Jodoh Yg Sempat Tertunda

Jodoh Yg Sempat Tertunda
TERPAKSA TERBIASA Bab 15


__ADS_3

Aku dan Zaenal akhirnya harus terbiasa menjalani hubungan jarak jauh ini. kami harus terbiasa melepas kangen lewat suara di sambungan telepon. karna jaman itu belum ada videocall seperti sekarang. hanya saja aplikasi Biru dan aplikasi B*M sudah ada.


Dan akupun mulai menyibukan diri dengan pekerjaan baruku.pekerjaan yang di tawarkan adiku waktu itu.


Rasa yang menyiksa karena hubungan jarak jauh seperti ini agak berkurang. dengan jam kerja yang padat. aku yang mulai bekerja dari Jam 6 pagi harus sudah berkutat dengan kerjaan dapur di Rumah makan itu. Dan jam 9 malam baru selesai.


Kami baru bisa saling menelpon ketika sudah sama-sama berada di temlat peristirahatan. tempat ternyaman untuk kami saat ini adalah tempat tidur atau kamar.tempat kami melepas kangen via udara. bersenda gurau,tertawa,bercerita tentang seharian di tempat kerja.


Suatu siang di jam sholat dzuhur. aku selalu meminta izin bos ku untuk menunaikan ibadah di setiap waktu nya. selesai sholat ketika sedang melipat alat sholatku. ponselku bergetar. notifikasi tanda pesan masuk.


[Raina. minggu gdepan aku juga sudah mulai berhenti di tempat kerjaku. mungkin aku mau pulang ke kampungku di jawa timur, tapi sebelumnya aku mau mampir ke rumahmu beberapa hari]


saat ku buka ternyata pesan dari zaenal.


[iya.nanti kasih tau aja kalau sudah mau berangkat. Alamat dan petunjuk jalan nya kamu sudah catat dari kemarin kan? ]


aku membalasnya segera. agar dia tidak menunggu lama.


[iya, sudah ku catat. nanti aku tinggal minta kondektur Bis nya untuk menurunkan ku di minimarket dekat rumahmu. nanti malam aku kabari lagi ya sayang. aku lanjut kerja]


[oke. aku juga mau lanjut kerja]


setelah membalas pesan terakhirnya akupun kembali ke pekerjaan ku.


...****************...

__ADS_1


Akhirnya hari yang di tunggu tiba.. bertepatan dengan malam akhir tahun. zaenal datang kerumahku untuk pertama kalinya.


Tapi sayang, aku tidak di izinkan libur.Malam pergantian tahun memang selalu ramai di datangi pengunjung bahkan selalu di adakan live musik.


Akhirnya zaenal pun harus menunggu kepulangan ku.Dia sampai di rumahku tepat setelah ashar. Ibu menjemputnya di minimarket dekat rumah.Dan langsung mengabariku kalau zaenal sudah tiba di rumah.


[kamu istirahat aja dulu yang, maaf aku gak bisa libur. mungkin pulang juga malam setelah selesai acara pergantian tahun. gak apa ya?!]


Aku mengirim pesan ke zaenal. agar dia tidak merasa aku abai kan


[iya, gak apa sayang.jangan terlalu capek kamu kerjanya]


untung nya dia mengerti dengan pekerjaan ku saat ini. ingin rasanya cepet pulang. kasihan dia harus menunggu ku lama.


Begitu selesai dengan pekerjaanku. aku langsung bergegas pulang ikut bonceng temanku yang satu arah.


setelah sampai di depan rumah. aku merogoh tas kecilku,untuk mengambil kunci cadangan. aku memang selalu membawa kunci cadangan untuk jaga-jaga kalau pulang malam. tapi baru saja aku mau memasukan kunci ke lubang nya. Pintu sudah di buka dari dalam.


"malam sayang"


sosok pria yang selama sebulan lebih ini aku rindukan. membukakan ku pintu dengan senyuman manis nya.


"Assalamualaikum, kamu belum tidur? "


aku langsung mencium tangan zaenal.

__ADS_1


"waalaikumsalam.sengaja aku nunggu kamu"


Dia kemudian menarik tanganku agar memeluk pinggangnya. dan mengecup keningku.


"capek ya hari ini kamu kerjanya? "


Dia menuntunku duduk di kursi, sambil mengelus pipiku dengan punggung tangan nya. aku mengangguk pelan sambil melepas kerudungku yang penuh keringat.


"Mama sudah pada tidur ya?"


aku bertanya padanya sambil. melipat kerudung dan berjalan ke kamar untuk menyimpan di keranjang cucian.


Tiba-tiba ada tangan yang melingkar dari belakang perutku. Dia membenamkan wajahnya di pundaku. lalu membalikan tubuhku.


"sttt. jgn berisik. aku kangen"


dia meletakan jari telunjuk nya di bibirku.


"Aku belum mandi"


sambil berbisik di telinganya. ku jauh kan tangan nya yang masih melingkar di pinggangku.


"gak usah, sayang. udah malem juga"


Dia kembali merengkuh tubuhku. dan melepas rasa kangen nya padaku. bahkan kami melakukan nya hingga beberapa kali. setelah itu kemudian dia mencium keningku. dan kembali memakai pakaian nya. Dia memutuskan untuk tidur di sofa ruang tv. aku memberikan bantal dan selimut untuk nya. Dan aku memilih langsung tidur tanpa busana. dan hanya di tutupi sehelai selimut. setelah mengunci pintu dahulu. rasa capek seharian di tempat kerja. di tambah memenuhi hasrat nya zaenal membuatku malas untuk bergerak mencari pakaian ku yang entah di lempar zaenal ke arah mana.

__ADS_1


Lagi-lagi ada sesuatu ketakutan di benaku. kalau-kalau setelah ini aku dan dia berjauhan. Dan aku hamil bagaimana. sedangkan jarak kami sangat lah jauh. aku di jawa barat dan dia jawa timur. meskipun masih sama-sama di pulau yang sama. tapi jaraknya lumayan jauh,untuk saling bertemu.


__ADS_2