Jaminan 1 Milyar

Jaminan 1 Milyar
88. Percobaan Penculikan


__ADS_3

Pagi harinya berita mengenai ledakan gudang kosong dan bangunan semi modern memenuhi hampir semua media berita. Bukan karena waktu nya yang saling berdekatan, tapi di salah satu tempat ledakan itu terdapat hal yang tak biasa.


Masyarakat tidak tau jika bangunan semi modern memiliki akses yang kuas, di dalamnya juga terdapat beberapa mobil bagus.


Semua ini terlaporkan dalam berita, termasuk taun besar yang saat ini melihat liputannya dalam ruangan kerjanya.


" tuan besar, nona besar ingin bertemu" ucap Asisten nya.


" em, biarkan dia masuk" jawab tuan besar.


" pagi Paman" ucap Angel memasuki ruangan.


" apa yang membuat mu kemari sepagi ini?"


" masalah yang saat ini paman lihat" jawab Angel, membuat Tuan besar mengerutkan keningnya.


" ledakan itu? bagaimana bisa?" tanya tuan besar, dia belum menerima laporan apapun terkait dengan ini.


" aku yakin anggota lain pasti belum mengatakan nya pada paman" jelas Angel, dia sudah menebaknya dan akan menggunakan hal ini untuk membuat Lucas pergi dari GM.


" jangan bertele-tele. Jelaskan padaku apa hubungannya ledakan itu denganku" tuan Besar mulai tidak sabar.


" bukan hanya berhubungan dengan paman tapi GM. Seseorang di balik ledakan itu adalah Lucas. Dia membalas dendam kepada Gael karena tidak bisa menculik kekasihnya" jelas Angel meskipun ada beberapa yang salah.


" Lucas?"


" iya paman, dia menggunakan bahan peledak aktif milik GM"


" bedebah, Lucas mulai tidak bisa di atur" Tuan besar kehilangan kesabarannya. dia tidak akan mentolerir sikap seperti ini.


" kau undang Gael kemari, aku perlu bicara dengannya" ucap tuan besar, Lucas tidak pernah hilang kontrol. jelas ada hal yang inginkan dari Gael ini.


" lelaki itu masih di negara, saya akan segera memanggilnya kemari" jawab Angel puas, dia hanya perlu membuat Gael bekerja sama dengannya untuk menyingkirkan Lucas.


drrt drtt hp Gael berbunyi.


" pemimpin GM mengundangmu untuk bertemu" ucap Angel tanpa basa basi.


" untuk apa?" tanya Gael memastikan.


" perihal Lucas, aku ingin kau mengatakan semua yang Lucas perbuat dan apa yang dia inginkan. Jangan khawatir tuan besar berpihak padaku" jelas Angel.


" kau ingin menggunakan mulut ku untuk mengusir Lucas?" Gael dapat dengan mudah menebak jalan pikiran Angel.


" iya kenapa?" Tantang Angel, dia tidak akan merahasiakannya lagi.


" hahahahah. baiklah" jawab Gael tidak terduga. Angel bahkan sempat mengira Gael akan menolak ya.

__ADS_1


" aku kirimkan sopir untuk mu" balas Angel lalu menutup panggilan.


di sisi lain seseorang sedang mendengar kabar ini dari alat sadap.


" tuan, sopir itu akan menjemput Gael, bagaimana jika kita ikuti?" pengawal memberikan berita bagus.


" siapkan semuanya. kalau bisa kita culik siapapun yang ada sana" jawab Lucas antusias. beberapa hari ini rasanya dia mendapatkan banyak sekali keberuntungan. Semua rencananya berjalan dengan lancar tanpa kendala.


Setelah mendapatkan telepon tersebut Gael menemui Ansel.


" GM mengundang kita" ucap Gael.


" masalah apa?" tanya Ansel


" Lucas, sepertinya pemimpin mereka ingin tau sejauh mana anggota menyabotase nama kelompoknya"


" kau saja, lagi pula disini penjagaan sangat minim" tolak Ansel dia memiliki firasat buruk.


" GM perlu tau sebenarnya siapa pemimpin 2M" rayu Gael. Gael merasa jika pemimpin GM bukanlah orang sederhana, dia pasti tidak akan melakukan sesuatu yang buruk.


" begitu?" tanya Ansel lagi.


" kurasa, sebentar lagi akan ada sopir datang. Mereka nampaknya menyambut kita" asumsi Gael, setidaknya dia bisa mempercayai ucapan Angel.


" baiklah" Ansel akhirnya setuju.


" kau masuklah, aku akan membawa mobil sendiri" ucap Ansel, dia memang sudah menyewa sebuah mobil untuk keperluannya.


" baiklah" Gael tak ambil pusing, pilihan Ansel juga ada baiknya.


Setelah semua siap, Mobil Gael berjalan dengan di ikuti Ansel tepat di belakangnya. Tak ada yang tau jika tak jauh dari sana sudah ada mobil yang menunggu.


" tuan mereka sudah pergi" ucap pengawalnya yang melihat mobil milik nona Angel melintasi mereka. Mereka tidak tau jika di belakangnya masih ada Ansel.


" kita tunggu sampai lebih jauh" ucap Lucas.


Ansel merasakan jika firasatnya tidak enak, dia memelankan laju mobil, seakan berat untuk meninggalkan villa.


saat melewati belokan dari spion tengah Ansel melihat 2 mobil hitam bergerak dari pinggir jalan. Dia yakin tadi 2 mobil itu masih terparkir. Dan kini berjalan menyusuri jalannya tadi.


Melihat mobil hitam itu Ansel bertambah khawatir dan merasa kejanggalan.


tin tin suara klakson mobil milik Gael. Rupanya Ansel tertinggal cukup jauh.


" Astaga" ucap Ansel saat mobilnya hampir menabrak pagar Villa lain.


Ansel melupakan sejenak perasaan janggalnya. Lelaki itu segera menyusul mobil Gael.

__ADS_1


Di dalam Villa Myria dan Sonia sedang merencanakan masak, mereka sibuk membuat daftar bahan yang akan mereka beli nanti.


" Sepertinya kita beli bahan barbeque saja, bakar di taman samping sepertinya seru juga" ucap Myria senang, dia tidak banyak tau soal masak, setidaknya soal bakaran dia mengerti sedikit.


" ah ya. sepertinya cocok" ucap Sonia setuju.


" baiklah aku akan mengganti baju" jawab Myria.


Wanita itu berjalan menuju lantai 2, namun saat melewati tangga dia melihat 2 mobil terparkir di depan villa. Tak perlu waktu lama, Myria melihat sosok Lucas keluar.


Myria berlari menuju dapur.


" Sonia, kau segera sembunyi" ucap Myria panik. Mereka tidak memiliki waktu untuk melarikan diri.


" ada apa ?" tanya Sonia ikutan khawatir.


" Lucas kemari, kau sembunyilah aku bisa hadapi sendiri" ucap Myria. Dia membawa Sonia kesebuah lemari khusus alat bersih. Disana cukup gelap dan tersembunyi.


" kau ikutlah bersembunyi juga" Sonia tidak ingin Myria celaka.


" tidak, mereka akan menggeledah rumah jika tidak menemukanku, jangan khawatir"


door brak. pintu dengan langsung di rusak dengan mudah. mendengar suara itu Myria langsung menutup pintu lemari dan dia menyembunyikan diri. Untung saja dia sudah siap senjata di bawah meja dapur.


" Myria!!" teriak Lucas kencang. Lelaki itu yakin jika kekasih Gael pasti ada disini. semua barang-barang ini menunjukkan kehadiran seseorang.


Myria merambat menempel kan tubuhnya di sepanjang dinding.


" Myria!" panggil Lucas sekali lagi.


" aku harus menjauh dari area dapur" guman Myria. Dia harus memastikan Sonia terhindar dari perhatian Lucas.


" cari di segala tempat!" perintah Lucas. Anak buahnya segera berpencar dan mencari di segala tempat.


Myria berlari lewat pintu samping, dengan begitu kelompok Lucas akan tau dan dia bisa berlari keluar.


tap tap tap


" itu dia tuan" teriak anak buah Lucas. Sesuai dengan prediksi Myria. kelompok itu langsung ikut berlari mengejarnya.


" segera tangkap dia!" teriak Lucas. Myria kesulitan berlari, medan disini terlalu curam dan berlumpur.


" hey" teriak kelompok yang mengejarnya. Myria bersusah payah berlari agar tidak tertangkap.


Door dorr tembakan mulai ikut memeriahkan. posisi Myria semakin sulit. anggota Lucas seperti tidak peduli menangkapnya dalam keadaan hidup atau mati.


Door door Myria melepaskan tembakan. Satu orang terkena tembakan. Myria terus berlari, keluar dari bangunan Villanya.

__ADS_1


__ADS_2