Kecanduan Bercinta

Kecanduan Bercinta
Menginginkannya Lagi 18+


__ADS_3

Part ini mengandung adegan 18+ untuk yang tidak suka boleh di **skip**!!!


Part sebelumnya:


Pasangan itu terlihat kewalahan, apalagi Rifki yang baru pertama kalinya ia melalukan hal seperti ini. Dan ia melakukanya dengan waktu panjang. Mereka tidak peduli dengan orang lain yang juga sedang melakukannya di sekitar mereka bahkan di hadapan mereka. Mereka yang capek akhirnya mereka tertidur pulas hingga besok pagi.


. . . .


Minggu 19 Mei 2013


Pagi itu Rifki terbangun dalam keadaan telanjang bulat, dan wanita itu masih berada di sampingnya, sedangkan pasangan-pasangan yang lain sudah tidak ada. Rifki mengingat-ingat kejadian semalam, apa yang telah ia lakukan.


Sambil mengingat itu Rifki sambil tersenyum tipis, ia masih membayangkan betapa nikmatnya melakukan itu.


"Ternyata inilah yang dinamakan kenikmatan duniawi" batin Rifki.


Rifki melihat wanita yang tertidur di sampingnya, ia lihat begitu indah lekukan tubuh wanita itu, pagi itu hasrat Rifki memuncak lagi.


"Siall, semalam itu membuat aku ketagihan ingin mencobanya lagi" ucap Rifki.


Hasrat Rifki sudah tidak tertahan lagi, ia mencoba mengelus badan putih wanita yang menjadi lawan mainnya tadi malam, kulitnya sangat lembut dan mulus yang membuat Rifki sudah tidak bisa menahan nafsu bejadnya itu lagi.


Rifki menatap wajahnya yang sedang terlelap tidur, wanita itu terlihat begitu cantik, bibirnya yang merah bekas gigitan semalam membuat Rifki ingin mengulanginya lagi, ia membelai rambut wanita itu dan mencium keningnya.


"Makasih ya waktunya tadi malam, aku sangat puas sekali hingga membuat aku ketagihan dan ingin mengulanginya lagi" ucap Rifki.


"Andai kamu mau mengulanginya lagi bersamaku" sambung Rifki sambil mengelus-elus paha mulus milik wanita itu.

__ADS_1


"Dua gunung di dada mu itu sangat menggoda sehingga membuat aku ingin memegangnya kembali, rasanya itu eeee seperti apa ya, dan itu membuat aku semakin senang ketika memainkannya" sambungnya kembali.


Tiba-tiba wanita itu terbangun.


"Kamu ingin melakukannya lagi?" Tanya wanita itu,


"Aku ingin apa yang kita lakukan malam tadi kita ulang kembali sekarang" tembal Rifki.


"Enak saja, berani bayar berapa kamu?" Wanita itu kembali bertanya.


"Rupanya wanita itu wanita bayaran" batin Rifki


"Berapapun yang kamu minta, aku akan bayar" tembal Rifki mengingat uang yang pemberian papa nya belum terpakai. Setiap bulan Rifki selalu di kasih uang bulanan oleh papanya untuk keperluannya, dan kebetulan kemarin papanya itu baru ngasih uang bulanan nya dan belum Rifki pakai sedikitpun.


"Kalo hanya nemenin kamu pagi ini, yaa sepuluh juta gimn?" Ucap wanita itu negosiasi.


"Baik silahkan, pagi ini tubuhku milik mu" wanita itu mempersilahkan.


Rifki yang sudah tidak sabar ia dengan sigap menyerang tubuh milik wanita itu, ******* demi *******, jeritan dan teriakan kenikmatan mereka lontarkan di kamar itu, apalagi sekarang di kamar itu hanya ada mereka berdua.


Dua jam berlalu, selesai sudah olahraga pagi itu, mereka berdua sudah puas dengan apa yang mereka lakukan, akhirnya Rifki buru-buru menggunakan pakaian nya dan pulang ke rumahnya.


Jam 10.00 WIB Rifki sudah sampai di rumahnya yang mewah itu, ia di sambut orang tua nya di ruang tamu, mereka khawatir dengan Rifki karena ya memang Rifki ini jarang bermain.


"Tumben kamu ini bermainnya sampe nginap kak" ucap bu mira yang heran.


"Udah lah mah kan anak kita ini laki, ya udah biasa kalo main sampe nginap juga gapapa, dulu papa juga kalo main ya gitu sampe lupa pulang" tembal pa guntur membela.

__ADS_1


"Kalo papa mah bidoamat, Rifki kan anak semata wayah kita, mamah cuma khawatir pah" ucap bu mirna. "Emang kamu semalam nginap dimn kak?" Bu mirna bertanya.


"Ta taa tadii eee Rifki nginap di rumah teman mah" tembal Rifki. Ia berusaha mencari jawaban yang kiranya masuk akal. Karena mana mungkin Rifki mengatakan yang sebenernya bahwa ia nginap di pesta itu. Dan ia telah melakukan pesta se*x bahkan ia membayar wanita itu dengan uang yang papanya berikan.


"Udah ya Rifki ke kamar dulu mau bersih-bersih" Rifki takut jika ia terus diam disana mama nya akan terus bertanya-tanya.


"Iya sono, badan kamu udah bau tuh belum mandi" ucap papa nya bercanda.


Setelah selsai bersih-bersih, Rifki rebahan di kasur yang empuk di kamarnya, sambil membuka sosmed ia membayangkan apa yang telah ia lakukan semalam dan tadi pagi itu, sungguh itu membuat Rifki ketagihan dan ingin terus melakukannya lagi.


.


.


.


Bagaimana kisah Rifki selanjutnya?


Apakah dia akan terus kecanduan hal itu?


Atau ia kan menyadari bahwa hal itu salah?


Ikuti terus kisah nya🐾


Follow ig author ya @reeyanraa


Mon mff kalo masih banyak yang typo.

__ADS_1


__ADS_2