Gadis Pemuas NA*SU?

Gadis Pemuas NA*SU?
Gaya Kambing


__ADS_3

Zifa benar benar di buat gila oleh Jane yang menunjukkan beberapa gaya saat bercinta, hingga Zifa tidak lagi dapat berkata kata, padahal umurnya lebih tua di banding umur Jane, tapi Jane begitu sangat berpengalaman di banding dirinya yang tidak pernah tahu berbagai macam cara yang baru saja di tunjukkan oleh Jane.


"Zifa, jadi gaya mana yang sering kamu lakukan dengan Zain?" tanya Jane lagi karena pertanyaan yang pertama belum di jawabnya.


"Semua yang baru saja kamu katakan, aku dan Zain pernah melakukannya," bohong Zifa tanpa menatap wajah Jane yang sedang menatap wajahnya intens untuk mencari kebenaran dari ucapan yang baru saja keluar dari bibirnya.


"Kamu sedang membohongiku kan?" tanya Jane penuh selidik.


"Untuk apa, jangankan gaya yang baru saja kamu tunjukkan, gaya kambing aku juga bisa, dan kita sering melakukannya," jawab Zifa untuk menutupi kebohongannya.


"Gaya kambing?" tanya Jane lagi.


"Iya, apa kamu tidak pernah melakukannya?"


Mendengar pertanyaan yang di katakan oleh Zifa, Jane langsung menggelengkan kepalanya. "Kalau begitu coba kasih contoh bagaimana caranya,"


"Nanti saja, aku ingin bertanya padamu sesuatu," ujar Zifa untuk mengalihkan pembicaraan, karena dirinya benar benar tidak bisa mengikuti alur percakapan Jane, yang begitu berpengalaman dalam urusan percintaan berbeda dengan dirinya.


"Baiklah, nanti beri tahu aku jangan bohong, aku juga ingin tahu gaya kambing itu seperti apa biar langsung praktek," sambung Jane sambil tersenyum liar.

__ADS_1


"Tenang saja nanti aku beri tahu detail nya,''


" Sip," ucap Jane sambil mengangkat ke dua ibu jarinya. "Dan sekarang apa yang ingin kamu tanyakan padaku tanyakan saja aku akan menjawabnya,"


"Kamu sudah mengenal Zain lama, tentu kamu mengetahui banyak hal tentang dia, dari yang di sukai nya dan juga yang tidak di sukai nya,"


"Benar, tapi sepertinya Zain sudah berubah tidak seperti dulu lagi, dan aku rasa dia sangat mencintai kamu. Dan kamu sangat beruntung mendapatkan cinta nya. Pasalnya Zain dulu sudah pernah berjanji. Akan setiap pada wanita yang pertama kali di cintai nya, dan aku rasa itu kamu Zifa,"


"Aku juga akan setia hanya padanya hingga ajal yang dapat memisahkan kita," sambung Zifa sambil tersenyum bahagia.


"Zifa kamu belum menceritakan dengan detail di mana kamu dan juga Zain bertemu dan akhirnya kalian menikah,"


Setelah menceritakan semuanya pada Jane, Zifa meraih ke dua telapak tangan Jane lalu menggenggamnya dengan erat.


"Aku tahu Albert papa Zain sedang mengincar kamu dan juga suami kamu. Tapi aku pastikan aku akan melindungi kalian, dan tidak akan lama lagi aku akan menemukan Albert dan memasukkan lagi ke dalam penjara seumur hidup," ujar Zifa yang mengetahui dari Zain jika Albert ingin menghabisi Jane dan juga Jona.


"Terima kasih," ucap Jane yang langsung memeluk Zifa.


"Apa yang sedang kalian lakukan? Tadi seperti orang gila ketawa ketiwi sekarang melankolis sekali, ayo buruan makan malam, makanan sudah siapa," perintah Zain dari ruang makan yang jaraknya tidak jauh dari ruang tamu di mana Zifa dan Jane berada yang sekarang melepas pelukannya dan beranjak dari duduknya dan menuju ruang makan.

__ADS_1


"Zain apa yang kamu masak? Jangan bilang mi instan," tanya Jane saat sudah berada di ruang makan.


"Memang kamu bisanya cuma masak mi instan, itu juga masaknya sampai airnya gosong," sambung Zain sambil menaruh makanan yang di bawanya ke atas meja.


"Tapi aku pernah loh masak nasi goreng,"


"Terus?" tanya Zain penasaran karena dirinya paham betul siapa sahabatnya tersebut, jangankan memasak menginjak dapur saja tidak pernah.


"Rasanya seperti taek kucing," jawab Jane membuat Zain dan Zifa langsung tertawa geli mendengar jawaban Jane. "Jangan menertawakan aku, itu rekor aku bisa memasak loh,"


"Sungguh malang suami kamu Jane," sambung Zain sambil menarik kursi untuk mempersilakan sang istri duduk begitu pun dengan Jona yang berdiri di samping Jane.


"Tapi kan suamiku bisa memasak yang enak. Jadi aku tidak usah memasak yang penting aku jago di atas ranjang mau berapa kali dan gaya apa saja aku oke dan ayo. Iya kan sayang," ujar Jane sambil membelai wajah Jona di sampingnya yang hanya mengukir senyum. "Dan aku juga mau minta ajarin istri kamu gaya kambing itu bagaimana iya kan Zifa?"


"Gaya kam–" Zain tidak jadi meneruskan ucapannya saat mendengar bel pintu unit apartemen nya di tekan beberapa kali dari luar.


Bersambung........................


Hayo tebak siapa dia yang datang???????? 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2