
Part Sebelumnya:
Tidak lama setelah itu mereka sampai bareng di hotel itu, langsung mereka berjalan bareng dan pergi ke lobi, Rifki di sana langsung memesan kamar VIP yang mungkin harga sewanya jutaan.
Dalam hati Santi ia bingung kenapa Rifki memesan kamar, apakah dia mau tungguin aku kerja di sana? Atau? Santi baru sadar dan teringat bahwa mungkin saja Rifki akan berbuat macam-macam pada nya.
. . . .
Setelah selesai melakukan transaksi Rifki langsung mengajak Santi pergi ke kamar itu, awalnya Santi menolak tapi Rifki mengancam bahwa jika ia menolak maka Rifki akan melapor ke polisi atas uang yang telah di transfer Santi, karena Santi ini masih polos dengan terpaksa santi ikut ke kamar itu.
Santi itu sebenarnya tidak bodoh, ia anak yang pintar makanya ia bisa dapat beasiswa, tapi karena ia panik dan mungkin masih adaptasi di lingkungan yang baru maka nya ia lebih kek seperti orang bodoh yang bisa di manfaatkan orang jahat.
Mereka berjalan menuju kamar itu, tidak ada percakapan satu kata pun di antara mereka.
Setelah sampai di kamar hotel itu Rifki memaksa Santi untuk melepas pakaiannya, jika tidak mau Rifki kembali mengancam bahwa Santi akan di laporkan ke polisi karena uang itu sudah di transfer ke kampung.
__ADS_1
Dengan terpaksa Santi membuka kancing baju nya perlahan sambil meneteskan air mata, ia tidak menyangka bahwa nasib nya akan seperti ini. Ia hanya bisa berdoa semoga laki-laki bejat itu tidak melakukan apa-apa pada diri nya.
Sekarang Santi sudah telanjang bulat di hadapan Rifki, ancaman-ancaman yang Rifki lontarkan seakan membuat Santi ketakutan dan tak bisa berkutik, ia hanya bisa pasrah dengan semua perintah Rifki.
Saat itu Rifki mendorong Santi hingga terjatuh ke kasur, badan bugil Santi yang sudah tak tertutup apa pun sungguh sangat menggoda Rifki sampai tidak bisa berkedip. Kulit putih mulusnya itu membuat junior Rifki sudah tidak tahan lagi.
Dan dalam sekejap terjadilah perbuatan terlarang diantara mereka. Kamar itu yang menjadi saksi bisu atas apa yang telah Rifki perbuat. Tangisan air mata yang seakan membasahi lantai itu menjadi bukti betapa sakit nya hati Santi atas apa yang telah Rifki perbuat.
Rifki yang kelelahan ia kemudian rebah di kasur itu dan tertidur tanpa busana di tubuhnya, permainan yang telah ia lakukan sungguh membuat Rifki kelelahan. Bagaimana tidak? Rifki sudah menunggu sekian lama baru malam itu terlaksana.
"Aku jijik dengan diriku sekarang, aku sudah tidak suci lagi, aku wanita kotor, bahkan aku lebih hina dari seekor binatang." Tangis Santi dengan suara terisak-isak.
Santi terus menangis di pojokan kamar dengan tubuh di balut selimut, pakaian yang ia pakai sebelumnya entah jatuh dimana. Badan nya lemas, wajah nya pucat, sepertinya ia sangat prustasi.
Malam itu malam yang sangat buruk bagi Santi, perlakuan Rifki tadi selalu terbayang-bayang dalam benak nya, sungguh lelaki itu berlaku tanpa perikemanusiaan, ia laki-laki terjahat yang pernah santi temui. Jika mengingat kejadian yang baru di alami itu Santi hanya bisa menangis tanpa suara, ia hanya terisak-isak membayangkan semua itu, sungguh Santi tidak membayangkan bahwa nasib nya akan seburuk ini.
__ADS_1
Ingin rasanya Santi mengakhiri hidupnya, bahkan ia berharap besok pagi ia tidak bisa bangun supaya tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi .
.
.
.
.
Bagaimana kisah Rifki dan Santi selanjutnya?
Yu ikuti terus cerita nya 🐾
Jan lupa follow ig author @reeyanraa
__ADS_1
Mon mff kalo masih banyak typo 🙏