Kecanduan Bercinta

Kecanduan Bercinta
Salah Paham


__ADS_3

Hari sudah mulai pagi, adzan subuh sudah di kumandangkan, semua umat islam berbondong-bondong untuk menunaikan kewajibannya.


Bu Mira dan Pak Guntur yang tidur di rumah sakit, tepatnya di depan ruang rawat Santi terbangun. Ia kemudian masuk ke dalam ruangan untuk mengambil sarung dan mukena untuk menunaikan sholat berjamaah di mushola.


Ceklek, pintu ruang rawat inap itu di buka. Mereka berdua terkejut, kemudian saling tatap sambil tersenyum.


"Di bangunin gak ni Pah?" Tanya Bu Mira yang ragu untuk membangunkan anaknya.


"Gak tau, kasihan ntar dia malu" Jawab Pak Guntur yang melihat anaknya sedang berpelukan dengan istrinya itu.


"Tapi kasian dia kalau gak sholat mah, kita juga yang kebawa dosa" Tuturnya setelah di pikir kembali.


"Udah papa aja yang bangunin" Suruh Bu Mira.


"Yakin ni ma?" Pak Guntur yang tidak yakin.


"Serah papa aja" Jawab Bu Mira sambil tersenyum.


"Ki, hey, bangun udah adzan subuh" Pak Guntur yang membangunkan Rifki sambil menepuk-nepuk pundaknya.


"Mmmm aku masih ngantuk" Jawab Rifki dengan matanya masih tertutup.

__ADS_1


"Sholat dulu Ki, nanti tidur lagi aja" Sahut Bu Mira.


"Mmmm iya ma"


Tiba-tiba Brukkkkk Rifki terjatuh dari tempat tidurnya. Dan sontak membuat Rifki membuka matanya lebar-lebar dan meringis kesakitan.


"Aaaa sakit" Rifki meringis kesakitan merasakan rasa sakit di badannya.


"Makanya kamu tuh harus tahu tempat, ini itu rumah sakit. Gak bisa tahan dulu sampe di rumah apa?" Ledek Bu Mira pada anaknya itu.


"Bukan gitu ma" Rifki yang berusaha menjelaskan.


"Perasaan, papa kamu dulu gak gini amat dah, pake pelukan di rumah sakit segala" Ledek Bu Mira lagi.


"Bisa bangun sendiri gak?" Tanya Pak Guntur.


"Bisa pah, kalian tuh dengerin dulu penjelasan aku" Jawab Rifki yang berusaha untuk memberi penjelasan.


"Penjelasan apa?" Tanya Bu Mira dengan nada meledek lagi.


"Udah-udah gak papa juga lagian kalian suami istri, gak ada yang salah, cuma lain kali gak di tempat kaya gini" Ucap Pak Guntur.

__ADS_1


"Tapi aku nggak" Ucapan Rifki yang berusaha menjelaskan di potong papa nya "Udah-udah, ayo cepet kita sholat dulu yakutnya waktunya keburu habis"


"Itu handuknya di tas papa, sama baju gantinya lengkap ada di situ semua" Ucap Pak Guntur sambil menunjuk kearah tas itu berada.


"Kita duluan aja, masa iya nungguin kamu mandi dulu" Ucap Bu Mira sambil mukanya terus meledek anaknya itu.


"Tapi kan, Argggh aku kan gak ngapa-ngapain, cuma dia yang ngidam, mana masih tidur lagi gak bangun-bangun, ah sudah lah" Gerutu Rifki di saat kedua orang tuanya sudah pergi duluan.


Kemudian ia langsung mengganti baju dengan pakaian syar'i, ia rasa tidak perlu mandi karena ia juga tidak ngapa-ngapain dengan istrinya, orang tuanya itu hanya salah paham saja. Mereka pikir aku ini gak punya malu apa, ngelakuin di ruangan terbuka kaya gini.


Rifki sambil siap-siap masih terus menggerutu, dengan hati kesalnya, bisa-bisa nya orang tuanya itu tidak memberikan waktu untuk ia menjelaskan, kan ia jadi malu.


.


.


.


Hai Reyreader, gimana ni ceritanya?


Yu ikuti terus ceritanya 🐾

__ADS_1


Mon mff kalo masih banyak typo 🙏


__ADS_2