Kawin Gantung Dengan Ketos

Kawin Gantung Dengan Ketos
Haruka


__ADS_3

Keadaan di ruang tamu itu hanya terdengar dari suara Meili yang menceritakan ketika musibah menimpanya beberapa saat lalu. Setelah itu keadaan kembali hening.


Mariam yang menyadarinya kemudian mengajak Meili untuk beristirahat di kamar tamu. Ia tahu jika para lelaki yang mengantar Meili terkejut dengan kehadiran cucu menantunya di sana, dan ia akan membiarkan Jessy dan Nathan untuk menjelaskannya sendiri. "Meili sayang, ayo lebih baik kita kek kamar saja untuk beristirahat."


"Iya Nek," kemudian Meili beranjak dari sana bersama Mariam.


Di ruang tamu, tatapan ketiga lelaki itu tertuju pada pasangan suami istri yang duduk di hadapan mereka.


Jessy terlihat jelas jika ia sangat gusar, ia tidak bisa membayangkan jika ketiga sahabat suaminya itu mengetahui statusnya yang sebenarnya. Apalagi jika kemudian tersebar di sekolah.


Sedangkan Nathan terlihat seperti biasanya, datar. Bahkan tidak terlihat panik sama sekali, ia duduk sembari menyandarkan punggungnya di sandaran kursi. Nathan menunggu pertanyaan yang pastinya akan keluar dari ketiga sahabatnya.


Tapi Nathan sedikit tidak suka ketika ia tahu Ariel dan Reza yang menatap lekat pada istrinya. Ia kemudian menoleh ke arah Jessy, dan terlihat jika di leher istrinya itu masih tercetak jelas tanda kepemilikannya meskipun Jessy sudah menggerai rambutnya.


Nathan lalu merapikan rambut Jessy agar tidak begitu memperlihatkan leher jenjangnya yang penuh dengan lukisan. Tentu saja tindakannya itu membuat Jessy menoleh ke arahnya.


"Pergilah ke kamar, susul Nenek dan Meili." ujar Nathan.


Jessy sebenarnya sedikit bingung dengan ucapan suaminya, tapi jika di pikir lagi, ia akan lebih canggung jika berada di antara mereka. "Baiklah," kemudian ia beranjak dari sana dan akan bertanya kepada suaminya jika ketiga lelaki itu sudah pulang.


Reza dan Ariel hanya bisa menganga dengan mulut terbuka lebar melihat interaksi suami istri itu. Sahabatnya yang biasanya terlihat datar kepada perempuan, kini begitu hangat kepada Jessy gadis incaran mereka. Begitu pun sebaliknya, Jessy yang biasanya begitu garang, kini bagaikan anak kucing yang begitu menggemaskan.


"Jaga pandangan kalian!" Nathan melihat kedua sahabatnya itu yang masih memperhatikan kepergian istrinya. Mungkin jika di sekolah ia bisa menahannya, tapi jika di rumah ia akan menjaga istrinya dari pandangan laki-laki lain, meskipun sahabatnya sendiri.


"Jadi?" tanya Raka sembari menatap lekat ke arah Nathan. Ia sudah menebak hubungan sahabatnya itu sudah tidak biasa, apalagi melihat Jessy yang berani mengenakan pakaian Nathan. Dan tentu saja keberadaan Nathan di rumah ini di jam tidak untuk bertamu.


"Kami sudah menikah beberapa bulan yang lalu," jawabnya santai seperti tidak ada beban. Mungkin saat ini waktunya para sahabatnya untuk mengetahui status ia dan Jessy.


Pengakuan Nathan bagaikan shock terapi untuk Ariel dan Reza. Di mana gadis incaran mereka sudah berlebel yang tidak bisa di ganggu gugat.

__ADS_1


"Be-benarkah?" Bibir Ariel yang mulai bergetar, sama halnya dengan Reza. ( Aku bayangin ekspresi mereka seperti fizi waktu main kelereng kalah dengan jarjit 🤭)


Nathan menganggukkan kepalanya tanpa keraguan. "Iya."


"Bagaimana bisa?" Reza menimpali.


"Kami di jodohkan." jawab Nathan.


Reza dan Ariel seketika menghempaskan punggungnya ke sandaran kursi.


"Kalau begini ceritanya Haruka," ujar Reza dengan wajah lesunya.


Ariel langsung menoleh ke arah Reza. "Apa dia gadis di sekolah kita?"


Reza menggelengkan kepalannya. "Harapanku berujung duka."


"Apa di sekolah ada yang tau status kalian?" tanya Raka, ia masih terlihat tenang meskipun berita yang ia dengar barusan juga mengejutkannya.


"Hanya Meili, pemilik yayasan dan beberapa guru." Jawab Nathan. Karena papa Meili sendiri hanya memberitahu ke beberapa guru di sekolahnya.


Raka menganggukkan kepalanya. Tapi ia yakin jika sahabatnya itu bahagia menjalani kehidupan barunya, terlihat dari raut wajahnya yang tanpa beban menceritakan status mereka.


"Gue yakin kalau kalian juga bisa menyimpan rahasia ini!" Nathan menatap bergantian ketiga sahabatnya.


"Pasti," jawab ketiga sahabat Nathan itu. Meskipun masih terlihat wajah Ariel dan Reza yang masih sedikit kecewa, karena gadis pujaan mereka telah di miliki oleh sahabatnya sendiri.


Beberapa saat kemudian Nathan menghampiri Jessy yang berada di kamar Meili setelah ketiga sahabatnya pulang.


Jessy langsung menghampiri Nathan begitu melihatnya. "Bagaimana?" Ia sudah tidak sabar mendengar apa yang terjadi.

__ADS_1


"Mereka sudah pulang," Nathan melirik Meili dan Mariam yang sudah tertidur. "Ayo kita kembali ke kamar," ajaknya sembari menarik tangan istrinya.


"Tapi bagaimana dulu?" Jessy menahan langkah suaminya.


"Nanti akan aku ceritakan di kamar," Nathan kemudian mendekat ke arah Jessy. "Dan jangan lupa janjimu tadi, dua ronde." bisik nya.


Jessy berdecak kesal mendengar itu, tidak taukah suaminya itu jika ia sedang gelisah. Tapi justru yang di ingat Nathan hanya olah raga ranjangnya yang mulai kemarin menjadi candu untuk suaminya.


Jessy akhirnya mau tidak mau mengikuti suaminya untuk pergi ke kamar.


"Ayo bagaimana?" Jessy sudah tidak bisa menahan rasa penasarannya ketika sudah sampai di kamar.


Nathan yang masuk terakhir ke dalam kamar, langsung mengunci pintu kamar. Ia kemudian berbalik ke arah Jessy, dan menghampirinya. "Kenapa tidak sabar sekali," ucapnya dengan tangannya yang sudah berada di pinggang Jessy dan perlahan menggiring istrinya ke arah ranjang.


"Ish," kesal Jessy. Tapi ia belum menyadari apa yang sebentar lagi akan di lakukan suaminya. "Apa mereka sudah tau?" tebaknya. Namun suaminya itu hanya tersenyum sambil menatap wajahnya.


Bruk.


Nathan berhasil menjatuhkan istrinya di atas ranjang. "Nanti akan aku ceritakan setelah aku mengambil hadiahku."


Mata Jessy membulat ketika ia baru menyadari jika di kelabui oleh suaminya.


Dan yang terjadi pergulatan panas itu berlanjut sesuai apa yang di janjikan Jessy sebelumnya. Ah bukan, tapi Nathan yang memaksa agar Jessy mau berjanji seperti itu.


Nah adegannya, silahkan di bayangin sendiri ya 😁, atau mau praktek langsung sama pak suami 🤭


...----------------...


...Maap maap ye, kemarin nggak bisa up karena ada pengajian di rumah. Tau sendiri gimana kalau emak-emak udah ngurus begituan 🤭. ...

__ADS_1


__ADS_2