Gara-Gara Kamu

Gara-Gara Kamu
EPS 14 Chat dengan Manda.


__ADS_3

POV ANITA


Semenjak berpisah di Bandara,sikap Bosku berubah.Biasanya setiap aku memberi salam,ia akan mengangguk disertai senyuman.Tapi kali ini tidak!!Dia seperti tak melihat ku dan langsung main masuk aja ke dalam ruangannya.


Aku penasaran,karena itu aku mencari cara untuk mendekatinya.Ku hantar teh hangat ke ruangannya,tapi dia bilang lagi puasa.Kan bukan bulan ramadhan?kok puasa?Aku keluar dari ruangan itu dengan sangat kecewa.


Tak berapa lama,Sisil datang ke meja kerjaku meminta beberapa file yang menjadi tanggung jawab ku.


"Loh ngapain Lo minta file itu?"Tanyaku heran.


"Disuruh Bos,dia minta gue yang ngerjain"


Emosiku naik,ini tidak bisa dibiarkan lagi.Aku ambil file yang diminta Sisil lalu ku bawa masuk ke ruangan Bos tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Bos terlihat terkejut dengan kedatangan ku,tapi ia santai.


"Bos..benar Bos meminta Sisil untuk mengambil file ini dari saya?"


"Iya"Jawabnya tak berperasaan.


"Tapi ini kan tugas saya Bos,tanggung jawab saya.Apa maksud Bos menyuruh Sisil mengambil alih tugas ini?"Tanyaku berapi-api.


"Ini sebagai teguran kepadamu dariku.Aku bisa memecatmu kalau perlu karena kamu sudah lancang menaruh obat perangsang dalam minumanku"


Aku terkesiap kaget,darimana Bos tahu kalau aku yang ngasih obat perangsang kepadanya.


"A-a-aku tidak melakukannya Bos"


"Kau masih mau berbohong atau introspeksi diri?Kalau kau masih tetap tidak mau mengaku tidak apa,asal kamu bisa introspeksi diri.Aku bisa memaklumi,karena aku juga salah karena terlalu baik kepada mu.Tapi kalau kamu masih mengaku benar dan tidak mau intropeksi diri??Maaf !!Aku tidak bisa memperkerjakan kamu lagi disini"


Mataku membulat mendengar keputusan Bosku terhadapku.Tenggorokanku tercekat,menelan ludah saja tidak bisa.


"Kalau sudah tidak ada yang mau ditanyakan,silahkan keluar!!Aku sangat sibuk"


Aku keluar dengan rasa sakit,malu,dan tak berdaya.Aku tidak mau kehilangan pekerjaan ini.Susah payah aku mencari pekerjaan di Kota metropolitan ini.Dan sekarang aku akan dipecat,oh tidak!!Sepertinya aku harus mengubur dalam-dalam keinginan ku untuk memiliki Bos Syarif.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


POV Layli


Aku begitu antusias ketika Bibik Syarifah mengatakan bahwa Kanda Syarif Hidayatullah tunangan ku akan datang ke rumah Bibik untuk makan malam.


Aku sangat merindukan pria tampan itu,dia memang sangat sulit untuk ditemui.Karena kerjanya yang sangat sibuk.


Saat mendengar bunyi deru mobilnya,tanpa diminta aku langsung berlari ke arah pintu untuk membukanya.Biasanya dia akan langsung tersenyum ramah menyapaku.Tapi kali ini berbeda,dia memang tersenyum tapi dengan begitu kejamnya memperkenalkan seorang gadis sebagai istrinya.Aku tak mampu membendung emosiku,aku berlari masuk ke dalam dan menangis di kamar Khumaira calon adik iparku yang tengah menimba ilmu di pondok pesantren.

__ADS_1


Aku menangis sejadi-jadinya disana,selang beberapa waktu kemudian,Bibik datang menyambangi ku.Ia memeluk ku erat dan berusaha menenangkan diriku.


"Tenanglah Layli,jangan menangis.Bibik akan pastikan Kanda akan segera menceraikan perempuan itu"


"Tapi kenapa semudah itu Kanda mengkhianati cinta kami berdua Bik?"Isakku penuh kepedihan.


"Kanda khilaf Lay...Bibik yakin pernikahan mereka takkan lama karena hanya sebatas tanggung jawab.Nanti kalau Kanda sudah tahu kebusukan perempuan itu pasti Kanda akan menyesal.Tidak ada yang bisa menandingi cinta Layli kepada Kanda"


Ucapan Bibik Syarifah mampu menyusutkan air mataku.Aku sedikit tenang mendengar itu semua.Bibik Syarifa tersenyum,ia membelai pipiku penuh kasih.


"Kamu harus lebih sabar lagi ya nak...Tidak ada yang pantas menjadi menantu keluarga besar ku selain Layli"


Aku mengangguk,rasa cinta yang begitu besar kepada Kanda Syarif Hidayatullah membuat ku memilih untuk patuh kepada Bibik Syarifah.


Apalagi bukan mudah bagiku untuk memiliki Kanda Syarif Hidayatullah,Dulu aku berusaha menjodohkan Aisyah dengan Kak Hafiz agar gadis itu tidak bisa mendapatkan Kanda.Karena aku tahu Aisyah sangat mencintai Kanda.Setelah aku berhasil memisahkan mereka,aku maju untuk mencalonkan diri.Dan ternyata Keluarga Kanda menerima ku sebagai menantu.


Tapi sekarang, seorang perempuan entah darimana asalnya?Datang sebagai status istri dari Kanda.Siapa yang tidak merasa kecolongan jika kalian menjadi aku?Aku geram,marah sekali.Ingin ku maki saja Kanda karena dengan mudah membuang ku padahal dijari manis kami sudah tersemat cincin pertunangan.


Ingin ku gampar perempuan pelakor itu karena dengan liciknya merebut Kanda dariku.Jika tahu begini,saat Kanda pamit mau ke Bali.Takkan aku ijinkan dia walau dengan alasan apapun.Hem!!!


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


POV DIANA


Boring juga ya jadi orang mageran.Aku nggak biasa seperti ini,kalau lagi libur panjang aku pasti pergi ke tempat latihan Kanuragan.Atau main basket ataupun futsal.Tapi...sekarang aku sudah jadi istri orang.Kemana-mana aku harus minta izin dulu.


Tring


Ada bunyi pesan chat di ponsel ku.Gegas aku buka.


{Hay D lagi apa?}


Ternyata dari Manda


{Mager!}


{Tumben??Eh gue mau nanya,bener Lo udah nikah?}


{He-em,dan ini semua karena doa-mu Bangs*t}


{Jangan marah dong,gue minta maaf.Gue nggak nyangka Allah bakal ngabulin doa gue}


{Mangkanya jaga Lo punya mulut!!}


{😭😭😭😭}

__ADS_1


{Nggak usah pakek akting nangis dech}


{Ini bukan akting,ini emog}


{Dasar kadal!!}


{Eh D,Lona nanyain suami Lo}


{Terus Lo jawab apa?}


{Ya gue jawab aja dengan jujur kalau gue kagak kenal}


{hemmm 🤔🤔🤔}---{Eh Lo dimana ini?"Sambung ku


{Di Rumah}


{Loh? nggak masuk sekolah?}


{Nggak,lagian kan nggak ada kelas,gue juga takut di buli kalau nggak ada Lo}


{Penerimaan ijazah kapan sih?}


{Katanya tanggal 05,,Lo mau datang?}


{Tau ya,,,nanti kalau suami gue ikut kan nggak seru}


{Nggak apa-apa kan dia juga ganteng,nggak malu-maluin}


{Ya tetap aja malu bong0k,,, nanti pasti jadi gosip gratisan}


{Hemmmmm 🧐🧐🧐 BTW BUSWAY Lo mau lanjutin kuliah dimana nanti?"}


{Gue juga nggak tahu}----{Ohya nanti gue carikan ya kampus yang seperti gue janjikan sama Lo}


{Itu Lo serius???}


{Terus Lo pikir gue bercanda?}


{Ya nggak sih}----{Lo mau ambil jurusan apa?}


{Mungkin bisnis,Karena sejak kecil gue sudah ditempah untuk pintar dalam hal bisnis}


{Ya baguslah...ohya Gue mau bantuin nyokap dulu ya}


{Ok!!!}

__ADS_1


{Bay}


Aku mensudahi chat pesanku dengan Manda.Aku bangkit dan berniat untuk pergi ke luar untuk sekedar ngobrol dengan pembantu rumah ini.Kebetulan si entun lagi duduk dibawah naungan pohon anggur.Jadi pengen,hehehehehe.


__ADS_2