
"kenapa? " tanya Zafa datang menghampiri Jira
"siapa lo, ikut campur urusan gue sama dia" tanya Miko sombong
"dia bos gue" jelas Jira "udah mending lo pergi nanti uangnya gue transfer" kata Jira mengusir Miko.
Miko mengangguk "ok gue tunggu secepatnya" kata miko berlalu pergi meninggalkan Jira dan Zafa
"kenapa lo mau di peras sama bajingan itu" tanya Zafa geram pada Jira saat sudah di dalam restoran
"untuk sekarang gue nggak bisa cerita, tapi yang jelas selama gue aman nggak masalah buat gue kasih uang kedia" jelas Jira lesu
Zafa tak mau bertanya lebih lanjut pada Jira karena memang mereka dekat karena obrolan yang masih seputar pekerjaan. Zafa pun berfikir ingin menyelidiki sendiri siapa Miko, kenapa Jira begitu takut dengan ancamannya. karena Zafa mulai menyadari hatinya sedikit terbuka untuk gadis cantik yang tengah menyantap makan siang dengannya saat ini.
...🥕🥕🥕🥕🥕...
"ini laporan keuangan yang lo minta bos" kata Tristan memberikan map pada Zafa
pagi ini Zafa disibukkan dengan setumpuk laporan keuangan yang akan di periksa dan di bubuhi tandatangannya.
__ADS_1
"Tris, gue mau lo selidiki Miko, mantan pacar Jira" titah Zafa
"kenapa? "
"gue nggak suka dia terus ganggu Jira, dia laki-laki kasar dan suka memaksa Jira memberinya uang" Jelas Zafa geram
Tristan mengangguk."lo suka sama Jira? " tanya Tristan kepo
Zafa menggeleng "ntah untuk saat ini gue nggak tau, tapi dia satu satunya cewek yang bikin gue meleleh lihat senyum manisnya dan dia juga beda sama wanita yang pernah dekatin gue" terang Zafa ragu
Tristan mengangguk "saran gue mending lo coba buka hati, jangan terlalu menutup diri sama cewek. gue lihat Jira gadis yang baik. ingat, umur lo udah 30 tahun udah pantas berkeluarga. dan papa mama udah pantas nimang cucu" saran Tristan sambil menggoda Zafa
"hahaha... gue serius fa, dan kalau lo yakin sama perasaan lo langsung lamar aja, nggak usah pacaran.udah basi,keburu alot tuh nanti barang lo" cemooh Tristan lalu pergi meninggalkan Zafa yang masih kesal padanya
di kantin kantor Jira dan rekan-rekan tengah menikmati makan siang.
"ra, gimana pak Zafa? " tanya Siska
"gimana maksudnya"
__ADS_1
"ya masak sih lo nggak punya rasa gitu, secara pak Zafa itu kan ganteng. siapa sih cewek yang nggak naksir sama dia" jelas Siska lagi
"ia miss Jira apa lagi belakangan ini kalian sering bersama" timpal banyu
"gimana ya, Zafa itu terlalu menutup diri, jadi gue cuma menganggapnya sebagai atasan.kalau rasa ya pasti adalah kayak kagum gitu sama dia tapi gue nggak mau rasa itu berkembang karena gue takut ntar sakit hati" jelas Jira curhat
"benar juga sih kata kak Jira. pak Zafa itu susah di tebak, ekspresinya itu datar aja, jadi kita nggak tau dia suka atau nggak sama kak Jira" sambung Lila
"kok jadi bahas aku sama Zafa sih" rengek Jira
"karena kalian itu cocok kalau jadi pasangan, cuman sayang aja pak Zafa terlalu tertutup untuk urusan cinta, padahal kalau dia mencoba gue yakin dia bisa bahagia sama lo" terang Andika
"udah jangan bahas itu lagi, gue takut berharap" kata Jira asal dan disambut tawa oleh teman-temannya.
hayo... jadi mereka berdua udah punya rasa, tapi masih belum mau mengakui... ❗❓
minta like dan komennya dong...
😊🙏🖊👍
__ADS_1