Gadis Pemuas NA*SU?

Gadis Pemuas NA*SU?
Kumpul Kebo


__ADS_3

"Ada apa?" tanya Jona namun tidak mendapat jawaban dari Jane yang memaksa turun dari gendong Jona, lalu menuju ke depan rumah saat sudah ada beberapa orang yang berdiri tepat di teras rumahnya.


"Oh jadi kalian mengelabui warga di sini? Ngakunya kakak adik, mana ada kakak adik main sosor begitu, jadi kalian ini kumpul sapi,"


"Kok kumpul sapi pak, kumpul kebo kali," sambung Bejo membenarkan perkataan pak Joko barusan.


"Eh iya itu maksudnya, Mas Jono dan Mbak Juminten, ikut kami ke aula pertemuan, dan jelaskan semuanya pada warga di sini karena kalian sudah menyalahi aturan di komplek kita tinggal!" tegas pak Joko.


"Pak kita memang kakak adik," Jelas Jane sambil menyikut perut Jona yang ada di sampingnya.


"Kakak adik dari mana main nyosor aja,"


"Itu ungkapan sayang yang biasa kita lakukan pak, kalau tidak percaya tanya saja pada kakak ku,"


"Apa benar yang di katakan Mbak Juminten, mas Jono?" tanya pak Joko penuh selidik yang sekarang berjalan sambil mengelilingi Jane dan juga Jona.


"Tidak,"


"Jona apa yang kamu katakan," bisik Jane sambil melotot ke arah Jona.

__ADS_1


"Eh maksudnya iya pak," ujar Jona lagi membuat pak Joko langsung menghentikan langkahnya tepat di depan ke duanya dan menatap satu persatu, penuh selidik.


"Ada yang tidak beres," ucap pak Joko sambil mengangguk anggukkan kepalanya menatap ke duanya. "Bejo, Paimin," panggil pak Joko pada dua orang yang tadi bersamanya, dan ke duanya langsung mendekat ke arah ketua RT di komplek tersebut. "Bawa mereka ke aula pertemuan, dan kita sidang mereka. Ini sudah tidak benar, jangan sampai komplek kita tercemar karena salah satu penghuninya kumpul sapi,"


"Kumpul kebo pak Joko," sambung Bejo dan juga Paimin bersamaan.


"Iya itu maksudnya. Sekarang bawa dia sebelum warga pada keluar dan mengarak mereka keliling komplek!"


"Siap laksanakan pak Joko." Bejo dan juga Paimin menarik satu persatu tangan Jona dan juga Jane.


"Eh bintang tujuh singkirkan tanganmu dari ku,"


"Siapa juga yang kumpul kebo, kami memang bukan kakak adik, tapi aku sorry ya mau di tusuk sama–" Jane tidak jadi meneruskan ucapannya beralih membekap mulutnya sendiri karena sudah keceplosan, membuat tiga orang yang sudah melangkah kan kakinya, menghentikan langkah nya dan membalik tubuhnya lalu menatap ke arah Jane yang masih membekap mulutnya.


"Jadi benar kalian bukan kakak adik, oh oh sandiwara apa ini. Bejo tarik mbak Juminten, ke aula pertemuan. Dan kamu mas Jono, jadi pria tuh yang gantle, masa hanya mau enaknya saja, tidak mau bertanggung jawab kalau mbak Juminten tek dung bagaimana? Ish ish ish pria macam ini harus di musnahkan," ujar pak Joko yang berjalan terlebih dahulu di ikuti Jona yang hanya pasrah di tarik tangannya oleh Paimin.


"Bintang tujuh, suer aku tidak kumpul kebo, jadi tolong lepaskan tanganku," Jane terus memberontak.


"Tapi mbak Juminten dan mas Jono tinggal bersama tanpa ikatan apa pun dan itu artinya kalian kumpul kebo, dan kalian harus segara mendapatkan hukuman,"

__ADS_1


"Sudah gila apa? Hukuman. Eh bintang tujuh di kota saja main tusak tusuk sesuka hati oke oke saja tidak ada masalah, kenapa aku yang hanya tinggal bersama tidak melakukan apa pun harus mendapat hukuman,"


"Ets jangan salah mbak Juminten, mungkin sekarang belum tidak tahu besok apa besoknya lagi kalian tusuk menusuk iya kan? Ingat kejahatan itu karena ada kesempatan,"


"Ih menyebalkan,"


"Jangan banyak bicara mbak Juminten, ayo buruan," Bojo menarik tangan Jane untuk menyusul pak rt dan juga Jona yang sudah berjalan terlebih dahulu menuju aula pertemuan.


Jane dan juga Jona duduk berdampingan ketika sudah berada di aula pertemuan yang ada di komplek tempatnya tinggal. Pak Joko berjalan mengelilingi ke duanya untuk menginterogasi ke duanya.


"Ini sungguh tidak benar, dan ini sudah sangat keterlaluan! Tidak pernah ada penghuni komplek di sini seperti kalian, melakukan kumpul sapi,"


"Kumpul kebo pak Joko," sambung Bejo dan Paimin berbarengan yang berdiri tidak jauh dari ketiganya.


"Iya itu," ucap pak Bejo yang sekarang menghentikan langkahnya tepat di hadapan Jane dan juga Jona. "Dan untuk kalian, karena kalian sudah menyalahi aturan di komplek ini, kalian harus menerima hukuman, besok kalian akan menikah, kalau tidak mau tinggalkan komplek ini sekarang juga!"


"Apa!"


"Hore..............

__ADS_1


Bersambung......................


__ADS_2