Jodoh Yg Sempat Tertunda

Jodoh Yg Sempat Tertunda
TERSEBAR BAB 59


__ADS_3

Mas zaenal bisa santai dengan gosip itu. tapi entah aku gak bisa. apalagi video syur tentang dirinya sudah pindah ke orang banyak. tanpa sensor.


Dan kekhawatiran ku terbukti. saat selesai sholat isa kami kedatangan Pak RT dan RW.


"maaf Mas Zaenal dan mbak Raina. kedatangan kami yang tidak seperti biasanya ini. hanya untuk meluruskan dan menanyakan perihal Ini. "


pak RT menjukan video di ponselnya.


aku dan suamiku saling pandang.


"mohon maaf sebelumnya. kami mau bertanya apakah benar itu video mas zaenal? "


pak RW kali ini yang bertanya.


aku menggenggam tangan suamiku.


"Iya pak. benar itu saya,tapi dari mana video itu bapak-bapak dapatkan? "


suamiku menghela nafas. aku mengelus punggung tangan nya yang ku genggam dengan tanganku yang satunya.


"Ibu -ibu arisan mas. katanya dari ibumu"


aku kali ini yang angkat bicara.


"mohon maaf bapak-bapak. apakah sudah tanya ke mertua saya dari mana video itu. karena selama ini saya tidak pernah membagikan nya ke siapapun. termasuk mertua saya. dan saya sudah menghapusnya secara permanen di ponsel saya"


keduanya saling pandang.


"saya sudah menyuruh Ibu nya zaenal untuk menyusul ke sini dari tadi lewat pesan"


kata Pak RT.

__ADS_1


"Saya sebenarnya sudah sangat geram dengan berita di luaran pak. saya juga berniat untuk melaporkan ke pihak kepolisian tentang penyebaran video ini. tapi suami saya selalu melarang nya."


aku menghela nafas kasar. dan sedikit emosi.lalu melanjutkan kembali omongan ku.


"tapi dengan kejadian yang semakin menyebar seperti ini. saya merasa ini aib yang sengaja di publikasikan seseorang untuk menghancurkan dan mengusik kehidupan kami. padahal kami yang bersangkutan sudah mencoba mengubur dan menutup rapat masalah ini. maka dari itu saya juga mohon bantuan nya,saya akan melaporkan kasus ini segera pak"


suamiku hanya menunduk dan membalas genggaman tanganku semakin erat.


"Iya mbak Raina. memang seharusnya segera di urus. kami juga merasa takut kalau ini semakin menyebar bukan hanya zaenal dan keluarga yang merasa di permalukan. tapi kami juga sebagai aparat di sini merasa tidak ada pergerakan terhadap warganya yang melakukan hal seperti ini,bahkan ada juga yang mengatakan kalau kami sengaja membiarkan perzina an di kampung ini. terlebih lagi dengan berita percobaan pemerkosaan mas zaenal terhadap Naila. memang untuk itu kami tidak punya bukti"


aku tersenyum sinis dan membuka ponsel ku. menunjukan rekaman kejadian nya.


"ini pak. untuk video Naila saya masih menyimpan nya. dan silahkan bapak-bapak menilai sendiri"


mereka mengamati video itu. manggut dan saling pandang.


"kalau begitu ini semua asalnya dari mertua mbak,dari Ibumu sendiri zaenal"


"mana juga dia? dari tadi gak nyusul"


Pak RT celingukan ke arah pintu.


"tak apa pak RT, biar nanti pihak kepolisian yang mengusut dari akarnya. besok pagi saya minta bapak-bapak bersama saya pergi ke kantor polisi untuk melapor"


mereka mengangguk dan kemudian setelah berbincang sedikit mereka pamit.


"maafkan aku mas. dengan laporanku besok mungkin Ibumu akan terseret karena awal mula warga mengetahuinya dari Ibumu."


Dia bersimpuh sambil memeluk kedua kakiku.


"maafkan aku Raina, maafkan Ibuku juga. kamu sudah sangat sabar selama ini dan tidak meladeninya. tapi sikapnya ke kamu selalu begitu"

__ADS_1


aku mengangkat tubuhnya dan mengusap air matanya.


"sudah mas. kamu kan sudah menyesalinya dulu. dan untuk Ibu aku yakin,ada yang mendalangi di balik ini. karena aku gak pernah membagikan video itu. makanya aku serahkan semuanya besok ke pihak yang berwenang"


aku mengusap rambutnya dan memeluknya.


"terserah kamu sekarang. aku benar -benar sudah pasrah dan sudah tak punya muka di depan semua orang.aku bahkan tak pantas di sebut suami dan ayah"


dia melepaskan pelukan ku.berjalan gontai menuju kamar dan menjatuhkan tubuhnya di ranjang. aku masuk ke kamar Queen.


"Nurul. sini aku mau bawa Queen ke ayahnya"


aku menyuruh Nurul mendekatkan Queen kepada ku. lalu aku menggendongnya dan masuk ke kamarku.


"Ayah ayo panggil ayah sayang. Queen peluk ayah Nak"


aku mendudukan Queen di atas perut Suamiku.


"Aaayaaahh.. muaaacchh. muaccchh"


Queen memeluk dan mencium kedua pipi ayahnya. kemudian suamiku tertawa dan menggelitik perut Queen.


"hahaha. Ratu ayah, penyemangat ayah.. belum tidur kamu hah hah"


Queen tertawa hingga berguling-guling di kasur.


"sayang, kirim pesan ke Nurul.suruh dia tidur. Queen malam ini tidur bersama kita"


aku mengangguk dan segera mengirim pesan ke Nurul. senyumnya kembali merekah ketika ada Queen. aku mendekat ke arah mereka.


"mama ganti baju tidur dulu ya sayang"

__ADS_1


aku mengusap lembut kepala Queen. setelah berganti pakaian aku berbaring di sisi kasur dengan Queen di tengah-tengah kami. dan kami tidur sampai subuh sambil memeluk Buah hati kami yang jadi pelipur lara kami.


__ADS_2