Gadis Pewaris Tunggal

Gadis Pewaris Tunggal
bab 32


__ADS_3

di lobi gedung perusahaan.Jira dan Zafa bertemu Banyu dan Lila yang juga hendak pulang kerja.


"miss pulang bareng yuk, kita makan-makan dulu" ajak Banyu


"nggak bisa! Jira pulang sama saya" jawab Zafa dingin


"ih posesif banget sama Miss Jira" gumam Banyu dalam hati.


"kamu pikir saya posesif" tanya Zafa lagi menatap dingin Banyu


"eh kok tau sih... eh maksud saya nggak gitu kok pak. eemm miss Jira aku sama Lila pulang dulu ya" pamit Banyu menarik lengan Lila


"dulu ya kak daa..." lambai Lila


Jira membalas lambaian tangan Lila yang sudah tampak punggung."kenapa sih lo selalu pasang wajah datar dan dingin itu sama mereka? kan mereka jadi takut. lama-lama gue nggak punya teman kalau terus dekat lo" kesal Jira pada Zafa


"udah, ayok pulang" Zafa menarik Jira menuju parkiran


"Jira" panggil Miko yang sudah menunggu Jira di atas motor maticnya.

__ADS_1


"Miko, ngapain disini" tanya Jira bingung karena Miko tiba-tiba ada disana.


"gue mau jemput lo, mau ngajak jalan sebentar" jelas Miko senang


"ibu siapa yang jaga dirumah sakit" tanya Jira khawatir


"sama Nindi adek gue, nanti malam giliran gue yang jaga ibu. makanya sekarang gue ajak lo jalan sekalian ibu juga mau ketemu" terang Miko


Zafa mendengus kesal. "ngapain lo, mau peras Jira lagi, mau kasar sama dia lagi? " tanya Zafa menghadang Miko


Miko tak menanggapi Zafa. ia sebisa mungkin berusaha tenang dan kalem di hadapan Jira. ia ingin membuktikan pada Jira kalau dirinya memang mau berubah.


"maaf Miko hari ini nggak bisa soalnya gue udah ada janji sama pak Zafa bos gue ini" kata Jira menunjuk Zafa


"eh, gue tau gue bajingan. tapi gue mau berubah, dan nggak salahkan Jira kasih gue kesempatan" balas Miko kesal. "yuk ra gue antar pulang dulu kalau gitu"


"nggak bisa, gue yang bakalan antar Jira pulang" tegas Zafa menarik lengan Jira


Jira tak mau perdebatan ini berakhir adu jotos nantinya.

__ADS_1


"Miko maaf sekali lagi.mendingan kamu pulang aja. besok kalau mau jemput aku atau mau jalan telpon aku dulu ya" pinta Jira lembut


Zafa tersenyum penuh kemenangan meledek Miko yang di usir Jira.


Miko menghembuskan nafas kasar. ia tampak sedikit kecewa karena misinya hari ini gagal. tapi ia harus sabar dan harus berusaha lagi untuk merebut hati Jira lagi.


"ok, gue bikin janji sekarang aja. besok gue jemput ya pulang kerja kita jalan dulu habis itu jenguk ibu" terang Miko


Jira tampak ragu, tapi ditutupinya dengan sekilas senyuman. "ok baik"


Miko tersenyum lebar karena Jira tak menolaknya. "makasih ya ra, kalau gitu gue pulang" pamit Miko


"ia titip salam buat ibu, maaf nggak bisa datang buat jenguk"


Miko mengangguk lalu memacu sepeda motornya keluar dari parkiran.


dengan perasaan kesal Zafa menarik Jira masuk kedalam mobil. lalu melajukan mobil sport hitam miliknya membelah kerumunan di tengah jalan.


"fa gue pulang kerumah kontrakan dulu ya, mau istirahat sama mandi sekalian makan" kata Jira

__ADS_1


"kita pulang ke apartemen gue aja. lo mau mandi atau istirahat disana aja" jelas Zafa kesal karena kehadiran Miko tadi.


apa Zafa cemburu? apa mungkin tapi ia benar-benar tak suka melihat perubahan drastis Miko yang tampak lembut pada Jira. apalagi dari tatapannya Zafa tau Miko sebenarnya masih punya rasa pada Jira.


__ADS_2