
Visual
Jane
Jona
Zain
Ini Visual mereka versi aku ya gaes, maaf bila jauh dari ekspetasi kalian, kalian boleh menghalu dengan Visual versi kalian masing-masing ok 😇😇😇😇😇😇
Jane masih tidak percaya pada apa yang telah Jona ceritakan padanya, jika papanya, papa Zain dan juga papi Jona sebelumnya adalah tiga bersahabat, yang kemudian menjadi musuh, setelah bisnis ke tiganya berkembang pesat, dan antara sesama tidak mau ada yang mengalah siapa yang akan di jadikan ketua terutama papa Albert dan juga papi Baron, yang membuat ke duanya bertikai dan persahabatan yang telah di jalin lama hancur sudah karena perebutan kekuasaan.
Papa Jack, papa dari Jane adalah orang yang tidak menyukai pertikaian, dan dia netral masih berteman dengan papa Albert dan juga papi Baron, karena papa Jack masih satu negara dengan papa Albert, membuat keduanya terlihat dekat, padahal tidak seperti itu, papa Jack juga menjalin komunikasi dengan papi Baron dan sesekali menemuinya, dan persahabatan keduanya juga sama seperti papa Jack bersahabat dengan papa Albert.
Hingga suatu hari, papa Jack mengetahui kebenaran dari papi Baron jika istrinya tercinta meninggal bukan murni karena kecelakaan, tapi kecelakaan itu sudah di rancang oleh papa Albert yang mengira papa Jack sekarang bersekongkol dengan papi Baron, dan dirinya ingin menghancurkan seluruh orang yang telah berkhianat padanya termasuk orang terdekatnya.
__ADS_1
Dan setelah itu papa Jack, ingin membalas dendam pada sahabatnya, dan membantu papi Baron menguasai bisnis gelap papa Albert yang berada di Asia, sehingga dia merencanakan sebuah kecelakaan, yang sudah tercium oleh papa Albert, yang malah menewaskan papa Jack sendiri, sebenarnya papa Jack saat itu selamat, tapi papa Albert langsung menebaknya hingga tewas, dan juga memanipulasi kan kematiannya, dan bersembunyi untuk merencanakan sesuatu untuk merebut bisnis papi Baron yang sekarang bisa di dapatkan.
Jane menghembuskan nafasnya kasar percaya tidak percaya pada cerita Jona, dan Jane yang baru tahu pekerjaan sang papa, benar-benar tidak habis pikir. Papa Jack yang begitu lembut dan penyayang adalah seorang mafia barang-barang ilegal.
"Ya Tuhan ampuni dosa papaku," ujar Jane lalu beranjak dari duduknya yang sedari tadi duduk di kursi makan. Lalu melangkahkan kakinya menuju dapur di mana Jona sedang memasak untuk Jane. "Jona,"
"Heh," Jona menoleh singkat ke arah Jane sebelum meneruskan memasak.
"Apa kamu juga seorang pafia?"
Mendengar pertanyaan Jane, Jona mematikan kompornya setelah makanan yang di masaknya matang lalu menatap ke arah Jane yang bersandar di meja kompor sambil melipat ke dua tangannya.
"Pafia? Apa itu?"
Jona tidak menanggapi perkataan Jane karena dirinya langsung menaruh pasta yang di buatnya ke atas piring lalu menuju meja makan di ikuti Jane dari belakang.
"Jona kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan aku?" ujar Jane sambil menarik baju yang di kenakan Jona, membuat Jona langsung membalik tubuhnya untuk menatap Jane setelah menaruh piring yang di bawanya di atas meja makan.
"Iya," ujar Jona sambil memegang ke dua bahu Jane.
"Tapi itu pekerjaan ilegal,"
__ADS_1
"Aku tahu, tapi tidak mudah melepas bisnis itu,"
"Apa kamu masih ingin balas dendam pada om Albert setelah apa yang dia lakukan kepada papa dan juga papi kamu? Untuk apa Jona? Tidak ada gunanya, percaya padaku,"
"Tapi kamu tidak tahu siapa Albert yang sebenarnya, meskipun kamu sudah mengenal lama Jane, dan aku tidak ingin dia melukaimu, aku sudah berjanji pada papi sebelum dia meninggal aku akan melindungi anak om Jack ya itu kamu Jane,"
"Tapi aku tidak percaya jika om Albert akan menghabisi ku, dia sangat menyayangiku,"
"Kamu tahu benci bisa jadi cinta, begitupun dengan sayang juga bisa berubah jadi benci Jane. Dan aku tidak akan mengizinkan kamu keluar selangkah pun dari rumah ini kamu paham!" Tegas Jona lalu menarik kursi dan mendudukkan Jane. "Sekarang kamu makan, aku tidak ingin kamu kelaparan,"
"Kalau aku tetap di sini, aku tidak bisa pergi ke mall membeli apa pun yang aku inginkan dan pergi ke salon memanjakan diri dong?"
"Jane nyawamu lebih berharga! Kamu ingin apa tinggal katakan saja nanti Tom akan membelikan apa pun yang kamu minta,"
"Benarkah kalau begitu aku ingin membeli mobil baru,"
"Mobilku baru kamu pakai saja, memangnya kamu mau ke mana, kan aku sudah katakan kamu tidak boleh keluar selangkah pun dari rumah ini,"
"Ah tidak asik katanya boleh minta apa saja,"
"Jane!"
__ADS_1
"Iya, oh iya Jona, kamu tidak akan melukai Zain anak om Albert kan?"
Bersambung...................