Hasrat Terlarang Pembantu

Hasrat Terlarang Pembantu
Satu Informasi Lagi Terungkap


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹


"Bagaimana, enak kan camilan buatan saya dan Maria? Kalian harus borong banyak sebagai oleh-oleh nanti ketika kembali ke kota. Oh ya, ngomong-ngomong kapan kalian kembali ke kota. Apa kalian tidak punya pekerjaan di sana?" sindir Vynnitta, sekalian mengalihkan topik pembicaraan yang dibahas oleh Gill tadi.


"Kami masih betah disini. Mungkin, setelah rencana saya berhasil terlaksana. Baru kami kembali dengan langkah yang ringan ke kota. Lagian, Pak Dokter ada misi membawa calon istri. Sudah mau ganti status dari jomblo abadi menjadi pak suami," tutur Gill dengan gelak tawa sesudahnya.


"Wah, jadi Pak Dokter sudah ada target nih di desa ini. Kira-kira siapa ya, saya kenal gak nih?" tanya Vynnitta penuh selidik. Ia sangat berharap jika orang kota di hadapannya ini dapat mengangkat derajat salah satu perawan di desanya. Vyn mengenal Brandy cukup baik sebagai tenaga kesehatan. Vyn juga senang ternyata Brandy adalah pria yang normal.


"Nona sangat mengenalnya," ucap Brandy seraya mengalihkan tatapannya ke belakang Vynnitta. Mengarah ke ruangan dapur yang terhalang sehelai gorden dengan rumbai ungu.


"Jadi, anda menyukai Maria!" pekik Vyn, yang buru-buru ia tahan dengan cara membekap mulutnya.

__ADS_1


"Apa Nona Saga merestui saya?" tanya Brandy serius dengan kedua mata penuh harap.


"Saya yakin jika niat anda benar baik. Akan tetapi saya serahkan lagi semuanya kepada Maria. Semoga, ia memiliki perasaan yang sama dengan anda ya," ucap Vyn tulus.


"Terimakasih atas dukungannya. Anda memang selalu baik dan tulus sejak dulu," ucap Brandy membuat Vyn salah tingkah karena membahas masa lalunya. Sebab, Brandy cukup tau bagaimana sikapnya dulu kepada Franklin.


"Anda tidak perlu berlebihan Pak Dokter," ucap Vyn seraya mengelus rambut Alessia yang masih sibuk mencoret-coret di atas kertas khusus menggambar.


"Ah iya ya tentu saya akan menjelaskan maksud dari kedatangan kami kesini. Jadi, saya dan Pak Dokter berniat ingin memberikan kejutan ulang tahun untuk tuan Franklin. Meskipun hari itu telah lewat dari satu pekan yang lalu. Akan tetapi, kami sebagai sahabat nya ingin memberikan sesuatu yang berkesan dan karena itu kami ingin semua terjadi di desa yang indah ini," tutur Gill berharap misi atau rencananya lancar jaya.


"Benarkah? Uncle ganteng ulang tahun!" pekik Alessia senang. "Kalau begitu Alessia akan memberikannya kado sebuah lukisan!" pekik nya lagi antusias.

__ADS_1


"Benar sayang, karena itu kami berharap bantuan dari Ale yang cantik dan baik hati ini, bagaimana?" tawar Gill yang segera di jawab dengan anggukan cepat oleh Alessia


"Ale juga berulang tahun sepekan yang lalu. Tepatnya tgl 23 Agustus, sementara sekarang sudah tanggal 2 September. Laku, kapan tanggal ulang tahun bos kalian itu?" tanya dari Maria yang tiba-tiba keluar dari arah dapur. Membuat Vynnitta menahan napasnya seketika. Ada sesuatu yang aneh pikirnya.


"Tepat sekali!" pekik Gill sambil berdiri. Saking senangnya ia pun bertepuk tangan. 'Tenyata hari lahir mereka berdua sama. Semoga kalian memang berjodoh menjadi ayah dan anak.' batin Gillette penuh harapan. Ia pun menjadi semakin bersemangat.


"Tenyata hari ulang tahun uncle ganteng itu sama dengan Ale, Mommy!" pekik Alessia girang. Apalagi gadis kecil itu sudah terlanjur mengidolakan sosok Franklin. Tentu dirinya masalah senang dengan kenyataan yang baru diketahuinya ini.


"Lalu apa rencana anda tuan Gill?" selidik Vynnitta dengan tatapan menelisik.


"Tuan Franklin sangat menyayangi nona kecil Alessia. Bagaimana kalau saya menjadikan si cantik ini sebagai objek yang akan membuat operasi ini berhasil sukses," ucap Gill dengan senyum penuh arti, namun mengakibatkan Vynnitta mengerutkan keningnya.

__ADS_1


...Bersambung ...


__ADS_2