Kawin Gantung Dengan Ketos

Kawin Gantung Dengan Ketos
Rasa Nyaman


__ADS_3

Jessy masih bergulung di bawah selimut. Setelah mengetahui kebenaran yang sebenarnya, rasa malu jelas saja terus menghantuinya. Meskipun ia sudah mengelak jika ia tidak marah karena hal itu, tapi tetap saja ia rasanya malu untuk bertatap muka. Apalagi dengan suaminya.


Di tambah lagi kebenaran jika Sofiana bertemu dengan keluarga Nathan karena ingin meminta tolong untuk membatalkan rencana perjodohan yang di atur kedua orang tuanya. Sebenarnya Sofiana mau saja di jodohkan asalkan jika sudah lulus sekolah.


Tidak seperti ia dan Nathan yang mau menerima pernikahan meskipun masih berstatus pelajar.


Tok.


Tok.


Tok.


Terdengar pintu kamar Nathan yang di ketuk kembali. Tadi Mami Nilam sudah menyuruhnya untuk turun, menyuruhnya makan. Tapi Jessy selalu beralasan nanti saja. Ia masih malu jika harus bertatap muka dengan Nathan. Jessy membayangkan bagaimana jika suaminya itu bercerita dengan yang lainnya.


Klek.


Jessy mendengar suara pintu terbuka, dan suara derap langkah kaki yang berjalan ke arahnya. Ia dengan segera memejamkan matanya untuk berpura pura tidur.


Tapi herannya tidak ada suara yang memanggilnya, dan di detik berikutnya ia merasakan ada yang berbaring di sampingnya.


"Apa lo benar-benar tidur hm?" Nathan lalu memeluk istrinya yang terbalut selimut. Ia semakin gemas melihat istrinya jika seperti ini.

__ADS_1


Entah sebenarnya perasaan apa yang sekarang ia rasakan, tapi yang jelas ia mulai merasa nyaman menjalani pernikahannya dengan Jessy.


Tidak ada reaksi dari Jessy untuk menanggapi Nathan.


Nathan yang gemas langsung saja menarik selimut yang di gunakan Jessy, sekali sentak Nathan sudah bisa membuat selimut itu sedikit terbuka.


Dan terlihat wajah ayu Jessy yang masih terpejam di hadapannya.


Nathan mengatupkan bibirnya kuat-kuat ketika melihat wajah sang istri, dengan mata terpejam rapat hingga menimbulkan kerutan di samping matanya juga kelopak mata yang sesekali berkedut.


Pletak.


Nathan menyentil dahi Jessy.


"Lo nggak bisa bohongin gue," cibir Nathan dengan senyum mengejeknya.


"Siapa yang bohong!" Jessy tidak terima. "Gue emang ngantuk," Jessy tetap mempertahankan kebohongannya.


"Benarkah?" tanya Nathan menyelidik.


"Iya," sahut Jessy cepat. Ia kemudian berniat untuk untuk menarik selimutnya kembali, tetapi suaminya itu justru menghalanginya.

__ADS_1


"Ini masih sore," ujar Nathan. "Apa lo mau ngelakuin sesuatu yang bikin ngantuk lo hilang?" Ia yang sudah memberikan tatapan berbeda pada istrinya.


Jessy hanya menautkan kedua alisnya sebagai tanda ia tidak mengerti.


Nathan kemudian beranjak hingga kini ia tepat berada di atas tubuh istrinya.


Tindakan Nathan sontak saja membuat mata Jessy melotot, pikirannya sudah menjalar kemana-mana. Dengan segera ia mulai waspada dan berusaha kabur di situasi yang mulai berubah sedikit menyeramkan. "Gue udah nggak ngantuk, minggir!" Ia berniat untuk kabur.


"Benarkah?" tanya Nathan tidak percaya dan ia tidak membiarkan Jessy untuk kabur darinya.


Awalnya Nathan hanya ingin menggoda Jessy. Tapi dari posisinya sekarang ia benar-benar jelas melihat wajah ayu yang mulai gugup. Mulai dari mata indahnya yang di hiasi lensa mata berwarna biru, hidung mancung yang terlihat sempurna, hingga bibir merah jambu yang sekarang menggodanya.


Sejenak ia berpikir, apakah ini sebuah keberuntungan hingga ialah yang menjadi pemenang untuk memiliki gadis cantik ini sebagai istrinya. Pasti sebelum dirinya, banyak di luar sana laki-laki yang berlomba-lomba untuk mendapatkan nya. Termasuk Reno, cowok yang berusaha keras untuk mendapatkan istrinya. Tapi harus berakhir dengan mendapatkan tendangan dari Jessy.


"Lo mau apa?" panik Jessy. Melihat suaminya yang menatapnya tanpa berkedip. Bahkan ucapnya seperti angin lalu yang tidak di dengarkan Nathan.


Semakin lama Nathan menatap lekat mata Jessy, seperti ada sebuah magnet yang menyuruhnya agar lebih mendekat. Hingga semakin lama jarak mereka semakin terkikis.


Cup.


...----------------...

__ADS_1


...Minta maap yang sebanyak-banyaknya ya, hari ini benar-benar sibuk banget 🙏☺. 23.33...


__ADS_2