
Berita mengenai sindikat perdagangan senjata dan narkotika yang tertangkap basah saat sedang mengadakan praktek penjualan secara ilegal sudah tersebar bahkan menjadi trending topik. Semua tidak lain merupakan ulah dari kelompok Ansel, dan Gael. perbuatan mereka yang membalas dendam kepada Serigala merah membuat kelompok mereka semakin ditakuti dan disegani.
Berita mengenai hal ini juga terdengar sampai ke senator mafia, alasan ini juga membuat mereka ingin bertemu dengan pemilik organisasi untuk memberikan ucapan selamat.
Namun dengan tegas Gael menolaknya. Mereka tahu betul kenapa, Gael yakin jika senator bukan orang yang bersih, kemungkinan rencana mereka saat ini adalah melakukan pemantauan. Apalagi tempat pertemuan yang mereka inginkan adalah di markas Ansel, yakni PIN. tentu hal ini sangat mencurigakan,karena penolakannya ini kelompok mereka semakin banyak yang ingin menjatuhkan. Senator merasa tidak dihargai selaku pemimpin asosiasi.
Keputusan sepihak dari Gael tentu saja akan membuat mereka terlihat semakin berkuasa.
Ditengah keributan yang terjadi, Gael tidak ambil pusing. Malah Lelaki itu kini sedang mengadakan transaksi dengan sebuah kelompok yang meminta untuk membuat dibuatkan sebuah sistem keamanan data. Karena memang sistem keamanan mereka adalah yang terbaik dan terbukti.
Sedangkan Myria, saat ini wanita itu bersama dengan ayahnya, dia menceritakan mengenai Gael meskipun semuanya dibumbui dengan kebohongan. Myria tidak akan menjelaskan siapa sebenarnya Gael dan apa hubungannya dengan Gael. Dia mengatakan Jika saat ini bekerja dengan Gael sebagai asisten pribadi. Jadi dia akan sering tidak pulang dan akan mengirimkan uang setiap bulan kepada ayahnya.
Semua ini adalah atas persetujuan dan keinginan lelaki itu sendiri. Dia meminta hal yang bersifat privasi tersebut agar di rahasiakan.
" ayah masih sering bertemu dengan Malvin?" tanya Myria sambil menata makan malam di meja.
" sudah tidak pernah lagi. Entah kemana lelaki itu pergi" jawab ayahnya. Mereka memulai makan malam.
Myria sedang berjaga- jaga apa mungkin lelaki itu masih berani mengusik hidupnya. Malvin adalah laki-laki yang sudah menjebaknya agar ditangkap oleh kelompok Serigala merah. dia awalnya tidak menyangka bahwa lelaki itu adalah dalang dibalik insiden penculikannya, yang Myria tau bahwa selama ini Malvin sangat tulus membantunya.
Ternyata semua hanyalah sandiwara.
Lelaki itu membuatnya menjadi Sandra dan dengan itu kelompok serigala merah dengan mudah memancing Gael dan menyiksanya. Myria juga tidak menceritakan hal ini kepada ayahnya. Karena jelas ini berkaitan dengan Gael. dia tidak mau ayahnya mengetahui jika lelaki tersebut adalah anggota mafia.
"Sepertinya dia dipindah tugaskan, Ayah lebih baik tidak usah mencarinya lagi" saut Myria memberikan saran. Dia tidak mau ayahnya terlibat lagi dengan Melvin dan perbuatan buruknya.
__ADS_1
" lalu Bagaimana dengan pekerjaanmu ? Apakah tuan Gel selalu memberimu tugas lembur sampai kau tidak pernah pulang?" tanya Witton memprotes keabsenan anaknya di rumah.
"ayah kan sudah tahu kalau aku ini asisten pribadi kemanapun tuan Gael pergi aku selalu menemani kebanyakan dari mereka memiliki tugas di luar kota bahkan negri. Jadi aku tidak bisa pulang pergi begitu saja. Kita lebih baik bersyukur karena pekerjaan ini hidup kita bisa lebih baik dari yang kemarin. Ayah juga jangan lupa jauhi judi dan yang lainnya. Jangan pernah lagi pergi ke tempat-tempat terlarang itu lagi" Myria menjelaskan panjang lebar dia sangat menyayangi ayahnya dan tidak mau terjadi hal-hal yang buruk kepadanya.
" tenang saja, Ayah tahu. sudah ayo habiskan makananmu" kedua orang itu makan dengan tenang. Mereka sedang melepas rindu dan setelah makan Myria kembali ke kamarnya. Dia memang sudah meminta izin kepada Gael untuk menginap di rumah. Meskipun awalnya lelaki itu tidak setuju tapi mau bagaimanapun dia harus meyakinkan ayahnya bahwa semua ceritanya itu benar. Jangan sampai ayahnya mencurigai dirinya.
ddrrttt drrttt
Begitu masuk di kamarnya hp-nya berdering. Nama Gael tertera di depan layar. Myria mengangkat telepon tersebut.
" kenapa kau... "
"segera pergi dari sana, Cepat pergi dari sana" ucap Gael dengan nada yang terburu-buru-buru jelas sekali Jika lelaki itu sedang khawatir dan mencemaskan dirinya. Namun sebelum bertanya alasannya panggilan itu sudah tertutup.
Wanita itu segera turun dari tangga dan mencari keberadaan ayahnya.
" ayah.. ayah.. ayah." teriak Myria ikut cemas. Namum lelaki itu tidak kunjung keluar. dia mencari ke kamarnya, ke dapur, kamar mandi semuanya kosong. kontrakan lamanya benar-benar tidak penghuni selain dirinya. Myria kemudian pergi ke tempat pencucian baju. Ternyata ayahnya sedang di sana.
" ayah ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu. lebih baik kita pergi sekarang" ucap Myria berbohong.
" nanti saja, ayah belum selesai" tolak ayahnya. myria terus meminta ayahnya untuk pergi bersamanya namun ayahnya tidak mau dia menyelesaikan menjemur baju.
"tidak bisa ayah, Ayo cepat kita pergi" Myria terus mendesak sang ayah, akhirnya Witton menyerah. Lelaki itu ikut pergi meskipun dia bingung sebenarnya anaknya ini kenapa.
"Kita mau ke mana?" tanya Witton keheranan dengan anaknya yang terburu-buru.
__ADS_1
" ayah akan tau sendiri nanti" jawab Myria asal.
saat menaiki mobil hp-nya kembali bergetar. panggilan dari Gael.
" Cepatlah pergi dan bersembunyi dulu. Seseorang sedang menuju ke sana. sepertinya ini bukan pertanda yang baik" terang Gael dari sebrang. Lelaki itu tidak ingin istrinya takut jadi hanya bisa menjelaskan seperti itu.
Namun sayang Myria yang tidak pernah dalam situasi seperti ini seketika dilanda kecemasan. Pasalnya dia saat ini sedang bersama dengan ayahnya. wanita itu mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi.
" Kenapa kau buru-buru seperti ini?" ayahnya mulai merasakan ada yang tidak beres.
" emm aku Sudah lama aku tidak mengemudikan mobil jadi begitu senang saja" ucap Myria yang jelas tidak dipercaya Witton.
Namun tiba- tiba bunyi klakson mobil belakangnya membuat Myria menyadari jika mobilnya sedang diikuti. Ada 2 mobil yang sedang mengejarnya. Myria semakin meluncurkan mobilnya dengan kecepatan penuh. dua mobil yang sedang ikut mengejarnya seakan ingin menabraknya.
" kenapa mereka ingin mengejar kita?" ucap ayahnya yang menyadari keadaan. Lelaki itu semakin cemas dengan keadaan.
"Ayah tenang saja kita akan baik-baik saja" jawab Myria yang mencoba menenangkan padahal dirinya juga sedang panik.
2 mobil itu dorong kuat bagian belakang mobilnya sehingga Myria tidak bisa seimbang mengemudi. Wanita itu semakin menancapkan gas. Tapi tetap saja tidak bisa keluar, wanita itu terus berusaha terlepas. usahanya membuahkan hasil. kini mobilnya meluncur jauh dari pengejar.
Situasi lalu lintas yang padat membuat wanita itu kembali tersusul. Mobilnya di apit 2 mobil. Kembali lagi dia tidak bisa mengemudikan dengan baik. Tidak mau berlama-lama, akhirnya Myria menginjak rem mendadak dan kedua mobil tersebut melaju jauh mendahuluinya. Myria mengambil kesempatan ini untuk berbelok.
Namun sepertinya dia tidak memperhitungkan lalu lintas, mobilnya langsung tertabrak dan terguling-guling di tengah jalan. wanita itu terbentur dan kepalanya berdarah. Semua kaca mobil pecah. Untung saja mobil berhenti dengan posisi normal. Myria bisa melihat ayahnya yang sudah tidak sadarkan diri di sampingnya dalam keadaan berlumuran darah, dengan kondisi yang lemah Myria menggapai tubuh ayahnya. Melepaskan tali pengalaman miliknya dan milik ayahnya. Kemudian Myria keluar dari mobil menuju ke pintu penumpang dia membawa ayahnya keluar.
Namun sayang ketika akan sampai di tepi jalan, sebuah mobil melaju kencang ke arahnya, ayahnya yang masih dalam kesadaran menipis mendorong anaknya sehingga jatuhnya di tepi jalan. Membuat dirinya saja yang tetap tertabrak. Myria tidak bisa mengingat dengan jelas, kejadian itu terlalu cepat, yang dia lihat sekarang ayahnya sudah tergeletak, sedangkan mobil yang menabrak ayahnya pergi begitu saja. mendadak waktu seakan terhenti, Myria tidak bisa melakukan apapun. wanita itu shock melihat kejadian ini. Tubuhnya melemah dengan pandangannya yang mulai kabur.
__ADS_1