
Surya saat ini usianya sudah menginjak Lima Tahun.
"Ma, aku tahun depan sudah boleh masuk sekolah SD kan? "
sambil mewarnai buku gambar di hadapan nya.
"Tergantung sayang. seharusnya kalau sudah Tujuh tahun usianya. tapi kalau surya sudah pandai membaca dan menulis. mungkin bisa"
aku mengacak rambut di pucuk kepala nya.
"oh,ya udah. aku mau lebih giat lagi belajar baca sama nulis nya. biar bisa masuk SD"
aku mengelus kepalanya sambil tersenyum.
"oh iya ma, besok kan mulai puasa. tahun kemarin puasa ku gak full. puasa tahun ini aku mau puasa full sampai magrib ya ma?"
Dia menutup bukunya dan duduk mendekat dengan muka yang penuh harap.
"Boleh sayang. tapi ingat kalau gak kuat jangan memaksakan"
aku merangkulnya,mendudukan nya di pangkuanku. dan ku cium pucuk kepalanya. wangi aroma buah strawbery dari shampo di rambutnya tercium semerbak. Dia anak yang sangat bersih. setiap kali mandi mesti harus keramas. Sama seperti ayahnya. zaenal juga orang nya sangat memperhatikan kebersihan. terutama wewangian. makanya aku sangat betah di pelukan nya dulu. wangi rollon dan parfum tak pernah ketinggalan di bubuhkan di tubuhnya. rambutnya juga tak pernah tercium bau keringat. Dia paling risi dengan bau keringat.
...****************...
Puasa Hari pertama Surya sangat bersemangat. ketika sahur pun tak susah di bangunkan. Bahkan Dia makan dengan lahap.
"pelan-pelan makan nya, nak."
__ADS_1
Bu tika mengusap pundaknya pelan.
aku tersenyum sambil menggeleng pelan. dan melihat kearahnya.
setelah selesai makan sahur. aku meminumkan madu untuk daya tahan tubuh nya.
"Habis ini. minum susunya. teruuuusss kalau sudah waktu imsak. minum air putih yang banyak.Biar jagoan nya Mama gak kehausan nanti"
sambil ku cium pipi gembul nya.
"Tapi nanti boleh tidur lagi kan ma? "
"Boleh. asa.....l kamu gosok gigi dulu, abis itu wudhu dan sholat subuh dulu. baru boleh tidur lagi. tapiiii. gak boleh kelamaan juga."
"Oke Bos! "
aku tertawa melihat tingkah nya yang selalu membuatku tertawa.
"terima kasih tuhan. engkau anugerah kan Buah hati yang sholeh, pintar Dan jadi pelipur lara ku"
Aku berkata di dalam hati. sambil tersenyum ke arahnya. dan setelah mendengar suara adzan. kami sama-sama melaksanakan sholat subuh.Surya tidur kembali setelah itu.
Aku membantu Bi cicih beres-beres di dapur. membantu nya mencuci piring kotor bekas sahur tadi. kemudian membuka-buka ponsel .
Ketika aku coba membuka sebuah aplikasi berwarna Biru. ada salah satu akun masuk yang tidak ku kenal. tapi untuk menambah pertemanan aku mencoba mengkonfirmasi akun itu. setelah itu dia mengirim pesan ke aplikasi pribadi yang bertautan dengan aplikasi Biru itu.
[Maaf. ini teh Raina yang dulu kerja bareng temanku zaenal bukan?]
__ADS_1
[Iya. Betul.anda teman nya zaenal? salam kenal Mas]
aku menjawab pesan nya di imbuhi emoticon tersenyum.
[saya tetangga nya sekaligus teman main nya. zaenal sering cerita tentang teteh. Dan sering menunjukkan foto-foto nya bersama teteh]
dia membalas dengan panjang lebar. aku hanya membalas nya dengan emoticon tersenyum lagi.
[teteh sudah menikah lagi dan punya anak yang ada di galeri foto aplikasi ya?]
aku tak menjawabnya. hanya ku baca saja pesan itu. lalu ku tutup aplikasinya.ku simpan ponsel ku dan tak mau mengingat nama itu lagi. aku sudah bahagia dengan hadirnya Surya di hidupku.
...****************...
waktu puasa bos di tempat kerjaku memberikan waktu libur tiga hari. sehingga aku bisa menikmati puasa full seharian dengan Surya.
alhamdulillah Surya bisa menyelesaikan puasa hari pertama nya dengan lancar, full sampai magrib. tidak rewel dan tidak mengeluh sama sekali. Bi cicih membuat takjil es buah kesukaan nya.
aku terbiasa menyantap takjil dulu setelah itu sholat magrib. setelah sholat magrib baru kami makan. lalu bersiap sholat tarawih.
Masyaallah. benar-benar allah memberikan ku Buah hati yang sholeh. ketika sholat tarawih pun Surya khusuk di barisan para jamaah masjid yang dewasa. tidak seperti anak seumuran nya yang malah bermain,lari-lari atau bermain petasan. aku mengamati dari syaf yang berbeda. Anaku sangat khusyuk dengan sholatnya. sampai selesai.
"Ibu Ibu. besok ajari aku bacaan lengkap sholat ya Bu.aku kan udah sunat jadi udah harus hapal semua Bu"
Dia menarik tanganku yang menuntun nya ketika berjalan pulang dari mesjid.Surya memang sudah sunat dari umurnya masih 40 hari. ada selaput yang menghalangi jalan kencing nya. sehingga dokter menyarankan untuk sunat.
"Iya sayang,besok Ibu ajarkan"
__ADS_1
Setelah sampai rumah. aku langsung menyuruhnya gosok gigi,mencuci kaki Dan segera tidur.agar besok tak susah di bangun kan sahur.