan, dan juga
artis-artis besar yang turut memeriahkan acara.
Kehadiran Cleo dan Kevin benar-benar mencuri perhatian
bahkan sejak keduanya memasuki ruangan, semua mata benar-benar tertuju pada
keduanya. Para gadis bahkan terdiam karena terpesona pada ketampanan dan aura
keduanya, namun sedikit takut ketika merasa aura Cleo terlalu mahal dan tidak
mudah didekati. Beda dengan para pria yang mengangumi keduanya dan begitu segan
dengan Cleo lebih tepatnya karena kekejamannya yang tidak pernah berbelas kasih
pada orang yang menyinggungnya, itu membuat mereka kagum pada Cleo yang selalu
bertindak tegas tanpa memandang siapapun. Benar-benar sikap yang patut dicontoh.
Ya, nama Cleo memang sangat terkenal di dunia bisnis, dan
semua orang tahu bagaimana watak dan kepribadiannya, sehingga tidak ada satupun
yang berani berbuat buruk padanya, sebaliknya mereka berusaha mendekatinya
dengan berbagai macam cara yang tentu saja tidak akan menyinggung Cleo, orang
kejam itu.
Untungnya Cleo tidak merasa terganggu dan masih menanggapi
mereka walaupun dengan dingin karena memang begitulah kepribadiannya, sehingga
Kevinlah yang lebih banyak berbicara dengan orang-orang itu.
Pemilik acara yang akhirnya melihat Cleo dan Kevin, segera
menghampiri keduanya dan merasa bahagia juga sangat terhormat karena Cleo yang benar-benar
menyempatkan waktunya untuk menghadiri undangannya, padahal dia sendiri tidak
terlalu banyak berharap.
“Wah, selamat malam dan selamat datang di acara sederhana
ini Pak Cleo, dan Asisten Kevin.” Sapa pemilik acara bernama Pak Bara dengan
__ADS_1
senyum sumringah karena bahagia lalu mengulurkan tangan pada Cleo untuk
menjabat tangan dengan gemetar karena gugup.
Cleo menganggukan kepala dengan senyum tipis sebagai
tanggapan dan menyambut tangan Pak Bara.
“Terima kasih untuk undangannya Pak Bara, kami tentu saja akan
hadir di acara menarik ini.” Balas Kevin mewakili Cleo lalu menyambut tangan
Pak Bara yang selesai berjabat tangan dengan Cleo.
Semua orang yang menyaksikan pemandangan itu menjadi iri
pada keberuntungan Pak Bara yang sudah pasti akan bertambah terkenal dan sukses
setelah acara ini. Bagaimana tidak, Cleo yang sangat pemilih bahkan datang ke
perjamuan yang diadakannya, dengan itu saja sudah menandakan bahwa Cleo
tertarik pada perusahaan Pak Bara, dan sudah pasti kedua perusahaan akan
bekerja sama. Semua orang tahu, setiap perusahaan yang bekerja sama dengan CM
Corp. pasti akan sukses dan berkembang pesat, bonus lainnya adalah menjadi terkenal
dan tentu saja bisa mengembangkan sayap ke kancah internasional. Sudah banyak
bukti nyatanya, sehingga setiap pebisnis selalu bermimpi dan berlomba-lomba
untuk bisa bekerja sama dengan CM Corp.
Dan prediksi semua orang ternyata benar, Cleo datang dengan
tujuan mengajak kerjasama dengan perusahaan Pak Bara. Dia tertarik dengan visi
misi dan prinsip perusahaan milik Pak Bara sehingga tertarik bekerjasama
dengannya. Pak Bara sudah pasti menerima tawaran itu dengan bahagia, dan mereka
sepakat membicakan kelanjutannya esok hari.
Perjamuan itu berjalan dengan sukses. Semua orang
mendapatkan keuntungan masing-masing di malam itu. Cleo dan Kevin langsung
kembali ke hotel setelah sepakat dengan Pak Bara.
Keesokan harinya, Pak Bara mendatangi keduanya dan mereka
langsung membahas masalah kerjasama kedua perusahaan. Selama empat jam pembahasan
itu berlangsung, dan akhirnya sampai pada kesepakatan kedua belah pihak. Pak Bara
bahkan bercerita dirinya mendapat banyak telepon yang bertanya tips padanya
untuk bisa menarik perhatian Cleo dan sebagainya, dan Kevin selalu menanggapi
semua pujian dengan bangga dan sedikit sombong namun tidak berlebihan, berbeda
halnya dengan Cleo yang tetap tenang dan datar.
Sudah tiga hari Cleo dan Kevin berada di kota B. Dan selama
tiga hari ini, Cleo dan Kevin benar-benar sibuk dengan urusan perusahaan mereka
di kota B. Mulai dari bertemu Pak Surya, lalu menghadiri perjamuan Pak Bara
sampai membahas kerjasama, lalu ke kantor pemerintahan untuk mengurus beberapa
hal karena Cleo ingin membangun perusahaan cabang di kota B, dan berbagai
urusan lainnya. Masih ada beberapa urusan lagi yang membuat keduanya belum bisa
kembali ke Jakarta lebih cepat dan keduanya sudah memprediksi hal itu.
Dan besok, keduanya memilik jadwal untuk melakukan survey ke
lokasi yang menjadi target pembangunan perusahaan cabang baru yang direncanakan.
Karena lokasi yang cukup jauh dari perkotaan, Cleo dan Kevin memutuskan untuk
tidur lebih awal agar tidak kelelahan menjalani hari ekok.
Penasaran kelanjutannya? Pantengin terus biar ga ketinggalan
update terbaru dari author.
Para readers sekalian…
Jangan lupa like, comment, follow
author, dan paling penting jadikan favorit karya pertama author ini sebagai
bentuk dukungan kalian untuk author, agar Author menjadi makin semangat
nulisnya.
Author ga maksa kok, seikhlasnya ajaa..
.
Salam hangat Author receh.. hehe
.
__ADS_1
Sampai jumpa di episode berikutnya.