
Zain menahan tangan sang istri saat ingin beranjak dari duduknya, ketika bel pintu terus di telan oleh seseorang dari luar.
"Kamu duduk saja, aku yang akan membuka pintu. Pasti mama yang datang," ujar Zain sambil mengukir senyum, sudah hafal pasti mama mertuanya akan mengunjungi nya saat malam hari, hanya ingin makan bersama dengan sang putri dan menantunya.
"Mama mertua?" tanya Jane setelah kepergian Zain menuju pintu.
"Iya mamaku memang suka mengunjungi kami, maaf aku belum menceritakan semuanya padamu, mungkin butuh berhari hari untuk menceritakan semuanya padamu," jawab Zifa sambil mengukir senyum.
"Tidak masalah,"
"Kenapa Jane? Kenapa wajahmu tiba tiba murung?" tanya Zifa yang melihat kemurungan di wajah Jane.
"Tidak. Entah mengapa kamu mengatakan kata mama, aku jadi merindukan mama,"
"Sayang, jangan katakan hal itu," sambung Jona yang duduk di samping Jane lalu membawa ke dalam pelukannya.
Zifa tidak mengucapkan sepatah kata pun lagi, tahu apa yang di rasakan olah Jane. Karena Zifa tahu Jane sudah tidak memiliki siapa pun lagi.
"Tapi aku sangat merindukan mama, papa dan juga bibi Berta,"
__ADS_1
"Baiklah besok aku akan mengantar kamu ke pemakaman, untuk mengobati rasa rindumu pada mereka, apa kamu mau?" tanya Jona dan Jane yang masih berada di pelukannya langsung menganggukkan kepalanya.
Sementara itu Zain yang baru membuka pintu mengukir senyum saat mendapati mama Linda sudah berada di depan pintu, namun senyum nya hilang ketika yang berkunjung malam ini bukan hanya mama mertuanya seperti biasa, namun ada papa Bagas sang papa mertua tepat di belakang mama Linda, yang tidak pernah sama sekali berkunjung ke apartemen di mana Zain berada, jangankan berkunjung, beberapa kali Zain ke rumah ke dua mertuanya, papa Bagas tidak pernah menemuinya.
Dan kali ini Zain begitu terkejut melihat papa mertuanya datang mengunjunginya.
"Selamat malam Zain," sapa mama Linda sambil mengukir senyum.
"Malam Ma, Pa," sapa Zain balik.
"Oh ya Zain papa malam ini ingin makan malam bersama dengan kita,"
Mama Linda langsung menggandeng tangan sang suami untuk masuk ke dalam rumah.
"Ternyata kalian sedang kedatangan tamu?" tanya mama Linda saat sudah masuk ke dalam unit apartemen sang putri dan melihat di raung makan ada Jane dan juga Jona.
"Iya Ma mereka sahabatku, silakan Ma Pa kita makan malam bersama,"
"Baiklah, mama juga sudah lapar dan mama suka bila makan ramai ramai," sambung mama Linda sambil tersenyum lalu mengikuti Zain menuju ruang makan tentu saja sambil terus menggandeng tangan sang suami. "Selamat malam semuanya," sapa mama Linda dengan ramahnya saat sudah berada di ruang makan.
__ADS_1
"Malam tante," sapa balik Jane dan juga Jona bergantian tak lupa bibir ke duanya membalas senyum mama Linda.
"Kalian teman Zain dan juga putriku?"
"Betul tante perkenalan aku Jane dan ini suamiku Jona,"
"Duduk saja kita berbincang nanti setelah makan malam," ucap mama Linda saat Jona dan juga Jane ingin beranjak dari duduknya. "Aku sudah tidak sabar menikmati makan malam ini," Mama Linda menarik kursi untuknya duduk.
Membuat Jane dan juga Jona kembali duduk di tempatnya, tanpa menyadari jika ada satu pasang mata yang terus menatapnya siapa lagi jika bukan papa Bagas.
"Papa kenapa hanya berdiri duduklah, tadi bilang ingin makan malam bersama dengan Zifa dan juga Jane," ucap mama Linda sambil menarik tangan sang suami.
"Nanti Ma ponsel papa tertinggal di dalam mobil, papa ambil dulu, dan kalian makan malam saja terlebih dahulu," ujar papa Bagas lalu meninggalkan ruang makan dan keluar dari unit apartemen sang putri.
Papa Bagas yang tadi berbohong keluar untuk mengambil ponsel, merogoh ponsel miliknya yang berada di dalam kantong celananya dan mengeluarkan dari dalam kantong.
"Setelah aku memberi tahu kabar penting ini. Aku harap kamu tidak lagi mengincar putriku lagi Albert. Aku tahu selama ini kamu sedang mengejar mereka," ucap Papa Bagas yang mengetahui siapa Jane dan juga Jona, anak anak dari musuh Albert.
Kemudian papa Bagas mengusap layar ponsel miliknya dan menekan nomor ponsel milik Albert untuk menghubunginya.
__ADS_1
Bersambung.................