Gadis Pewaris Tunggal

Gadis Pewaris Tunggal
bab 39


__ADS_3

📱hallo... ia fa...


📱kamu udah pulang? aku udah mau jalan kerumah kamu...


📱udah aku lagi dijalan bentar lagi juga sampai rumah


📱ok, sampai jumpa dirumah kamu


Jira menutup panggilan dari Zafa. malam ini mereka sudah janji pergi ke mall untuk berbelanja.


sampai dirumah kontrakan Jira membersihkan diri serta berganti pakaian.


tepat saat Jira keluar rumah mobil Zafa pun muncul dan Jira segera masuk kedalam mobil.


"ready? " tanya Zafa


Jira mengangguk dan memasang seat belt.


"kamu mau beli apa sih emangnya?" tanya Zafa yang sedang mengemudi


"aku mau beli oleh-oleh buat ibu sama adik-adik panti.dalam minggu ini aku mau kesana. karena sejak pulang dari inggris aku belum berkunjung kesana" jelas Jira


"kapan? "

__ADS_1


Jira tampak berfikir "belum pasti sih, aku masih sesuaikan jadwal kamu yang nggak terlalu sibuk jadi aku bisa libur 2 hari".


"aku ikut" kata Zafa datar


"kamu yakin? perjalanan kesana lama loh.memakan waktu 3 jam.dan aku kesana naik travel.lagian aku juga nginap disana". jelas Jira


" pokoknya aku ikut" kata Zafa dingin


"hhmm... ok aku atur jadwal kamu. 3hari lagi kita berangkat" jawab Jira mengalah.


"good.kita berangkat sama mobil aku aja".kata Zafa datar


"kamu yakin mau nyetir sendiri, kan aku udah bilang perjalanannya lama"


"tugas kamu atur aja jadwal aku. untuk soal yakin nggak yakinnya aku mau nyetir itu urusan aku" jelas Zafa dingin


"jangan manyun, ntar aku cium" goda Zafa


"tau ah, males ngomong sama kamu kalau lagi mode cool" kesal Jira


"hahahaha... ok sorry. udah kebiasaan aku jadi kamu maklumi aja. jelas Zafa tertawa.


sampai disebuah mall terbesar di kota J. Jira dan Zafa berkeliling mencari dan membeli beberapa barang seperti tas, buku, baju, dan sepatu untuk dijadikan oleh-oleh saat nanti berkunjung kepanti tempat Jira dibesarkan.

__ADS_1


3 jam mereka berkeliling Jira dan Zafa menyudahi acara belanja oleh-oleh itu.


"ini serius?" tanya Zafa tak percaya melihat 6 troli penuh belanjaan Jira.


Jira mengangguk dan tersenyum senang. "kita cari makan yuk, aku laper" ajak Jira menarik tangan Zafa


"ini yang bayar siapa? " tanya Zafa menunjuk troli yang sudah berada didepan kasir.


"aku lah! kamu tenang aja, aku mampu bayar kok" jelas Jira yakin dan mengeluarkan kartu atm dari dalam dompet menyerahkan pada kasir. "bayarnya pakai ini aja ya mbak" kata Jira.


menunggu belanjaan Jira di urus oleh para paramuniaga. mereka menuju satu restoran cepat saji yang ada di mall.


"kamu punya uang sebanyak itu, tapi masih ngontrak di perumahan biasa? " tanya Zafa tak percaya


"uang itu dari uncle aku. sengaja nggak aku pakai buat keperluan pribadi karena aku pengen hidup mandiri dan dari jerih payah aku sendiri. uang yang di kasih uncle aku pakai cuma untuk kebutuhan panti jadi tiap bulan aku transfer" jelas Jira mencomot kentang goreng milik Zafa


"lalu uncle kamu dimana, kenapa kamu tinggal sendiri?" tanya Zafa heran


"udah kapan-kapan aku cerita sama kamu.aku butuh waktu buat percaya sama kamu untuk menceritakan kisah hidup aku. kan kamu bilang sendiri kita jalani aja dulu sampai kita yakin" jelas Jira mengingatkan Zafa


"hhmm... ok. tapi kalau misalnya salah satu dari kita nggak yakin gimana?" tanya Zafa


"alasannya apa dulu!?" tanya Jira balik

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak❗❕ like dan komennya 👍🖊


terimakasih😊😍🥰🤩


__ADS_2