Hasrat Terlarang Pembantu

Hasrat Terlarang Pembantu
Yakuza vs Gangster


__ADS_3

๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Bunyi letusan senjata api terdengar begitu memekakkan telinga. Puluhan anggota gangster telah terkapar di beberapa sudut bangunan tersebut. Bau anyir dari cairan merah merebak ke mana-mana. Mengusik penciuman hingga menembus otak.


Karena Yakuza menyerang bukan hanya menggunakan senjata api akan tetapi juga menggunakan beberapa jenis senjata tajam. Mereka yang juga menguasai beberapa ilmu beladiri, serta nyalinya yang memang tak takut mati. Membuat penyergapan serta penyerangan ini begitu beringas dan membabi buta.


Sungguh anak buah Alex yaitu anggota gangster bayarannya, berhasil dibuat kalang kabut dengan nyali yang seketika ciut. Mereka yang masih sayang dengan nyawa lari tunggang langgang masuk ke dalam hutan.


Sementara Alex di dalam ruangan penyekapan Elli tidak menyadari. Jika salah satu anggota klan Yakuza telah berada di belakang dirinya. Sebelum Alex melepaskan peluru dari senjata apinya untuk menembus kepala Elli. Ternyata senjata api dari salah satu anggota klan Yakuza tersebut telah berhasil menembus kepalanya terlebih dahulu.


๐˜ ๐˜ข ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ. ๐˜‰๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜น? ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ค๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ช๐˜ฌ๐˜ถ? ๐˜“๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ, ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข ๐˜ด๐˜ช ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜น? ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข? ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต? ๐˜›๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ!


Elli hanya bisa bertanya, lalu berteriak dalam ketakutan serta kebingungannya dalam hati. Karena keadaan kesehatannya yang Belumlah pulih sepenuhnya ditambah dengan syok. membuat Eli tidak bisa mengucapkan satu patah kata pun.


๐˜ˆ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฉ! ๐˜๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ต๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ข! ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ข! ๐˜ˆ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ช๐˜ข ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ? ๐˜๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ, ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต!


Elli bergetar hebat kala salah satu anggota Yakuza tersebut mengangkat tubuhnya yang lemah. Elli salah paham karena pria yang membawanya dengan tato yang penuh disebut juga tubuhnya tidak mengatakan sepatah kata pun padanya.

__ADS_1


Hingga pria bertato itu membawa Oma Elli mendekat ke sebuah mobil mewah, di mana Franklin dan Jhonny telah menunggunya disana.


"Oma!" Franklin menyambar tubuh sang oma yang lemah. Kemudian membawanya masuk kedalam mobil.


"Bereskan semuanya. Saya akan menyelesaikan sisa bayaran kepada ketua kalian. Jangan sampai ada jejak tersisa, bersihkan tempat ini juga!" Perintah dari Jhonny hanya di jawab dengan bahu yang membungkuk oleh anggota Yakuza tersebut.


"Oma, kita pulang ya. Maafkan aku." Franklin masih terus mendekap raga sang nenek. Dimana saat itu juga Elli membalas pelukan erat dari cucu satu-satunya tersebut.


๐˜–๐˜ฉ ๐˜ค๐˜ถ๐˜ค๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ. ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ข๐˜จ๐˜ช.


๐˜›๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฎ๐˜ถ.


๐˜–๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ต ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ต. ๐˜š๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ช ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข.


Elli berkata dengan perasaan lega dalam batinnya. Tak lama kemudian Elli terlelap nyaman dalam pelukan sang cucu tersayang.


Beberapa hari kemudian di dalam ruang kerja Franklin yang berada di mansion keluarga Bou.

__ADS_1


Jhonny dan Gill menghadap bos mereka itu dengan raut wajah puas hati.


"Kerja kalian sangatlah bagus dan cepat. Segera hubungi pengacara keluarga Bou. Aku ingin berkonsultasi dengan mereka." Setelah mendapat perintah dari Franklin, keduanya segera mengundurkan diri.


_____


"Aโ€“Alex sudah tiada." Raisa membekap mulutnya rapat. Ia mendudukkan tubuhnya yang Limbung ke atas sofa. Bagaimanapun Alex adalah partnernya di segala bidang. Dirinya masih membutuhkan pria itu. Akan tetapi ternyata nyawa Alex hanya sampai di sini saja.


๐˜š๐˜ฆ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ช๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต๐˜ข-๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜“๐˜ฆ๐˜น. ๐˜”๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ. ๐˜›๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข๐˜ต๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜จ๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ต๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ด๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข.


Tiba-tiba, pintu kamar Raisa di buka paksa.


"Raisa!" panggilan Franklin diiringi dengan suara gedebuk kencang dari daun pintu yang membentur dinding dengan kuat.


"Apa maumu Franklin!"


Bersambung>>>

__ADS_1


__ADS_2