
POV DIANA
Bangun tidur aku dibuat emosi oleh pesan chat grup WA keluarga besar suamiku.Wuiihhh kayaknya sengaja nih Aisyah melakukan ini semua.
Ternyata bencana kehamilannya tempo hari tidak memberikan efek taubat kepada dirinya.Ok!!kamu belum tahu siapa Putri Diana...
Ku deal nomor telepon suamiku.
"Hallo Mas..."
"Assalamualaikum sayang..."
"UPS..lupa.. Wa'alaikum salam Mas"
"Ada apa sayang?"
"Mas aku laper,,,pengen makan sama kamu"Jawabku dengan suara manja.
"Ya udah,sebentar lagi aku pulang ya sayang"
"Nggak mau..."
"Terus??"
"Aku kesana ya Mas,ke kantor nya Mas.Kita makan disana"Jawabku,sepertinya suamiku belum membuka pesan chat di grup WA.
"Baiklah,aku jemput ya sayang"
"Aku naik taxi aja Mas,biar cepat"Bantahku.
"Emmmm baiklah,cepat ya aku tunggu "
"Ok!!! Assalamualaikum "
"Wa'alaikum salam"
Talian terputus secara bersamaan.Ku ketik pesan balasan di grup WA.
"Siapa yang mau ikutan makan siang sama kita?acungkan jempol!!"
Aku tersenyum geli,baru kali ini aku jadi anak lebay.
"Jangan ganggu suami yang lagi kerja"
Eh Ummi malah yang balas.
"Cemburu deh kayaknya karena ada Kak Aisyah disana"
Layli juga menjawab.
"Kan lagi istirahat Ummi,jadi nggak salah bukan.Apalagi Ini permintaan Kanda sendiri,katanya rindulah,padahal baru tadi pagi berpisah udah bilang rindu.Memang pesona ibu hamil memang lain ya Mi,makin kesini makin manja saja Kanda sama saya"
__ADS_1
"Layli,,,kalau kamu mau ikutan ayukkk..kan jarang-jarang Kanda bisa diajak makan bersama,apalagi diapit oleh kita berdua.Emmm menurutku kamu bisa diposisikan jadi istri yang kedua,secara kamu kan masih tingting"
Hahahaha garcep Layli langsung membalas chat secara pribadi.
"Kamu beneran D??"
"Kapan aku boong?"Balasku.
"Ok..kita temuan dimana?"
Aku tersenyum,akan ku buat kalian bermusuhan satu sama lain.Akan ku bongkar pondasi kekeluargaan kalian.
"Langsung ke Kantor saja"
"Ok👍👍👍"
Ku letakkan ponselku,lalu segera ku bersiap untuk pergi makan siang dengan suamiku.
___
Setibanya di kantor suamiku, ternyata Layli sudah menunggu di Lobby.Aku tersenyum ke arahnya,belum lagi aku sampai di dekat Layli,Suamiku sudah pun tiba.Dan dibelakangnya menyusul Aisyah.
"Kak Aisyah mau ikut makan bareng sama kita?"Tanyaku.Suamiku langsung menoleh ke belakang,aku menilai kemungkinan suamiku tidak tahu kalau Aisyah mengikutinya.
"Emmm boleh juga?"Jawabnya enteng.Padahal aku tidak mengajaknya,aku hanya bertanya saja.Aku dan Layli saling berpandangan satu sama lain.Ku gedikkan kedua bahuku sebagai kode bahwa aku tak tahu.
"Ya udah yuk"Suamiku meraih tanganku lalu digandengnya mesrah.Kedua wanita yang sama-sama menginginkan suamiku saling berpandangan.Aku acuh saja,ku layan kemesraan suamiku didepan mereka.
Disaat tengah menunggu makanan siap,tiba-tiba ada seseorang yang menyapa Layli.
"Kak Layli"
Layli menoleh,kami semua pun sama.Ternyata Lona dan Gita,aduh aku langsung menutup wajahku dengan buku menu makanan.
"Eh Lona ..Gita..kalian ngapain disini?"tanya Layli.
"Kami habis makan Kak,eh bukannya ini cowok yang dekat sama D?"
Aduhhh Lona pakek ingat sama suamiku lagi,ah memang dia akan selalu ingat kalau cowok ganteng.
"Iya,,,dia memang suaminya D, namanya Syarif saudara sepupuku"
Layli malah ngenalin.Huuuffffff....
"Loh,,,D mana?"Gita ikut bertanya.Diam tak ada jawaban.Suamiku mentoel tanganku yang masih dalam genggamannya.Dengan terpaksa ku turunkan buku menu yang menutupi wajahku.
"Di...."Keduanya menyebut namaku secara bersamaan.Aku tersenyum menutupi malu.Mereka langsung memeluk tubuhku layaknya seorang yang lama tak bertemu.
"Di gimana kabar Lo?Lo kuliah dimana sih? Teman-teman pada penasaran Lo kuliah dimana?Kita sempat ketemu Manda di Mall,katanya dia juga nggak tahu Lo kuliah dimana?"Lona nyerocos saja .Aku tersenyum setengah hati,ada rasa was-was takut kedokku terbongkar.
"Iya Di,Lo kuliah dimana sih?"Tambah Gita.
__ADS_1
"Istriku kuliah online,karena aku tidak mengijinkannya keluar rumah"Suamiku malah menjawab dengan senang hati.Lona dan Gita terperangah mendengar semua itu,mereka seperti tidak percaya.
"Beneran Di??"Gita meminta kepastian dariku.
"Masak seorang Putri Diana kuliah Online sih?"Tambah Lona.
"Di Lo serius?"Gita bertanya lagi.Terpaksa ku anggukan kepalaku.
"Di kok gitu sih??Lo siswa paling pintar,kaya,tajir melintir,masak kuliah online?"Lona berucap tanpa bisa ku cegah.
Aduh... yang aku takutkan terjadi juga.Ku tatap suamiku,pria itu hanya tersenyum padaku.Untung pelayan datang menyajikan makanan.
"Kalian mau ikut kita makan nggak?"Tawarku dengan harapan mereka akan segan dan pergi.
"Emmm gue ma Lona baru aja makan,ya udah Lo makan aja ya.Kita duluan,kapan-kapan kita ketemu lagi ya Di"Ucap Gita.Aku mengangguk sambil tersenyum.Yes!!! Akhirnya mereka pergi juga.
Setelah cipika-cipiki mereka pun pergi,aku menghela nafas lega.Udah kayak aku si pendosa yang ketakutan dosaku terungkap ke khalayak ramai.
"Kamu kenal mereka dimana Layli?"Tanya suamiku.
"Emmm mereka salah satu murid les privat bahasa Inggris ku Kanda"Jawab Layli.
"Ohhh jadi Layli ngajar"Pikirku.
"Di,,,mereka bilang kamu kaya dan tajir melintir,masak sih?"Kak Aisyah tiba-tiba bertanya.Aku terhenyak kaget,aku bingung harus menjawab apa?
"Itu hanya penilaian mereka saja"Suamiku langsung menjawab dengan santai.
"Ooohhh"Bibir Aisyah sampai membulat.Huuuffff untung suamiku bisa membantuku,kalau tidak?tak tahulah aku harus menjelaskannya gimana?
___
Makan siang sudah selesai,aku pun pamit untuk pulang.Namun suamiku meminta mengantarkan aku pulang.Awalnya aku menolak,tapi suamiku tetap kekeuh ingin mengantarku pulang.Akhirnya aku setuju.
"Syah...kamu bisa handel semua kerjaan kan selagi aku nggak ada?"Suamiku menanyakan kesediaan Aisyah.
"Emmmm bukannya sebentar lagi ada rapat dengan Pak Burhan??aku belum paham loh Kanda"Aisyah seperti memberikan alasan penolakan.
"Kamu bisa melakukannya dengan Anita,dia sudah tahu proposalnya gimana?Pak Burhan sebenarnya cuma pengen ketemu sama Anita kok"
Aisyah seperti mencari alasan lain tapi terlihat kebingungan.
"Ya udah ya Syah..aku pergi dulu"Suamiku merengkuh bahuku.Kami beriringan melangkah pergi.
"Kanda aku ikut"Layli berlari mengejar kami.Suamiku menatap penuh tanda tanya.
"Emm boleh kan aku main kesana,lagian aku lagi boring banget nih"
Suamiku menatapku seakan meminta pendapat ku,aku tersenyum.
"Nggak apa-apa, lumayan D bisa ada teman ngobrol"Jawabku.Suamiku tersenyum,ia mengangguk setuju.Kami pun pulang bertiga,dari balik kaca spion aku melihat Aisyah tetap berdiri di tempat yang sama memperhatikan mobil yang aku tumpangi berjalan keluar dari parkiran.
__ADS_1
Aku jadi senyam-senyum sendiri memikirkan bagaimana sakitnya hati Aisyah melihat Layli yang terlihat bisa lebih dekat dengan suamiku.Hemmm untuk hari ini rencanamu lancar.