
๐น๐น๐น๐น๐น
Bunyi letusan senjata api terdengar begitu memekakkan telinga. Puluhan anggota gangster telah terkapar di beberapa sudut bangunan tersebut. Bau anyir dari cairan merah merebak ke mana-mana. Mengusik penciuman hingga menembus otak.
Karena Yakuza menyerang bukan hanya menggunakan senjata api akan tetapi juga menggunakan beberapa jenis senjata tajam. Mereka yang juga menguasai beberapa ilmu beladiri, serta nyalinya yang memang tak takut mati. Membuat penyergapan serta penyerangan ini begitu beringas dan membabi buta.
Sungguh anak buah Alex yaitu anggota gangster bayarannya, berhasil dibuat kalang kabut dengan nyali yang seketika ciut. Mereka yang masih sayang dengan nyawa lari tunggang langgang masuk ke dalam hutan.
Sementara Alex di dalam ruangan penyekapan Elli tidak menyadari. Jika salah satu anggota klan Yakuza telah berada di belakang dirinya. Sebelum Alex melepaskan peluru dari senjata apinya untuk menembus kepala Elli. Ternyata senjata api dari salah satu anggota klan Yakuza tersebut telah berhasil menembus kepalanya terlebih dahulu.
๐ ๐ข ๐ต๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ. ๐๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ช๐ข ๐๐ญ๐ฆ๐น? ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฃ๐ฐ๐ค๐ข๐ฉ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ข๐ฃ๐ช๐ด๐ช๐ฌ๐ถ? ๐๐ข๐ญ๐ถ, ๐ด๐ช๐ข๐ฑ๐ข ๐ฅ๐ช๐ด๐ข๐ฏ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ฌ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ญ๐ข ๐ด๐ช ๐๐ญ๐ฆ๐น? ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ต๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฉ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ข๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช ๐ด๐ต๐ช๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐บ๐ข? ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฅ๐ช๐ข ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ฆ๐ฌ๐ข๐ต? ๐๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ!
Elli hanya bisa bertanya, lalu berteriak dalam ketakutan serta kebingungannya dalam hati. Karena keadaan kesehatannya yang Belumlah pulih sepenuhnya ditambah dengan syok. membuat Eli tidak bisa mengucapkan satu patah kata pun.
๐๐ข๐ฉ๐ฉ! ๐๐ณ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ญ๐ช๐ฏ ๐ต๐ฐ๐ญ๐ฐ๐ฏ๐จ ๐ฐ๐ฎ๐ข! ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ช๐ด๐ข๐ฏ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ข๐ธ๐ข ๐ฐ๐ฎ๐ข! ๐๐ฑ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ข๐ถ ๐ช๐ข ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ? ๐๐ณ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ญ๐ช๐ฏ, ๐ฐ๐ฎ๐ข ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต!
Elli bergetar hebat kala salah satu anggota Yakuza tersebut mengangkat tubuhnya yang lemah. Elli salah paham karena pria yang membawanya dengan tato yang penuh disebut juga tubuhnya tidak mengatakan sepatah kata pun padanya.
__ADS_1
Hingga pria bertato itu membawa Oma Elli mendekat ke sebuah mobil mewah, di mana Franklin dan Jhonny telah menunggunya disana.
"Oma!" Franklin menyambar tubuh sang oma yang lemah. Kemudian membawanya masuk kedalam mobil.
"Bereskan semuanya. Saya akan menyelesaikan sisa bayaran kepada ketua kalian. Jangan sampai ada jejak tersisa, bersihkan tempat ini juga!" Perintah dari Jhonny hanya di jawab dengan bahu yang membungkuk oleh anggota Yakuza tersebut.
"Oma, kita pulang ya. Maafkan aku." Franklin masih terus mendekap raga sang nenek. Dimana saat itu juga Elli membalas pelukan erat dari cucu satu-satunya tersebut.
๐๐ฉ ๐ค๐ถ๐ค๐ถ๐ฌ๐ถ ๐๐ณ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ญ๐ช๐ฏ. ๐๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐จ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฐ๐ฎ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฑ๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ช๐ฉ๐ข๐ต๐ฎ๐ถ ๐ญ๐ข๐จ๐ช.
๐๐ฆ๐ณ๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ด๐ต๐ช๐ฌ๐ฆ๐ณ ๐ต๐ข๐ฅ๐ช ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ช๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ฎ๐ถ.
๐๐ฎ๐ข ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต. ๐๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ช ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฅ๐ข๐ฑ๐ข๐ต ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ช๐ค๐ข๐ณ๐ข.
Elli berkata dengan perasaan lega dalam batinnya. Tak lama kemudian Elli terlelap nyaman dalam pelukan sang cucu tersayang.
Beberapa hari kemudian di dalam ruang kerja Franklin yang berada di mansion keluarga Bou.
__ADS_1
Jhonny dan Gill menghadap bos mereka itu dengan raut wajah puas hati.
"Kerja kalian sangatlah bagus dan cepat. Segera hubungi pengacara keluarga Bou. Aku ingin berkonsultasi dengan mereka." Setelah mendapat perintah dari Franklin, keduanya segera mengundurkan diri.
_____
"AโAlex sudah tiada." Raisa membekap mulutnya rapat. Ia mendudukkan tubuhnya yang Limbung ke atas sofa. Bagaimanapun Alex adalah partnernya di segala bidang. Dirinya masih membutuhkan pria itu. Akan tetapi ternyata nyawa Alex hanya sampai di sini saja.
๐๐ฆ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ข๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ต๐ข-๐ฌ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ถ ๐๐ฆ๐น. ๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฏ๐บ๐ข๐ธ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฎ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ. ๐๐ฆ๐ณ๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐จ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฎ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ช๐ฌ๐ฎ๐ข๐ต๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ด๐ฆ๐ฏ๐จ๐ด๐ข๐ณ๐ข๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฎ๐ถ๐ด๐ถ๐ฉ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ด๐ข๐ฎ๐ข.
Tiba-tiba, pintu kamar Raisa di buka paksa.
"Raisa!" panggilan Franklin diiringi dengan suara gedebuk kencang dari daun pintu yang membentur dinding dengan kuat.
"Apa maumu Franklin!"
Bersambung>>>
__ADS_1