Kecanduan Bercinta

Kecanduan Bercinta
Ending


__ADS_3

...Beberapa hari kemudian...


Hingga pada akhirnya laporan yang di buat oleh Rifki dan Pak Guntur di tangani oleh kepolisian, kepolisian menyelidiki ke tempat di mana rumah Pak Agus kebakaran, dengan mewawancarai seluruh saksi yang ada, dan bukti-bukti yang di temukan, maka kepolisian menemukan titik terang dimana pelaku yang menyebabkan kebakaran itu adalah Aryo dan Mayang.


Dan dari penyelidikan tersebut juga kepolisian mendapatkan kesimpulan bahwa Pak Agus masih selamat, karena Mayang telah menceritakan semua yang terjadi dengan sejujur-jujurnya, karena jika ia berbohong maka hukumannya akan semakin berat.


Mencari keberadaan Pak Agus pun di mulai, dimana Pak Guntur, Bu Mira, Rifki dan Santi hampir setiap hari mencari-cari di mana Pak Agus sekarang.


Hingga suatu saat, karena kecapekan mungkin, perut Santi mules, Rifki kira itu penyakit yang biasa itu karena janin lemah, tapi pas di bawa ke Rumah sakit dokter bilang Santi mules karena akan melahirkan.


Seluruh alat-alat medis di siapkan, semua orang tegang, karena takut terjadi sesuatu pada Santi. Dan dan dan, tidak lama setelah itu bayi lahir dengan selamat.


Suara tangis bayi yang berbarengan dengan tangisan haru dari sang ayah, Rifki mengumandangkan adzan di telinga anak pertamanya itu. Rasa haru dan bahagia meraka rasakan saat ini.


Namun, rasa sedih juga menyelimuti mereka, bagaimana tidak, hingga saat ini pak Agus tak kunjung di temukan.

__ADS_1


Tika yang saat itu datang sebagai suster yang bertugas menjaga Santi, dan kebetulan semua yang ada di sana sedang membahas Pak Agus.


Tika yang mendengar itu, ia langsung teringat dengan kakek tua yang ada di rumahnya, apa mungkin itu ayahnya Santi?.


Pak Guntur ikut bersama Tika kerumahnya untuk memastikan benar atau tidak itu pak Agus, dan ternyata itu memang benar Pak Agus.


Kemudian pak Agus di bawa dengan mereka ke Rumah sakit untuk di periksa, dan apa kata dokter? Jiwa pak Agus terganggu akibat trauma yang sangat² membuat ia seperti ini. Pak Agus harus di rawat di Rumah Sakit Jiwa agar benar-benar terpantau kondisinya oleh dokter agar cepat sembuh nantinya.


Masalah yang menimpa Rifki dan Santi sekarang sudah selesai, walaupun ayah Santi harus berada di Rumah Sakit Jiwa, namun semua itu demi kebaikan bersama.


Anak semata wayangnya yang semoga nantinya bisa membawa kebahagiaan bagi keluarga mereka.


"Alhamdulillah ya Yang, di saat anak kita lahir, semua masalah terungkap siapa dalangnya."


"Mungkin anak kita pembawa keberuntungan Yang"

__ADS_1


"Amiin, semoga saja"


~Tamat~


Buat para Reyreader semuanya author minta maaf yang sebesar-besarnya karena beberapa faktor novel ini hanya bisa sampai di sini.


Mungkin juga dengan ending yang tidak sesuai dengan realita para Reyreader semuanya, tolong jangan kapok untuk baca novel-novel karya author yang selanjutnya.


Perlu di ketahui juga, karena mungkin author yang sibuk, juga dengan fasilitas yang tidak memadai sehingga menjadikan author tidak bisa up setiap hari. Dan karena hal tersebut part-part yang akan di up tertunda dan alur cerita yang sudah di siapkan jadi lupa lagi.


Juga untuk alurnya yang semakin ngawur juga karena author sudah bingung dengan ceritanya harus bagaimana karena part nya sudah banyak, sehingga alur ceritanya sudah tidak bisa sesuai dengan sinopsis awal.


Sekali lagi terimakasih untuk Reyreader semuanya, novel ini bisa sampai di titik ini dengan reader yang udah ratusan ribu Alhamdulillah itu berkat kalian semua, walaupun author berharap nantinya reader novel ini bisa mencapai angka jutaan.


Tunggu novel dari author untuk selanjutnya 🙏

__ADS_1


__ADS_2