Jodoh Yg Sempat Tertunda

Jodoh Yg Sempat Tertunda
REKAMAN CCTV BAB 74


__ADS_3

Pagi hari Ini udara terasa sangat dingin tidak seperti biasanya di daerah panas seperti kampung suamiku ini.aku dan semua keluarga dan para pekerja yang lain sudah duduk berkumpul di Ruang tengah.


Ya hari ini kami akan menonton rekaman cctv bersama-sama untuk mengetahui apa penyebab kebakaran kemarin. Suamiku menggunakan sebuah aplikasi untuk kemudian menyambungkan nya ke laptop.


tidak ada yang mencurigakan saat rekaman itu di putar dari tiga hari sebelum nya sampai malam kejadian. sampai pas tepat waktu di layar menunjukan jam Sepuluh lewat lima belas menit. terlihat seseorang memakai Jaket berkupluk melempar sesuatu ke Garasi beberapa kali. seperti beberapa kantong plastik berisikan solar melalui atas pagar Pintu garasi yang terbuka dan kemudian Dia melemparkan puntung rokok yang masih menyala.Dan api seketika memenuhi Gudang dan Garasi yang penuh dengan Barang.


Kami serempak menyebut kalimat istigfar. ada juga yang sebagian mengumpat si pelaku yang belum jelas itu.


"Coba di zoom mas"


aku menyuruh suamiku menghentikan video pada objek dan menyuruhnya untuk memperbesar nya. dan betapa terkejutnya kami saat gambar itu dengan jelas menunjukkan wajah yang sangat kami kenal.


"za...zahra? "


mata suamiku membelalak dan tangan nya mengepal dengan dada yang turun naik. kami semua menutup mulut kami yang menganga bersamaan.


"oalah bocah kui toh"


mbak citra menunjuk mukanya yang jelas terpampang di layar laptop.


"kenapa sih mantan-mantan mu itu mas? segitu cinta matinya sama kamu. hingga selalu saja mencari cara untuk merusak Rumah tangga Kita"


aku berdiri kemudian masuk kamar dan membanting pintu nya.aku menelungkupkan tubuhku di atas ranjang dengan rasa sesak di dada dan tangisan yang tak bisa di bendung lagi.


terdengar suara perdebatan dan bermacam umpatan di tempat tadi yang aku tinggalkan.

__ADS_1


"Gimana Nal,Kita lapor polisi atau gimana. kita juga gak bisa bertindak gegabah tapi tidak bisa di biarkan juga.toh ini juga salah satu perbuatan kriminal"


Suami mbak citra merasa geram dan merundingkan kembali jalan keluarnya.


"Aku udah gak mau berpikir bijak lagi mas, sekarang juga kita tunjukkan video ini ke RT dan RW setempat.kemudian kita melapor ke kantor polisi sama-sama"


Suamiku sudah habis kesabaran,dan melihat sikap ku juga yang sudah jengkel dengan perlakuan mantan pacar nya itu.dari awal kami menikah selalu saja tak pernah senang melihat kebahagiaan kami seperti nya.


"Tunggu dulu mas. kali ini aku ingin bermain -main dulu dengan orang yang mencoba bermain api denganku.terlalu cepat penderitaan nya jika langsung di laporkan"


suamiku mengernyitkan dahinya, saat aku keluar dari kamar dan berbicara dengan lantang.


"aku punya rencana untuknya. kali ini aku sesekali ingin berperan jadi orang jahat juga seperti dia"


"apa rencanamu Raina? "


mbak citra bertanya padaku.


"simpan video nya mas, dan panggil pak RT dan RW kemari"


suamiku kemudian pergi untuk memanggil aparat setempat. aku duduk santai di Ruang tengah sambil mengotak-atik ponselku. setelah mereka datang,suamiku menjelaskan kejadian yang sebenarnya dengan bukti rekaman cctv itu.


"lalu apa rencana Mbak Raina? "


aku menyunggingkan senyum sinis ku. kali ini aku tak akan kalah jahatnya dengan mantan-mantan pacar suamiku yang telah membangunkan sisi jahatku, yang selama ini tertidur.

__ADS_1


aku menceritakan rencanaku tanpa sepengetahuan yang lain. aky juga menyuruh suamiku menutup rapat pintu nya dan hanya kami berempat yang boleh masuk. aku juga memelankan suaraku agar tak ada orang lain selain kami yang mendengar.


"mohon bantuan nya bapak-bapak. jika saya langsung melapor pihak kepolisian imbas nya akan berdampak ke lingkungan juga. tapi dengan rencana ini. dia akan menanggung malu dulu dan siap-siap di hujat warga"


mereka mengangguk menyetujui rencanaku.


Untung saja aku masih menyimpan screenshoot percakapan nya dulu yang mengatakan pernah di tiduri suamiku dengan status nya yang masih perawan di mata masyarakat.


dulu suamiku sempat menghapusnya tapi sebelum itu aku sudah lebih dulu menyimpan nya di file cadangan.


Dengan Nomor tanpa nama pak Rw memasukan Nomor itu ke grup RW. aku mengirim screenshootan itu ke grup RW. tentunya dengan kesepakatan bersama.


begitupun dengan seijin suamiku yang akan sedikit menanggung malu juga. Tapi di grup itu juga suamiku akan di masukan Pak Rw untuk klarifikasi nantinya.


kami akan bermain cantik di sini. aku juga sudah siap Jika Zahra menuduhku yang menyebarkan nya.


Saat berita di grup itu mulai rame, dan orang sekampung pun mulai membicarakan Zahra yang sudah tidak perawan atas pengakuan nya sendiri. aku dan suami beserta Pak Rw bersiap dengan Rencana selanjutnya.


Ada rasa tak tega, karena aku juga seorang perempuan. dan memang selama ini aku orang nya lebih ke seorang pemaaf. tapi entah kali ini kesabaran ku mulai berkurang. mungkin karena terlalu sering menerima perlakuan jahat dari orang-orang membuat sikap ku yang sebelum nya memilih mengalah dan diam.Berubah menjadi sedikit melawan dan memberontak.


Dibalik keramaian di grup. kami berempat saling berkirim pesan di belakang layar.dan di situ suamiku mulai di masukan ke Grup.


"Bersiaplah zahra, genderang perang baru di tabuh. bukan aku yang jahat tapi kamu yang memulai nya dengan mengusik jiwa tenangku"


aku menatap photo profile di Grup tersebut dengan sinis.

__ADS_1


__ADS_2