Gara-Gara Kamu

Gara-Gara Kamu
EPS 19 Dua Tanda Tangan Yang Sama


__ADS_3

"Hallo sayang"Jawab Papa dari seberang.


"Pa,suamiku sepertinya akan ke Rumah Papa"


"Mau ngapain dia?"


"Dia nyariin D sampai ke sekolah,dan sekarang dia ada diruangan Kepsek untuk meminta alamat rumah D.Pasti dia akan ke rumah Papa"


Tak ada suara dari seberang.


"Pa...gimana?"


"Papa akan telfon Mama,kamu tenang saja"


"Ok Pa..By Pa see you"


"See you sayang"


Talian terputus,aku sedikit lega karena aku yakin Papa pasti bisa mengatasi semuanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


POV ANDIN


Saat asyik-asyiknya berbelanja,ponselku berdering.


"Siapa sih?"


Ku tahan troli belanjaan ku,ku ambil ponsel dari dalam tas.Ternyata dari suamiku,segera ku tekan tombol hijau.


"Hallo,iya sayang"


"Kamu dimana?"Tanyanya dari seberang.


"Di supermarket"


"Masih lama ya?"


"Nggak kok udah mau pulang"Jawabku bohong.


"Baguslah, cepat pulang ya..di rumah bakal ada tamu.Dia datang untuk mencari D, kamu jawab aja D sudah tidak tinggal di sini. Jika dia bertanya alamat D,kamu bilang aja nggak tahu, ok?"


"Ok!"


"Terima kasih sayang"


Aku terkesiap mendengar panggilan sayang dari suamiku,panggilan yang tak pernah ia ucapkan sama sekali.


"S-s-sama-sama sayang"


Talian terputus,aku masih terhipnotis oleh panggilan mesrah suamiku.Rasanya seperti mimpi.Aku jadi senyam-senyum sendiri.


Namun aku segera menyadari perintah dari suamiku.Gegas aku berlari keluar supermarket tanpa perduli dengan belanjaan ku.Biarlah nanti aku bisa kesini lagi,tapi aku tidak boleh mengabaikan perintah dari suamiku yang menyebabkan dia memanggilku dengan mesranya.Aku tidak ingin mengecewakannya.


Sampai di rumah,benar saja.Ada sebuah mobil asing terparkir.Aku melangkah dengan cepat masuk ke dalam rumah.


Di ruang tamu ada seorang pria berjas silver tengah duduk Sepertinya menungguku.Aku mendekatinya.


"Selamat siang"Sapaku.Dia tersentak kaget,dan bingkas bangun.

__ADS_1


"Selamat siang Tante"Jawabnya.


"Kamu siapa ya??dan mau apa datang kesini?"


"Saya Syarif Hidayatullah Tante,saya datang mencari Diana istri saya"


Aku terkejut bukan main,kapan anak sialan itu menikah?kok aku nggak tahu.Tapi biarlah,itu bukan urusan ku.


"Dia sudah lama tidak tinggal disini,aku tidak tahu sekarang dia tinggal dimana"Ketusku.


Raut wajah anak muda itu langsung berubah.


"oh begitu ya Tante"


Aku mengiyakan.


"Ya sudah kalau begitu tante,saya pamit pulang dulu"


Aku menggangguk.Anak muda yang terlihat tampan itu pun bangkit dan keluar dari rumahku.Hemmmm Aku Masih kepikiran, Kapan Diana Itu menikah? Kenapa suamiku tidak mengatakan apa-apa padaku? pasti ada yang tidak beres. Aku bermonolog sendiri dalam pikiranku.


____


POV SYARIF HIDAYATULLAH


Aku duduk di kursi kebesaranku dengan pikiran yang berkecamuk.Ternyata istriku menyimpan rahasia besar dalam dirinya.Tadi saat Aku ada di rumah yang alamatnya diberikan oleh Bapak Kepala Sekolah(Karena sebelumnya aku sudah pergi ke rumah istriku yang ia tunjukkan pertama kali,tapi disana aku tidak menemukan siapa-siapa)Aku melihat foto istriku terpampang mesra dengan pak Damian yang terpajang memenuhi dinding ruang tamu.


Dalam otakku timbul pertanyaan, ada hubungan apa istriku dengan pak Damian? Terlihat sekali dalam foto itu Pak Damian begitu sangat menyayangi istriku.Dan foto-foto itu bukan hanya satu,tapi banyak dari berbagai pose.Dari usia istriku masih kecil sampai dewasa. Dan dari setiap foto-foto itu tertulis tanggal serta umur istriku.Sekaligus nama Yang terukir indah, PUTRI DIANA.


Tok tok tok tok


Pintu yang diketuk terbuka perlahan.


Kak Hafiz muncul dari balik pintu.


"Wa'alaikum salam"


Aku tersenyum menyambut kedatangan kakak sepupuku itu. Ia duduk di depanku dengan wajah penuh semangat.


"Alhamdulillah Kanda, kita sudah mendapat tanda tangan dari CEO MY MENTARI GROUP"


Kak Hafiz menyodorkan file bersampul biru. Aku mengambil file itu,lalu ku periksa isinya. Ku cermati tanda tangan yang tertera.Tak lupa ku ambil buku nikah yang sengaja aku bawa dari rumah dan ku tunjukkan kepada Kepala Sekolah istriku tadi.sebagai bukti bahwa D adalah istriku.Ku cocokkan tanda tangan di dalam buku nikah dengan yang ada dalam File.Sama!!tidak berbeda.


Jadi selama ini istriku menyembunyikan identitasnya.Kenapa ia lakukan itu?


"Kanda,,ada apa?"


Suara Kak Hafiz membuyarkan lamunanku. Ku sodorkan ke hadapannya file biru itu dan juga buku nikahku.


"Coba Kakak teliti,Dua tanda tangan itu sama persis bukan?"


Kak Hafiz memperhatikan dengan baik, Ia menggangguk perlahan.


"Iya sama,,,memangnya kenapa?"


"Itu buku nikahku Kak dengan istriku"


Kak Hafiz terbeliak,ia memeriksa kembali dua tanda tangan itu.


"Ma-maksud mu istrimu adalah CEO M-M GROUP?"

__ADS_1


Aku mengangguk.


"Dan kamu baru tahu itu?"


Aku mengangguk lagi.


"Parah banget kamu Kanda, tidak bisa mengenali jati diri istrimu"


"Dia menutupinya dariku Kak"


"Lalu kenapa kamu bisa tahu?"


"Dia meminta untuk pulang ke rumahnya, aku izinkan.Tapi sewaktu aku mencoba menghubunginya, nomornya tidak bisa dihubungi. Aku jemput dia ke rumahnya dulu itu, tapi dia tidak ada di sana. Aku mencarinya kemana-mana, Sampai aku datang ke sekolahnya.Dan aku temui bapak kepala sekolah di sana untuk meminta alamat istriku, Alhamdulillah bapak kepala sekolah memberikan alamatnya padaku.Tapi sayang ternyata itu bukan rumah istriku"


"Lalu rumah siapa?"


"Aku tidak tahu jelas, hanya saja di sana banyak terpajang foto istriku sedang bersama dengan Pak Damian"


"Dari situ Aku curiga, Dan tepat sekali Kak Hafiz datang membawa file itu.Aku meyakinkan diriku dengan membandingkan tanda tangan mereka berdua. Alhasil dugaanku benar"


"Kau sangat beruntung Kanda"Puji Kak Hafiz.


aku menggeleng perlahan


"Tapi sekarang istriku Tidak ada kak, Aku bingung harus mencarinya ke mana lagi"


"Tapi dia tidak berniat meminta ceraikan?"


"Itu yang aku khawatirkan Kak"


"Kenapa kamu ijinkan dia pulang?"


"Aku hanya ingin dia menenangkan diri saja Kak,setelah itu aku memang ingin menjemputnya"


Kak Hafiz menghela nafas,kepalanya menggeleng pelan.


"Kalian bertengkar?"


Aku diam,tak mungkin aku jujur alasan istriku marah kepada ku.Karena Aisyah adalah tunangan Kak Hafiz sekarang.


"Apa masalahnya? jika aku boleh tahu?"


"Dia cemburu karena Layli memeluk ku dari belakang dan ia melihatnya Kak"


"Astaghfirullah... kapan itu?"


"Minggu kemarin"


"Kau serius Layli melakukan itu?"


Kak Hafiz terlihat tak percaya,aku mengangguk.


"Kenapa Layli bisa senekat itu??tak malu kah ia??"


"Aku malas untuk memikirkan hal itu Kak,aku hanya ingin tahu dimana istriku sekarang"


"Kau yang sabar yah, Allah pasti akan memberikan petunjuk kepada mu tentang istrimu"


"Amiin "

__ADS_1


Ku usap wajahku dengan kedua telapak tangan ku.


__ADS_2