Gadis Kecil Sang Tuan Muda

Gadis Kecil Sang Tuan Muda
Para Parasit


__ADS_3

Selama di negara I, Cleo yang memiliki wajah tampan dan kaya raya terus diganggu oleh gadis-gadis di sana. Banyak juga yang memberikan surat cinta namun tidak pernah diterima oleh Cleo. Cleo hanya akan menunjukkan raut wajah sinis dan dingin dan itu cukup efektif membuat mereka merasa malu dan takut.


Selain di kampus, Cleo juga harus bertemu para pengganggu di dunia kerja. Banyak klien yang ingin bekerja sama dengannya sengaja memberikan sogokan berupa wanita panggilan agar kerjasama keduanya berjalan dengan lancar, namun hal itu malah membuat si penawar mengalami kebangkrutan karena Cleo sangat membenci hal-hal seperti itu.


Di hatinya hanya ada Gadisnya. Tubuhnya juga hanya milik Gadisnya. Tidak ada yang pantas menyentuhnya selain gadis yang dicintainya.


Apalagi mengingat pesan Momo padanya di hari kelulusannya, dia benar-benar menjadi pria dingin dan kejam.


Pesaing bisnis yang mencoba melakukan kecurangan pasti langsung dibuat bangkrut oleh Cleo. Hal itu membuat dia cukup disegani di dunia bisnis selain Grandpa dan Daddynya.


“Boss, jadwal Boss hari ini adalah menemui Mr. James dari MESC Coorporation di Hotel M terkait pembahasan kerja sama perusahaan jam tujuh malam nanti.” Kata Bram kepada Cleo di ruangannya.


“Siapkan semuanya dan pastikan tidak ada gangguan.” Jawab Cleo.


“Baik Boss. Kalau begitu saya permisi.” Jawab Bram lagi.


Cleo hanya menganggukan kepala tanpa menjawab. Dia berharap kliennya kali ini tidak seperti yang sebelum-sebelumnya.


Malam harinya setelah menyelesaikan urusannya di kantor, Cleo bersama Kevin dan Bram segera menuju ke Hotel M tempat pertemuannya dengan klien.


“Selamat malam Mr. Cleo, senang bertemu dengan anda.” Kata Mr. James menyambut Cleo sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


Namun tidak dihiraukan Cleo sehingga disambut oleh Bram.


“Langsung saja.” Kata Cleo memberi perintah.


Dia orang yang tidak suka berbasa basi apalagi dengan orang yang begitu kelihatan wajah munafiknya. Belum mulai saja dia sudah bisa menebak akan seperti apa akhirnya.


Kevin yang melihat raut wajah Cleo hanya menggelengkan kepala dan menyesali kebodohan Mr. James yang sebentar lagi akan mengalami nasib buruk.


“Dengan proyek ini, keuntungan yang kami tawarkan kepada Mr. Cleo sebesar 65%, dan kami akan mendapat 35%. Bagaimana, apakah Mr. Cleo tertarik untuk bekerja sama dengan perusahaan kami? Kami akan dengan senang hati merealisasikan proyek ini apabila CM Corp bersedia bekerjasama.” Kata Pak James dengan segala penawarannya.


Hal itu hanya membuat Cleo mengernyitkan dahi dan tersenyum sinis. Kevin dan Bram bahkan sangat ingin memukul wajah klien tersebut. Apalagi melihat sekertaris Pak James yang menggunakan pakaian tidak sopan dan selalu memperhatikan Cleo dengan raut wajah menjijikan yang sangat bisa ditebak maksudnya.


“Maaf Mr. James, tapi penawaran anda terlalu berlebihan untuk ukuran proyek sebesar ini. Jangan mencoba menipu kami, atau anda hanya akan menerima nasib buruk.” Kata Kevin yang mencoba memperingati dengan perasaan yang sudah kesal setengah mati.


Cleo hanya diam dan membiarkan kedua tangan kanannya yang bertindak. Dia terlalu malas untuk berbicara.


“Mohon maaf Mr. Kevin, ini merupakan penawaran menarik dari kami, dan kami tidak berani untuk menipu CM Corp.” Jawab Mr. James sambil mencoba meyakinkan kembali agar diterima penawarannya.


“Mr. Cleo, bagaimana jika saya berikan sekertaris cantik saya sebagai hadiah tambahan agar kerjasama kita bisa berjalan? Dia cukup seksi dan cantik, pasti tidak akan membuat anda bosan.” Kata Mr. James.


“Bereskan.” Perintah Cleo yang sedari tadi diam dan akhirnya bicara yang ditujukkan pada Kevin dan Bram.


Keduanya yang sudah paham dan cukup menaham amarah sejak tadi pun segera memberikan pukulan pada Mr. James yang tidak tahu malu itu.

__ADS_1


Sekertarisnya berteriak ketakutan dan tidak menyangka dengan penolakan yang cukup mempermalukan pihak mereka.


Tidak ada yang berani membantu, karena hotel tersebut adalah milik keluarga Grissham. Mereka tahu pasti orang yang dipukul telah nelakukan kesalahan sehingga membangunkan harimau yang tidur.


Lima menit kemudian Mr. James yang sudah babak belur tersebut menerima kabar dari manager keuangan kantornya bahwa saham mereka mengalami perosotan dan akhirnya bangkrut. Dia hanya bisa menyesali kebodohannya tanpa bisa berbuat apa-apa.


Awalnya dia tidak percaya dengan rumor yang beredar tentang kekejaman Cleo terhadap lawannya, tapi setelah mengalami sendiri dia akhirnya sadar bahwa rumor bisa saja benar dan seharusnya dia menjaga segala kemungkinan.


Namun nasi sudah menjadi bubur, dia hanya bisa menyesali kemalangannya.


Cleo sudah pergi sejak dia memberi perintah untuk membereskan parasit tersebut kepada kedua tangan kanannya. Dia segera pulang untuk menenangkan emosinya dan ingin segera melampiaskannya pada samsak tinju di rumahnya.


Ya, begitulah dia jika sedang emosi.


Setelah melampiaskan kemarahannya, dia segera mandi kemudian duduk di balkon kamarnya sambil menikmati kopi dan merokok.


Cleo sangat jarang merokok, namun jika dia merokok artinya dia sedang stress. Tidak ada yang bisa menghilangkan sterssnya kecuali Gadisnya, walaupun hanya foto atau suaranya.


Untungnya dia memiliki banyak foto dan video kenangan keduanya sejak mereka kecil dan juga rekaman telpon keduanya. Itu cukup untuk menenangkan pikirannya.


Dengan semakin majunya perusahaannya, Cleo menjadi semakin sibuk. Namun itu tidak membuat dia melupakan tanggung jawabnya sebagai pelajar dan Direktur di perusahaan ayahnya. Dia menjalani semuanya dengan maksimal.


Dua tahun berlalu, akhirnya Cleo lulus dengan predikat suma cum laude dan menjadi lulusan tercepat di angkatannya.


Selama menempuh S2, Cleo juga membangun kantor untuk perusahaannya di kota kelahirannya yang akan dia jadikan kantor pusat CM Corp.


Usahanya terus maju semakin harinya, sehingga dia memberanikan diri untuk melebarkan sayapnya di bisnis perhotelan, F&B, dan juga pariwisata.


Semua berjalan dengan lancar berkat ketekunannya dan berkat bantuan kedua tangan kanannya yang sangat bisa diandalkan.


Dia juga bertemu dengan seorang bos mafia yang kemudian menjadi sahabatnya bernama Raymond. Keduanya bertemu di pelelangan dan menjadi dekat karena merasa saling cocok.


Raymond selalu mendukung Cleo dan melindunginya dari balik bayangan. Siapapun yang berani mengganggu Cleo yang sudah dianggapnya seperti adik kandungnya sendiri akan langsung dibunuhnya tanpa belas kasihan.


Cleo mengetahui hal tersebut namun hanya membiarkannya karena merasa malas mengurusi hal-hal dunia bawah.


Setahun kemudian Cleo akhirnya mendapat gelar S2nya dengan predikat lulusan tercepat dan terbaik.


Setelah itu dia segera pulang ke Indonesia bersama kedua tangan kanannya dan petinggi perusahaannya untuk ditempatkan di kantor pusat CM Corp.


Kevin yang kebetulan sudah lulus S1 dan tidak berencana untuk melanjutkan ke tingkat S2 akhirnya juga ikut pulang.


Raymond yang mengetahui itu menjadi sedih namun Cleo berjanji akan mengunjunginya sesekali atau biarkan dia yang mengunjungi Cleo di Indonesia. Hubungannya dengan sahabatnya itu juga masih berjalan dengan baik, keduanya masih saling berkomunikasi, dan sesekali Raymond datang berkunjung ke tempat Cleo.


“Aku kembali.” Ucap Cleo dalam hati setelah menginjakkan kakinya di tanah kelahirannya.

__ADS_1


Mereka dijemput oleh Jack. Kevin dan Bram diberikan apartemen pribadi oleh Cleo sehingga mereka diantar terlebih dahulu. Kevin tidak tinggal di rumahnya karena cukup jauh dari kantor sehingga menerima appartemen yang diberikan Cleo atas nama perusahaan.


Setelah mengantar mereka, Cleo langsung diantar menuju kediamannya dan segera beristirahat. Orangtuanya sedang melakukan perjalanan bisnis sehingga tidak ada di rumah.


Setelah menyapa penghuni rumah, dia segera menuju kamar yang sangat dirindukannya.


Cleo akhirnya sedikit lega karena sudah kembali ke tanah air, namun dia masih terlihat sedih.


Dia sedih karena setelah tiga tahun, dia masih harus menelan pil pahit karena tidak bisa bertemu dengan orang yang sangat dirindukannya, siapa lagi kalau bukan Momo.


Momo saat itu sedang belajar di luar negeri untuk mendapatkan gelar sarjananya.


Itu membuat Cleo harus lebih bersabar lagi setidaknya untuk 3 tahun kedepan.


“Ayy, bahkan setelah 3 tahun kita masih belum bisa bertemu. Apa Ayy sudah melupakan Koko.” Tanya Cleo pada dirinya sendiri.


Dia akan menunggu gadisnya kembali.


Flashback Off


Cleo akhirnya kembali ke dunia nyata setelah melamun cukup lama mengingat momen-momen kebersamaannya dengan Momo dan saat-saat terberatnya di luar negeri.


Dia tidak sabar untuk bertemu dengan cintanya setelah sekian lama berpisah.


Penasaran kelanjutannya?


Pantengin terus biar ga ketinggalan update terbaru dari author.


Para readers sekalian…


Jangan lupa like, comment, follow author, dan paling penting jadikan favorit karya pertama author ini sebagai bentuk dukungan kalian untuk author, agar author menjadi makin semangat nulisnya.


Author ga maksa kok, seikhlasnya ajaa..


.


.


Salam hangat Author receh.. hehe


.


.


Sampai jumpa di episode berikutnya.

__ADS_1


__ADS_2