Jaminan 1 Milyar

Jaminan 1 Milyar
32. Latihan Lagi?


__ADS_3

Setelah beberapa hari dari proses pemilihan Myria kini bersiap menaiki mobil hitam. Wanita itu akan pergi menuju sebuah tempat yang sudah Ansel siapkan. Setelah malam itu Myria dan Sonia harus berpisah. Ansel akan memindahkan Myria ke sebuah tempat lain, dia akan menerima beberapa latihan lagi sebelum akhirnya bergabung ke PIN. Ansel benar- benar menyiapkan Myria dengan baik.


"aku akan merindukanmu Sonia" ucap Myria berpamitan. Mereka saling berpelukan.


" aku juga, jangan lupa jaga diri disana" Sonia juga tampak berat berpisah dengan sahabatnya.


Myria sudah siap dengan barang-barangnya, Ansel juga mengurus semuanya agar identitas asli Myria tidak diketahui. Mereka sampai di sebuah unit pelatihan standar internasional, kali ini Ansel tidak main- main. Dia sudah melihat bagaimana kemampuan Myria dan berniat mengasah lebih tajam lagi. Ansel berusaha menggali potensi lain dalan diri Myria.


" Silakan masuk nona" ucap penjaga menyambut kedatangan Maria. Wanita itu segera dibawa ke ruang kepala biro pelatihan.


Awalnya Myria berfikir bahwa dirinya akan langsung dibawa ke PIN, ternyata dia harus melakukan hal lain lagi.


"Anda silakan tunggu di sini" ucap penjaga itu setelah mereka masuk ke sebuah ruangan. Myria menunggu sendirian, dia duduk dengan santai di atas sofa. Dari jendela dia bisa melihat jika hari mulai sore saat dia sampai di tempat ini.


Setelah beberapa lama datang seorang lelaki dengan setelan jas yang begitu rapi datang. Sangat jauh berbeda dengan penyambutannya ketika di tempat pelatihan yang dulu. Tempat ini terlihat lebih profesional dan meyakinkan.


Lelaki tersebut segera mengulurkan tangan.

__ADS_1


" perkenalkan saja John, yang bertanggung jawab atas tempat ini" Myria mengangguk, dia memyambut uluran yangan tersebut.


" saya Noah" balas Myria.


" baiklah, silahkan duduk" ucap John sambil menatap ke arah sofa.


" saya sudah mendengar berita mengenai kedatangan anda, tuan Ansel sendiri yang merekomendasikan anda untuk berada di sini" ucap John membuka perbincangan.


" Oh ya" balas Myria singkat. Wanita itu sebenarnya tidak tahu tempat macan apa ini.


" baiklah, kami akan jelaskan terlebih dahulu mengenai waktu pelaksanaan pelatihan yang akan anda ikuti nanti. Tuan Ansel secara khusus meminta kamu untuk memberikan memberikan sebuah program khusus untuk anda, jadi untuk 6 bulan ke depan anda akan melatih kemampuan dasar bersenjata serta langsung masuk ke lapangan. Mungkin beberapa misi cukup untuk membuat anda tahu bagaimana menggunakan beberapa jenis senjata" Myria mendengarkannya dengan perasaan khawatir.


" Baiklah Anda bisa memulai pelatihan ini dalam dua hari ke depan, kami akan tunjukkan tempat tinggal anda untuk sementara waktu selama di sini" Entah apa saja yang sudah John katakan Myria tidak terlalu memperhatikan. Dia hanya mengangguk dan mereka segera pergi menuju kamarnya.


Dari sejak masuk Myria tidak henti- henti mengagumi tempat ini. Dari penampilannya saja seperti hotel bintang 5. Mereka menaiki lift dengan pencahayaan yang cukup bagus bahkan material bangunannya sangat mewah.


Ansel tidak main-main dengan Myria kali ini dan Myria dapat menilai itu. Setelah sampai di lantai 5 akhirnya Myria ditunjukkan sebuah kamar yang mirip sebuah apartemen.

__ADS_1


" ini kunci akses anda" John memberikan sebuah kartu. Setelahnya Myria segera masuk ke dalam dan benar saja sesuai dengan penilaiannya kamar ini benar-benar mewah layaknya apartemen. Sudah sangat lama dia tidak merasakan kemewahan seperti ini. Mungkin suatu hari dia bisa membalas kebaikan lelaki itu.


Malam ini Myria hanya menyibukkan diri dengan beristirahat. Luka- lukanya yang masih dalam proses pemulihan. Baru satu hari dia sangat merindukan Sonia. Bagaimana Sonia mengurus luka-lukanya ini tidak bisa bandingkan dengan dirinya. Saat Sonia yang merawatnya dia tidak pernah merasa perih, namun kini saat dia sendiri yang merawat luka-lukanya, semua terasa benar-benar sakit.


Entah karena luka ditubuhnya atau hatinya yang sedang sepi. Myria terkadang bingung dengan dirinya sendiri, dia memang memenangkan pertandingan itu, namun hatinya tidak ada apapun selain rasa bangga.


Wanita itu benar-benar merindukan sosok Gael di sampingnya, dia membutuhkan pelukan dan dekapan dari seseorang yang dia cintai. Rasa aman dan dicintai benar-benar membuat wanita itu merasa diinginkan. Sekarang semuanya hanya tentang kekerasan, memang dia sendiri yang menginginkan hal ini. Jadi dia mau bagaimanapun kesulitannya dua harus bertahan dan bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.


Dua hari ini wanita itu benar-benar memulihkan tubuhnya, usaha memulihkan tubuhnya dengan berbagai macam obat-obatan dan mengkonsumsi vitamin. Membuat tubuhnya perlahan membaik dia juga melakukan latihan-latihan fisik agar otot-ototnya tidak kaku. Dari yang dia tahu tempat ini ternyata memiliki 2 bangunan yang berbeda. Satu untuk tempat tinggal dan satu lagi sepertinya adalah tempat latihan itu berlangsung. Setiap pagi Myria berlari mengelilingi tempat ini dan dia baru sadar jika tempat ini benar-benar megah.


Myria s akan tidak sabar menunggu latihannya besok dan jangan salah di dalam kamarnya sudah terisi beberapa perlengkapan pakaian khusus latihan dan berbagai obat yang lengkap serta beberapa pelindung tubuh yang lebih profesional.


Hari pertama pun dimulai, hari ini pagi-pagi sudah datang seseorang yang menjemputnya. Dia menunjukkan jalan kepada Myria sampai di sebuah ruangan. Di sana hanya ada sekitar tujuh orang termasuk dirinya. Myria masuk dan memulai kelas. tidak seperti pelatihan sebelumnya di mana dia mendapatkan tatapan mengejek bahkan pelecehan di hari pertamanya.


Kali ini situasinya sangat berbeda, para anggota lainnya dengan ramah menyambut kedatangan dirinya. Tidak ada sedikitpun aura membenci ataupun merendahkan. Tempat ini begitu nyaman dan aman bagi Myria. Dia baru menyadari jika sebelumnya Ansel menaruhnya di tempat yang liar.


Beberapa menit akhirnya seorang pelatih datang. Dan langsung memberikan beberapa kalimat pembuka. Dari yang Myria tangkap ternyata tujuh orang ini adalah orang-orang pemula. Mereka memang membagi kelas sesuai dengan waktu masuk yang sama, agar bisa melihat perkembangan setiap peserta dan bisa dengan mudah menjaring program-program yang sesuai.

__ADS_1


kelas dimulai dengan penjelasan serta pengenalan-pengenalan khusus tentang senjata, cara merakitnya maupun menggunakannya. Dalam 1 bulan wanita itu diberikan materi-materi secara detail dan beberapa video mengenai kelebihan dan kekurangan masing- masing jenis senjata. Kelas mereka hanya berlangsung mulai pagi sampai sore hari saja. Setelahnya tidak boleh ada aktivitas latihan. Myria cukup menikmati pelatihan ini sambil sesekali dia mengasah kemampuan fisiknya.


__ADS_2