Gara-Gara Kamu

Gara-Gara Kamu
EPS 8 MIMPI INDAH


__ADS_3

Selama di dalam pesawat,Aku banyak diam.Pandanganku fokus ke luar jendela,namun pikiranku melanglang buana.Tanganku tak pernah sekalipun suamiku lepas,tapi aku tidak perduli.


Sudah biasa laki-laki bucin padaku,tapi tak ku endahkan.


Kerongkongan ku terasa kering,aku ingin minum.Kebetulan tadi suamiku menyimpan air putih yang disuguhkan pramugari.Sesuatu pemandangan membuat ku ilfil.Sekretaris suamiku terlihat tidur dan bersandar ke bahu suamiku(kami memang duduk di kursi yang khusus untuk tiga orang, sebenarnya tadi suamiku sempat komplain karena tidak memesan kelas bisnis.Sekretarisnya bilang sudah penuh)


Suamiku menyadari tatapan anehku,ia hanya mengedikkan bahunya.Ia juga menunjukkan bahwa ia sudah berusaha berdalih dengan mendorong kepala si sekretaris,tapi malah balik lagi menyandar.


Hemmm aku tahu itu hanya akting si sekretaris.Aku memberi kode agar kita bertukar tempat,suamiku setuju.Saat posisi sudah berubah eh dia malah melek hihihihi.Gatel juga nih perempuan,mungkin yang pas di pantai dia sengaja pura-pura jatuh agar mendapatkan simpati dari suamiku.Ohhhh Nooo,kamu sekarang berlawanan dengan ku say.Aku diam-diam tersenyum lucu.


"Alamat rumah mu dimana?"


Pertanyaan suamiku membuyarkan anganku.


"Mo ngapain??"


"Mau aku hantar pulang"


Ohh my good,gimana ini??Pasti Kakek akan bertanya macem-macem.Dan kalau Papa tahu apakah dia akan memarahiku??Aku belum sempat telfon Papa lagi.Ahhhh


"Aku bisa pulang sendiri"Jawabku kemudian.Tak ada tanggapan,aku penasaran kenapa dia diam??ku tolehkan kepalaku,eitsss dia menatapku tajam.Jadi takut sendiri aku.


"Kamu istriku sekarang"Ujarnya.


Yah aku tahuuu...tapi kamu tidak tahu kalau aku belum siap jadi istrimu(Aku hanya mengucap dalam hati)


"Kalau kamu tidak mau aku hantar pulang mending kamu tidak usah pulang sekalian"


"Hah???terus aku tinggal dimana kalau tidak pulang ke rumah??"


"Di Rumahku"Jawabnya enteng.


"Enak aja"


"Emangnya kenapa??nanti juga kamu akan tinggal di sana"


"Ogah!!!aku mau tetep tinggal di rumah sama Kakek"


"Aku boyong Kakekmu sekalian"


"Apa???!!!"Alisku mengerut,Aku kesal!!!Tapi dia santai saja,malah tersenyum manis padaku.


"Eh,,,aku mau tanya sesuatu"


"Katakan!!!"

__ADS_1


"Kamu sudah pernah bertemu dengan aku sebelumnya?"Suamiku menggeleng"Yang bener??"Dia mengangguk"Kok pertama kali bertemu langsung nikah,tapi kamu langsung cinta??"


Eh ditanya dia malah senyum.Wajahnya mendekati ku.


"Kamu cantik,dan manis,lucu,imut,dan masih perawan"


Mataku membulat mendengar bisikan nya.Dia malah senyam-senyum sendiri.Hanya itu alasannya,menurutku sangat mustahil seseorang bisa jatuh cinta hanya karena alasan SE enteng itu.


KHEM KHEM


Si centil berdehem,mungkin dia mendengar bisikan suamiku tadi.Aku menoleh.


"Kenapa?syirik yaaa"Godaku.Dia meleyot.Aku mendengus,sengaja ku sandarkan kepalaku dibahu suamiku.Ehh suamiku malah mengecup keningku,pakek lama lagi.Mau ku tolak,gagal dong rencana aku manasin si centil.Jadiiiii ku nikmati saja,busyet meremang wey bulu romaku.


___


Jam 15.00 WIB kami sudah sampai di Bandara Soekarno-Hatta.Mobil yang khusus menjemput kami sudah datang,dengan percaya dirinya si centil melenggak-lenggok mendahului untuk masuk ke dalam mobil.


"An,kamu naik taxi saja ya.Nanti ku tf ongkosnya.Aku dan istriku langsung mau pulang ke rumah"


Kalian bisa bayangin gimana ekspresi wajahnya,kesel,gedek,nyesek,di olah jadi satu.Hihihihihi...Mangkanya sadar diri dong,Diana dilawan hehehehe.


Koper yang siap di masukkan ke dalam bagasi mobil,ditariknya dan dihempaskan ke lantai.Haduh parah banget nih cewek.Supir pribadi suamiku membukakan pintu mobil,aku dipersilahkan masuk lebih dulu baru suamiku menyusul.Urusan barang bawaan kami,si supir yang mengurus semuanya.


"Jadi kita pulang kemana nih??"Tanyaku ditengah perjalanan.


"Nanti kalau di tanyain Kakek kamu siapa?kamu mau jawab apa?"


"Suamimu lah"


"Kamu mau buat Kakekku kena serangan jantung"Hardikku.


"Terus??"


Ku Hela nafasku dalam-dalam.Otakku berpikir keras,mencari akal.Tapi buntu,pikiranku udah mentok banget.


"Ok aku ikut ke rumahmu"


Dia tersenyum lagi,amboyyy cakep bener.Dia blasteran Turkey atau Arab ya??Kok gantengnya beda gitu...ihhhh jadi gemes.


___


Tak sampai 30 menit,kami sudah sampai di tempat tinggal suamiku.Rumahnya ada ditengah-tengah kota,besar nan luas.Yah seimbang lah dengan rumahku.


Aku digandengnya masuk ke dalam,sampai di dalam genggaman tangannya terlepas.Eh malah melingkar kuat di pinggangku.Aku tersentak kaget,tapi dia mah santai saja dan lanjut membawa ku naik ke lantai atas.

__ADS_1


Pintu kamarnya di buka,luas banget.Dilengkapi ruang olahraga dan musollah kecil.


"Istirahat lah,nanti malam aku akan membawamu ke rumah orang tuaku"


"Hah??? secepat itu??"


"Lalu harus kapan?"Jawabnya sambil sibuk membuka seluitnya.Kini ia hanya memakai kemeja putih dan celana panjang yang senada dengan jaz-nya tadi.Kain lengannya di gulung rapi sampai di bawah siku.Menambah kesan maskulinnya.


Suamiku mendekati ku,ia tersenyum lembut.Ujung jempolnya mengusap bibirku,refleks aku mundur selangkah.


"Eh??kenapa?"


"Kenapa apanya?"Sungutku.


"Kok mundur?"


"Emang nggak boleh???"


Jakunnya bergerak turun lalu naik lagi seperti menelan saliva.


"Kamu istriku sekarang"


"So???"


"Aku mau kamu sekarang"


Bulu kudukku meremang,darahku berdesir panas.Dia mendekat dua langkah hingga kami tidak memiliki jarak.Sungguh aku ingin menghindar,tapi kakiku seperti menempel kuat di lantai.


Sekali lagi dia membelai bibirku,lalu mengangkat daguku.Aku seperti orang bodoh yang diam saja.Wajahnya perlahan mendekat,dan mendekat.Bibirku menjadi santapan pertama yang ia lahap.Dua tangan kekarnya mengungkung tubuhku.Agak lama juga dia bermain dalam rongga mulutku.Sampai akhirnya ia menarikku ke perbaringan.


Aku benar-benar gugup woyyy,aku diam mematung seperti orang bodoh.


"Kamu kok tegang banget sayang??"


Hah???sayang???


"Inikan bukan pertama kalinya kita melakukannya"Sambungnya lagi.


"Aku tak tahu apa yang terjadi semalam,tapi yang jelas ini pertama kalinya bagiku"Aku jujur saja karena memang aku tidak suka bertele-tele.Dia diam,lalu merangkulku penuh kasih.


"Jika kamu tidak siap?tidak apa?aku tahu mungkin semalam kita melakukannya dibawah kesadaran.Jadi untuk kesekian kalinya,aku mau kita melakukannya atas dasar sama-sama mau"


Aku tersenyum didalam dekapan hangat tubuhnya.Ternyata dia bijak sekali orangnya,udah ganteng,pengertian lagi.


"Ya sudah sekarang tidurlah,,,tidurlah dalam pelukan ku"

__ADS_1


Aku tak menolak,aku pun suka begini.Aroma tubuhnya yang khas dan tubuhnya yang hangat meskipun masih dalam balutan kemeja,tak membatasi ke hangatannya.Dalam hitungan menit aku pun terlena.Terbuai mimpi yang indah.


Yah!!!Mimpi indah,aku seperti berada di suatu tempat.Tempat yang asing tapi memiliki pemandangan yang indah.Disana ada dia,dia suamiku.Dia merangkul ku,menciumiku, mencumbui diriku.Gigitan-gigitan kecil menciptakan sensasi sakit namun sangat nyaman.Aku mendesah sampai bergetar hebat.Dalam mimpi pun aku merasakan kenikmatan yang luar biasa.Entah kenapa?rasa nikmat itu seperti nyata.Cumbuannya,sapuan ciuman yang bertubi-tubi menjelajahi setiap inci tubuhku.Aku benar-benar dibuai kenikmatan yang tiada tara,yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya.Ohhh lenguhan demi lenguhan keluar bebas meresapi setiap rasa nikmat yang ia hujani.Entah ke berapa kalinya aku mencapai puncak sensasi.Dia..yah dia suamiku,pandai dalam memanjakan ku.


__ADS_2