Gara-Gara Kamu

Gara-Gara Kamu
EPS 35 Semua terungkap jelas


__ADS_3

"Kanda... kenapa kamu diam saja melihat istrimu dipeluk begitu?"Ummi Daria Ibu dari Layli bangkit dari duduknya.


"Kenapa kalau aku memeluk Di??Nih aku cium ya"


Cup!!!


Om Michael benar-benar mencium pipi ku.Kalian pasti bisa bayangkan bukan,gimana reaksi mereka.


"Syarif!!!Cepat ceraikan istrimu!!"Abah Bertitah dengan tegas,badannya sudah tegak dengan tangan terpacak dipinggang.Aku dan suamiku saling berpandangan.


"Siapa yang akan menceraikan putriku??"


Suara yang sangat aku kenal terdengar menimpali perintah Abah.Semua mata tertuju ke arah pintu,ingin tahu siapa lagi tamu yang tak diundang ini.


Aku hanya bisa geleng-geleng kepala,ternyata Papa dan Om Michael mengikuti kami secara diam-diam.


"Tuan Damian "Desis Abah tak percaya,ia segera menghampiri Papa dan menyalaminya.


"Kenapa Tuan bisa datang ke rumah kami???dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu?"


"Tidak usah berbasa-basi lagi Tuan Ubaid,saya sudah kehilangan kesabaran saya,karena putri saya diperlakukan semena-mena disini"Jawab Papa ketus.


"Putri anda???siapa???"Abah masih belum bisa mencerna ucapan Papa.Telunjuk Papa menuding ke arahku.


Abah terbeliak,ia berkali-kali menatap ku dan Papa secara bergantian.Semua pun tercengang, seperti tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Papa.


"Maksud Tuan???"Masih Abah bertanya untuk sebuah kepastian.


"Dia .. adalah Putri Diana,Putri kami...putri Tunggal Danur Wenda.Pemilik My Mentari Group"Seru Om Michael sembari mempererat pelukannya.


"Dan kalian pasti belum tahu siapa aku kan???Aku Michael Ridwan,sepupu Danur Wenda.Pemegang saham terbesar di My Mentari Group,jadi bisa dibilang aku adalah Paman dari putri kecil kami Putri Diana "


Hah????


Abah terhuyung mundur sampai tersandar ke beton penyangga rumah.


"Abah..."Suamiku melompat cepat merangkul tubuh Abah agar tidak melorot ke lantai.


"Hahahahahaha"Om Michael malah tertawa ngakak.

__ADS_1


"Mangkanya.... selidiki dulu siapa orang yang kalian hina.Sekali putri kami mencopot saham di perusahaan kalian,habis kalian semua"


Aku melirik Ummi,dia terlihat sangat shock sekali.


"Syarif...apa kau akan menceraikan putri kami??"Papa menyambung ucapan Om Michael.


"Tidak akan pernah Pa"Jawab suamiku tegas.


"Baiklah...kami akan membawa Putri kami terlebih dahulu,kamu nanti menyusul.Sepertinya kamu punya hutang penjelasan kepada keluarga mu"Ucap Om Michael.Ia pun merangkul ku membawa ku melangkah keluar.Papa mengikuti kami dari belakang.Aku masih sempat menoleh ke belakang,ku lihat suamiku tersenyum kepadaku.


___


"Kenapa Papa dan Om diam diam mengikuti kami?"Tanyaku.Aku duduk di kursi belakang.Sedangkan Papa duduk di samping kursi kemudi,dan Om Michael yang mengambil posisi menyetir.


"Kalau kami tidak melakukannya diam-diam pasti kamu nggak akan setuju"Jawab Om Michael.


"Ini semua ide gila dia"Papa menunjuk Om Michael.


"Kenapa Di berbohong sama mereka ??"Tanya Om Michael.


"Sebenarnya bukan sengaja ingin berbohong Om,tapi sebelum Di menjelaskan. Mereka sudah main hina dan merendahkan Di.Jadi Di memilih diam saja dan membiarkan hinaan itu menjadi sebuah lelucon"


"Mulai saat ini,tidak ada yang boleh menghina Di.Siapapun orangnya akan Om musnahkan "Ancam Om Michael.


"Uuuwww atuuttt...ah Om jangan ngeri begitu degh,nggak seru"Celutukku.


"Dia tidak pernah main-main dengan ucapannya sayang "Timpal Papa,Om Michael mengangkat sebelah bibirnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


POV SYARIF HIDAYATULLAH


Suasana hening setelah kami semua duduk mengitar di ruang tamu.Mungkin ada yang ingin memulai pembicaraan tapi segan.Aku pun juga diam saja.Pasti mereka sangat malu karena telah menghina istri ku.


"Sejak kapan kamu tahu tentang istrimu Kanda?"Tanya Abah.


"Sejak dia pergi dari rumah Bah"Jawabku tenang.


"Kenapa kamu tidak memberi tahu kami?"Lanjutnya.

__ADS_1


"Apa yang harus Kanda beri tahu??Jika Kanda beri tahu,Apakah semua akan percaya ??"


"Kenapa dia membohongi kita?"Timpal Ummiku.


"Di,tidak ada niat untuk berbohong Mi.Tapi Ummi yang langsung menghakimi dia sebagai orang yang tidak jelas asal-usulnya"Aku membela istriku pastinya.


Ummi seperti pias,itu terlihat jelas dari raut wajahnya.


"Mangkanya jangan suka menghina orang,kamu sadar tidak dulu kamu itu siapa?lebih baik istri Kanda, yang sebenarnya adalah orang ternama tapi menyembunyikan identitas nya"Celutuk Ummah.


"Tapi Ummah tadi juga yang begitu marah dan memerintahkan untuk memanggil mereka "Bantah Ummi.


"Itu karena fitnahan kamu"Ummah menuding Ummi penuh kebencian.


"Sudah...sudah ..ayo kita semua pergi ke rumah Diana.Kita harus meminta maafnya karena telah bersikap kasar kepada nya selama ini"Suara Abah menengahi pertikaian antara Ibu dan istrinya.


Terlihat mereka rata-rata mengangguk setuju.


"Tapi Kanda ..apa kamu bisa kembali lagi ke perusahaan kita??Maafkan Ummi karena kasar sama Kanda ...tapi tolong... kembalilah nak"Rintih Ummi menggores relung hatiku.


"Nanti Kanda akan bicarakan dengan istri Kanda Mi...karena dia adalah CEO ditempat Kanda bekerja sekarang"Jawabku.


"Kanda... bagaimana kalau kamu nanti meminta kepada istri mu agar menyatukan perusahaan kita.Jadi kamu bisa sekalian memimpin perusahaan kami"Sela Abah memberikan usulan.


"Kalau itu Kanda tidak berani Bah,karena sistem di perusahaan MM Group berbeda dengan kita yang menerapkan sistem gaji.Nanti Abah malah menggaji Diana meskipun dialah pemilik Perusahaan "Dengan sengaja aku tekankan kalimat itu agar Abah sadar tentang sikapnya selama ini terhadap ku.


"Oh itu tidak mungkin,,,, perusahaan dia ya punya dia.Perusahaan kita ya tetap milik kita"Jawab Abah sedikit panas mungkin,karena ku lihat wajahnya memerah.


"Nantilah Kanda pikirkan lagi Bah,, karena Kanda harus juga pintar cari untung kan??Di perusahaan keluarga kita Kanda hanya makan gaji.Tapi kalau disana,Insya Allah sebentar lagi akan ditunjuk sebagai CEO DAN PRESDIR secara resmi "


"Karena pria yang Ummi tuduh berselingkuh dengan istri Kanda akan menyerahkan sepenuhnya stempel kekuasaan kepada Diana"


Ku lihat semua takjub mendengar penuturan ku.


"Jadi kamu akan menjadi pemimpin MM GROUP ?"Tanya Abah Sukri.Aku menjawab dengan anggukan kepala.Ia terlihat tidak percaya sama sekali.


"Kamu beruntung sekali Fah"Ucap Ummi Maimunah.Ummi ku tersenyum bangga kepada ku.


Hemmm kalau sekarang barulah tahu tingginya langit dan dalamnya lautan.Sebelum ini bukan main menghina istriku...

__ADS_1


__ADS_2