
Suasana di Grup semakin Ramai salah satu anggota Grup yang kebetulan kakak nya Zahra berkomentar dan akan melaporkan pengirim gambar itu.
aku terkekeh membaca nya.
[Siapapun anda yang mengirim sesuatu yang mencemarkan nama baik adik saya,saya minta anda klarifikasi secepatnya di grup ini kalau tidak saya akan melaporkan anda atas tuduhan pencemaran nama baik]
semua anggota Grup tidak ada yang menjawab satupun. hingga akhirnya salah satu ada yang menjawab.
[pencemaran nama baik?bukan kah di situ jelas sekali mas, bahwa adik anda sendiri yang mengaku sudah menyerahkan keperawanan nya ke mas zaenal?]
aku melihat photo profile nya penasaran dan ternyata Itu Ibu mertua ku. aku tersenyum menyaksikan permainan ini.
[Iya betul Bu murni. mulut perawan kok koyo ngono. aib sendiri ko di buka ke orang lain. maksutem opo?]
salah satu yang aku gak tau siapa itu ikut berkomentar
[yo meskipun begitu ra usah di sebar di grup juga]
kakaknya kembali membela diri. kali ini mas zaenal mulai di masukan ke Grup. aku menyuruh nya untuk tetap menyimak dulu.
[ya ada bagus nya lah, biar kita tau si zahra sudah bukan perawan. hahaha]
ada juga yang berkomentar begitu.
[iya bener, siapa tau dia bohongin dan godain anak kita dengan status palsunya. kan rugi anak kita kena tipu]
yang lain ikut berkomentar.
[tanya anak nya Bu Murni, merasa gak nerobos pertahanan si zahra? atau cuma ngaku aja saking cinta mati nya. padahal blong dari awal, gkgkgk]
__ADS_1
aku dan suami tertawa membaca komentar yang ini.
suamiku minta izin segera berkomentar di Grup. aku masih menahan nya dan tetap menyimak dulu.
[ihhh. saya yakin sama zaenal anak saya, kalau dia belum pernah menjamahnya. wong video yang dulu saja,tau semua kan anda-anda. anak saya menolak nya meskipun dalam keadaan mabuk, perempuan nya saja yang berambisi memiliki anaku yang Ganteng]
mertua ku kembali berkomentar.aku yakin saat ini dia sedang tersulut emosi.
[woyy, ini yang menyebar photo siapa?gak ada photo profile nya. admin juga ini siapa yang masukin orang sembarangan]
mbak Citra kali ini berkomentar tanpa menaruh curiga kepadaku. padahal jelas yang punya screenshoot an itu hanya aku dan mas zaenal itu pun mereka kira sudah di hapus.
tak berapa lama pesan pribadi dari mbak citra masuk ke ponselku.
[Neng, di grup RT heboh banget lho soal si zahra yang dulu pernah ngaku ditiduri zaenal]
[masa sih mbak. kok bisa? aku gak masuk grup kok jadi gak tau.]
aku berpura-pura tak mengetahui nya.
[iya neng. aneh kok screenshot an nya bisa ada yang tahu ya? Neng udah hapus kan dulu?]
aku menahan tawa dan tersenyum sendiri.
[sudah. kan mbak tau sendiri malah dulu mas zaenal yang menghapusnya di depan mbak dan semua orang]
aku kembali membuka Grup yang sudah banyak komentar -komentar yang menghujat si zahra dan kakaknya. suamiku tertawa terbahak-bahak dan menyuruhku membaca salah satu komentar di grup itu.
"sayang coba deh baca ada yang komentar lucu banget. ha ha ha"
__ADS_1
aku penasaran melihat suamiku tertawa sampai terpingkal -pingkal dan segera melihat komentar itu.
[di mana-mana laki-laki kalau gak di kasih lihat dulu atau gak di kasih megang gak bakal bangun tuh.sekuat-kuatnya iman kalau perempuan nya penggoda mah tetep aja, santap aja lah tanggung berdiri]
aku tertawa..apalagi ada lagi yang berkomentar sama lucunya.
[yang jadi pertanyaan.coba tanya juga si zaenalnya udah blong apa belum tuh pas di tusuk. gaya anak perempuan nya aja kaya gatel gitu. dulu juga kan laki nya banyak gonta-ganti. jangan-jangan udah kaya jalan tol bebas hambatan. hahaha]
aku dan suamiku tertawa.
"Yang, aku masuk komentar ya? dikiranya beneran aku pernah tidur bareng dia"
suamiku bergidik ngeri.kedua bahunya bergetar dan wajahnya memasang mimik jijik.
aku mengangguk.sambil mengirim pesan ke pak Rt.
[mohon maaf ya pak. grup nya jadi bahan gosip dan gak berfaedah]
kemudian beliau membalas pesanku.
[gak apa mbak Raina. toh nanti di akhir kita akan sama-sama klasifikasi ke semua anggota grup. dan akan membuktikan kesalahan zahra lewat rekaman cctv]
aku tersenyum dan kembali mengirim pesan.
[tapi apakah mereka akan mengerti pak? ]
[insyaallah mbak.masih untung mbak Raina tidak melapor ke pihak berwajib. iya kan? ]
aku mengiyakan dan berterimakasih atas dukungan nya. dan berkali-kali meminta maaf telah melibatkan nya.
__ADS_1